UNMUNM
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentPenelitian ini mengkaji penggunaan Layanan Konseling Kelompok dengan metode Role Playing untuk memperbaiki hubungan interpersonal siswa di SMP Negeri 49 Makassar. Tujuan utama dari studi ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana kondisi hubungan interpersonal siswa sebelum dan sesudah menerima layanan konseling kelompok dengan metode role-playing, (2) Untuk menemukan cara penerapan layanan konseling kelompok dengan metode role playing dalam meningkatkan hubungan interpersonal siswa SMPN 49 Makassar, dan (3) Untuk menilai dampak layanan konseling kelompok dengan teknik role playing terhadap peningkatan hubungan interpersonal siswa SMPN 49 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian non‑equivalent control group desain. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan SPSS 20 dengan uji independent t-test menunjukkan nilai signifikansi (2‑tailed) < 0,05 yaitu sebesar 0,002 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik role playing dapat meningkatkan hubungan interpersonal siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik role playing secara signifikan meningkatkan hubungan interpersonal siswa pada SMPN 49 Makassar.Perubahan positif terlihat pada peningkatan skor pretest‑posttest pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol.Oleh karena itu, teknik role playing dapat dijadikan strategi efektif untuk pembangunan keterampilan sosial dan hubungan antar siswa.
Berdasarkan temuan, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana peran variabel motivasi siswa memoderasi efektivitas role playing dalam meningkatkan hubungan interpersonal; apakah integrasi teknologi digital (misalnya simulasi virtual) dapat memperkaya pengalaman role playing dan mempercepat peningkatan keterampilan sosial; serta bagaimana durasi dan frekuensi sesi konseling kelompok berpengaruh terhadap keberlanjutan hasil yang diperoleh. Penelitian selanjutnya juga dapat meneliti faktor-faktor kontekstual seperti dukungan sekolah dan keluarga dalam memaksimalkan manfaat intervensi role playing, serta membandingkan dampak pada kelompok usia yang berbeda untuk mengidentifikasi strategi yang paling sesuai secara demografis.
| File size | 484.97 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran role playing dalam konteks pembelajaran IPS di sekolah dasar. Penelitian selanjutnyaPeningkatan hasil belajar ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran role playing dalam konteks pembelajaran IPS di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian tindakan kelas. Tujuan diadakannya riset ini yakni untuk mengevaluasi cara-cara pada upaya menunjang peningkatanPenelitian ini menerapkan pendekatan penelitian tindakan kelas. Tujuan diadakannya riset ini yakni untuk mengevaluasi cara-cara pada upaya menunjang peningkatan
UNMUNM Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini sebanyak satu orang siswa berinisial AIS. TeknikPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini sebanyak satu orang siswa berinisial AIS. Teknik
UNMUNM Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis persuasive playing dikembangkanMetode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis persuasive playing dikembangkan
STAI TBHSTAI TBH Pada penelitian ini sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, interview, dokumentasiPada penelitian ini sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, interview, dokumentasi
STAI TBHSTAI TBH Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan strategi peningkatan keterampilan digital dan kolaborasi antara manajemen dan staf dalam implementasiPenelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan strategi peningkatan keterampilan digital dan kolaborasi antara manajemen dan staf dalam implementasi
UNMUNM Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji t-test independen untukPendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji t-test independen untuk
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 2 Kotakarang yang berjumlah 33 siswa. Masalah yang diteliti adalah peningkatan motivasi belajar melalui metodeSubjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 2 Kotakarang yang berjumlah 33 siswa. Masalah yang diteliti adalah peningkatan motivasi belajar melalui metode
Useful /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mengetahui: (1) perbedaan signifikan kemampuan menulis antara siswa kelas XI yang diajar dengan videoPenelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mengetahui: (1) perbedaan signifikan kemampuan menulis antara siswa kelas XI yang diajar dengan video
IDUIDU The Support Vector Machine (SVM) algorithm demonstrated the highest performance with an accuracy of 73. SVMs higher recall indicates a stronger abilityThe Support Vector Machine (SVM) algorithm demonstrated the highest performance with an accuracy of 73. SVMs higher recall indicates a stronger ability
UNMUNM Terdapat peningkatan skor rata-rata regulasi emosi dari 84 menjadi 102 setelah intervensi, dengan nilai signifikansi 0,005 dan efek size sebesar 0,89 yangTerdapat peningkatan skor rata-rata regulasi emosi dari 84 menjadi 102 setelah intervensi, dengan nilai signifikansi 0,005 dan efek size sebesar 0,89 yang
UNMUNM Tahapan ini berhasil membantu siswa mengidentifikasi kebiasaan merokok mereka, membuat komitmen perubahan, mengendalikan pemicu perilaku merokok, dan memberikanTahapan ini berhasil membantu siswa mengidentifikasi kebiasaan merokok mereka, membuat komitmen perubahan, mengendalikan pemicu perilaku merokok, dan memberikan