FKIP UWGMFKIP UWGM

Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniJurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini

Studi teoretis ini mengeksplorasi interkoneksi antara bahasa dan budaya dalam pendidikan anak usia dini melalui perspektif teori sosiokultural Vygotsky. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga artefak budaya yang dibentuk oleh dan membentuk interaksi sosial. Mengacu pada konsep-konsep seperti Zona Perkembangan Proksimal (ZPD), penelitian ini melakukan tinjauan pustaka sistematis menggunakan pedoman PRISMA, menganalisis studi empiris dari sepuluh tahun terakhir di seluruh basis data terkemuka. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa teori sosiokultural menyediakan kerangka pedagogis yang kuat untuk memahami bagaimana dinamika budaya memengaruhi pemerolehan bahasa dan perkembangan kognitif dalam beragam konteks anak usia dini. Studi ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan kesadaran linguistik dan budaya ke dalam pendidikan anak usia dini untuk mendorong pengalaman belajar yang inklusif dan bermakna.

Bahasa dan budaya merupakan elemen tak terpisahkan dalam pendidikan anak.Dalam perspektif teori sosiokultural Vygotsky, bahasa berfungsi sebagai alat mediasi utama dalam interaksi sosial dan internalisasi pengetahuan, sementara budaya menyediakan kerangka berpikir, nilai, dan identitas anak.Pembelajaran yang efektif menuntut interaksi dialogis, scaffolding, serta praktik kelas yang responsif budaya untuk mengembangkan fungsi psikologis tingkat tinggi.

Mengacu pada temuan studi ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dikembangkan untuk menjawab tantangan yang masih ada. Pertama, sebuah kajian empiris diperlukan untuk menjawab pertanyaan: Bagaimana dampak implementasi model pembelajaran berbasis budaya lokal terhadap keterlibatan dan hasil belajar bahasa anak dari berbagai latar belakang di kelas PAUD? Penelitian ini akan menguji teori dalam praktik nyata untuk melihat apakah pendekatan yang disesuaikan secara budaya benar-benar dapat menutup kesenjangan pembelajaran. Kedua, considering kendala praktis yang dihadapi guru, penelitian fokus pada strategi pelatihan yang paling efektif dan efisien sangat penting. Pertanyaannya adalah, Strategi pelatihan apa yang paling efektif dan efisien untuk membekali guru PAUD dengan keterampilan menerapkan pendekatan sosiokultural Vygotsky di tengah keterbatasan waktu dan sumber daya sehari-hari? Ini akan memberikan solusi konkret bagi para pendidik. Terakhir, dengan mempertimbangkan era digital, penelitian baru bisa menggabungkan teori lama dengan teknologi modern: Dalam era digital, bagaimana peran platform pembelajaran daring dan permainan edukatif dapat dimanfaatkan sebagai perancah (scaffolding) sosial untuk mendukung perkembangan bahasa anak bilingual sesuai teori Vygotsky? Kajian ini akan membantu memperluas relevansi teori sosiokultural di abad ke-21.

  1. Bahasa dan budaya dalam pendidikan anak : Analisis perspektif teori sosiokultural Vygotsky | Jurnal Warna... doi.org/10.24903/jw.v10i2.2158Bahasa dan budaya dalam pendidikan anak Analisis perspektif teori sosiokultural Vygotsky Jurnal Warna doi 10 24903 jw v10i2 2158
  2. The expansion of sociocultural theory-oriented mathematical learning model | Cypriot Journal of Educational... un-pub.eu/ojs/index.php/cjes/article/view/6493The expansion of sociocultural theory oriented mathematical learning model Cypriot Journal of Educational un pub eu ojs index php cjes article view 6493
  1. #budaya lokal#budaya lokal
  2. #pola asuh#pola asuh
Read online
File size739.71 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-25U
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test