IMADIKLUSIMADIKLUS

Lifelong Education JournalLifelong Education Journal

Masa usia 0-6 tahun merupakan periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitif, bahasa, sosial emosional, fisik motorik, nilai agama dan moral serta seni. Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini terjadi sangat pesat. Stimulasi pada anak kelompok usia ini sangat penting karena merupakan fondasi untuk pembangunan Human Capital karena anak yang sehat dan yang secara sosial tumbuh dengan optimal akan tumbuh menjadi orang dewasa yang produktif secara ekonomi.. . Pertumbuhan adalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran tubuh atau anggota tubuh, yang dapat diukur secara fisik melalui penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala, pengukuran lingkar lengan dan lain sebagainya. Pertumbuhan dibatasi pada perubahan struktur dan fisiologis (kejasmanian) (Kemendikbud, 2020).. . Untuk mengukur pertumbuhan anak usia dini orang tua atau guru PAUD dapat mengukur berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang dilakukan setiap bulan. Jika berat badan tidak naik/berat badan turun/berat badan naik berlebihan dalam jangka waktu 2 bulan berturut turut serta tinggi anak tidak sesuai dengan umurnya, segera lakukan konsultasi dengan PUSKESMAS atau dokter anak.

Berdasarkan penyuluhan yang dilaksanakan, materi tumbuh kembang anak terbukti menarik dan memperoleh antusiasme tinggi dari orang tua.Namun, masih banyak orang tua yang kurang memahami pentingnya pertumbuhan serta tidak menyadari adanya keterlambatan perkembangan pada anak mereka.Penyuluhan berhasil memberikan informasi jelas tentang pertumbuhan, perkembangan, serta cara mengatasi dan mengantisipasi masalah tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana modul edukasi parenting berbasis digital dibandingkan dengan penyuluhan tatap muka tradisional dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang tumbuh kembang anak di wilayah pedesaan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak pemantauan pertumbuhan secara rutin yang dipadukan dengan kunjungan pekerja kesehatan masyarakat dalam mendeteksi dini stunting serta keterlambatan perkembangan pada anak usia 0‑6 tahun di Dusun Sumber. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas integrasi kegiatan bermain yang memperhatikan nilai budaya lokal ke dalam program parenting terhadap peningkatan kemampuan kognitif dan sosial‑emosional anak. Ketiga arah penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang kuat untuk memperbaiki strategi intervensi, memperluas jangkauan program, serta menyesuaikan materi dengan konteks budaya masyarakat setempat, sehingga dapat meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.

Read online
File size342.61 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test