PRINPRIN

JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMJURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Algoritma Kruskal dalam pencarian pohon merentang minimum dapat diaplikasikan pada jaringan pipa yang terpasang di lokasi PDAM Tirtanadi Tuasan, di mana identifikasi permasalahan berawal dari debit air yang sampai kepada konsumen kecil namun debit yang dialirkan dari reservoir cukup. Penelitian ini bertujuan sebagai solusi untuk permasalahan tersebut dan juga sebagai pengoptimalan jaringan distribusi air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Cabang Tuasan dengan maksud memotong arah aliran pipa untuk mengatasi permasalahan tersebut. Data yang diperoleh dari PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan berupa peta denah dan dibentuk menjadi graf berbobot. Setelah data diperoleh, kemudian dihitung secara manual panjang pipa air yang terpasang adalah 32.645 m dengan 86 verteks dan 100 edges, kemudian panjang pipa dipresentasikan sebagai himpunan jalur-jalur dan ujung pipa sambungan dipresentasikan sebagai simpul-simpul. Panjang pipa yang diperoleh dengan menggunakan algoritma Kruskal serta pemeriksaan iterasi menggunakan bantuan software QM for windows adalah 22.095 m yaitu dengan 86 verteks dan 85 edges. Jadi, dengan menggunakan Algoritma Kruskal serta bantuan software QM for windows selisih panjang pipa yang diperoleh sebesar 10.610 m.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 85 sisi pada pohon merentang minimum, dengan 85 iterasi yang diperlukan.Terdapat 15 sisi yang dihapus karena membentuk sirkuit, menyebabkan pemborosan rute aliran air dan penyaluran air yang tidak efisien.Panjang pipa yang terpasang awal adalah 32.645 m, namun dengan Algoritma Kruskal, panjang pipa optimal menjadi 22.Hasil perhitungan menggunakan software QM for Windows konsisten dengan perhitungan manual, mengkonfirmasi keakuratan metode yang digunakan.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengembangkan program penerapan Algoritma Kruskal untuk kasus-kasus umum dalam pencarian pohon rentang minimum pada jaringan distribusi air. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma optimasi lain, seperti algoritma genetika atau simulated annealing, untuk membandingkan efisiensi dan efektivitasnya dalam mengoptimalkan jaringan pipa PDAM. Penelitian juga dapat difokuskan pada integrasi data kualitas air dan tekanan air ke dalam model optimasi, untuk memastikan tidak hanya efisiensi biaya, tetapi juga kualitas layanan air yang optimal bagi konsumen. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor dinamis seperti pertumbuhan populasi dan perubahan pola konsumsi air, pengembangan model prediktif untuk mengantisipasi kebutuhan air di masa depan dan merencanakan perluasan jaringan pipa secara proaktif juga menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Studi komparatif antara berbagai material pipa dan dampaknya terhadap efisiensi aliran air dan biaya perawatan juga dapat memberikan wawasan berharga bagi PDAM dalam pengambilan keputusan investasi jangka panjang.

  1. Pengoptimalan Jaringan Pipa Primer PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan Dengan Menggunakan Algoritma Kruskal... prin.or.id/index.php/JURRIMIPA/article/view/1613Pengoptimalan Jaringan Pipa Primer PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan Dengan Menggunakan Algoritma Kruskal prin index php JURRIMIPA article view 1613
  1. #air bersih#air bersih
  2. #pemahaman konsep#pemahaman konsep
Read online
File size467.44 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2Oe
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test