UMBUMB

EL-TA’DIB: Journal of Islamic EducationEL-TA’DIB: Journal of Islamic Education

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi perubahan era globalisasi industri teknologi 4.0 di Pondok Pesantren Ar-Raudhah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan mengacu pada studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, Trianggulasi teknik dan sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi guru PAI dalam perubahan era globalisasi industri teknologi 4.0 di Pondok Pesantren Ar-Raudhah, terdapat beberapa tantangan yaitu salah satunya guru harus dituntut untuk melek digital dimana guru harus meningkatkan pemahaman dan pengetahuannya dalam teknologi agar bisa mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam proses mengajar, tantangan yang lain yang dihadapi guru PAI ialah guru harus mampu berinovasi dalam metode mengajarnya sesuai dengan perkembangan yang ada. Selain dari guru tantang lainnya datang dari murid, dimana terkikisnya moral siswa akibat adanya perubahan globalisasi teknologi tersebut, dan terkikis pula aksi sosial murid terhadap lingkungannya, tidak hanya pada antar murid namun juga muncul sikap cuek pada tanggung jawabnya sebagai pelajar.

Guru PAI di Pondok Pesantren Ar-Raudhah menghadapi tantangan digital literacy, inovasi metode, dan degradasi moral siswa di era 4.Mereka mengatasinya dengan meningkatkan kompetensi teknologi, menyesuaikan metode mengajar, serta menanamkan kebijaksanaan digital kepada siswa.Dukungan sarana dari pimpinan pesantren sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan strategi ini.

Bagaimana jika penelitian berikutnya mengembangkan model pelatihan digital mentoring bagi kyai dan senior santri agar mereka bisa menjadi pembimbing teknologi secara berkelanjutan di pondok? Selain itu, bisa dikaji pula efektivitas micro-learning berbasis WhatsApp untuk menanamkan moral Islami saat santri sedang asyik dengan gadget. Terakhir, menarik untuk diuji juga apakah pendekatan co-creation—guru dan santri bersama membuat konten dakwah digital—bisa membalikkan arus degradasi sosial menjadi semangat beramaliyah positif di era 4.0?.

  1. #merdeka belajar#merdeka belajar
  2. #project based learning#project based learning
Read online
File size191.14 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-25Q
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test