UNMUNM

Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kebutuhan E-Modul Bimbingan Digital Literacy untuk Mencegah Hoax di Media Sosial bagi Siswa SMA; 2) Prototipe E-Modul Bimbingan Digital Literacy untuk Mencegah Hoax di Media Sosial bagi Siswa SMA; 3) Tingkat uji validitas E-Modul Bimbingan Digital Literacy untuk Mencegah Hoax di Media Sosial bagi Siswa SMA; 4) Tingkat uji kepraktisan E-Modul Bimbingan Digital Literacy untuk Mencegah Hoax di Media Sosial bagi Siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Setelah melalui uji validitas diperoleh hasil telah valid berdasarkan uji ahli materi dan ahli media. Kemudian uji kepraktisan oleh guru BK dan uji coba kelompok kecil menunjukkan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa E-Modul Bimbingan Digital Literacy untuk Mencegah Hoax di Media Sosial sangat dibutuhkan oleh siswa yang terdiri dari empat topik utama, serta telah teruji valid dan praktis digunakan oleh siswa.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa E-Modul Bimbingan Digital Literacy sangat dibutuhkan oleh siswa untuk mencegah hoax di media sosial.Prototipe E-Modul yang dikembangkan mencakup empat topik dan telah teruji validitas serta kepraktisannya melalui uji ahli dan uji coba.Dengan demikian, E-Modul ini dapat menjadi media yang efektif bagi guru BK dalam meningkatkan literasi digital siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan uji keefektifan E-Modul ini dalam meningkatkan kemampuan siswa membedakan informasi hoax dan valid. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji coba E-Modul pada skala yang lebih besar dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang untuk memastikan generalisasi hasil. Selain itu, pengembangan E-Modul dapat diperluas dengan mengintegrasikan fitur-fitur interaktif seperti kuis, simulasi, atau studi kasus untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memperdalam pemahaman mereka tentang literasi digital. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dan memverifikasi informasi hoax secara otomatis dalam E-Modul, sehingga dapat memberikan umpan balik langsung kepada siswa saat mereka berinteraksi dengan konten digital.

Read online
File size4.24 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test