UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Saat ini Indonesia berada pada peringkat ke 125 dalam masalah penanganan sanitasi dan air minum. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyusun program peningkatan pelayanan air minum dan sanitasi. Tantangan dalam perencanaan ini adalah keterlambatan, yang salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya penggunaan Advanced Engineering Software. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pada penggunaan hydraulic engineering software yang berpengaruh terhadap kinerja waktu desain jaringan pipa air limbah. Hasil analisis linear berganda menunjukkan bahwa kemudahan analisis, pengelolaan skenario, desain otomatis, integrasi dengan GIS, dan akurasi secara simultan berpengaruh positif terhadap waktu desain. Pengelolaan skenario memiliki dampak positif paling besar terhadap kinerja waktu desain pipa air limbah skala kota.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang dimiliki oleh Hydraulic Engineering Software secara simultan berpengaruh positif terhadap waktu desain jaringan perpipaan air limbah skala kota.Faktor yang paling berpengaruh adalah pengelolaan skenario, yang memberikan dampak signifikan terhadap kinerja waktu desain.Pengelolaan skenario memungkinkan pengelolaan berbagai skenario analisis dan memberikan dasar pengambilan keputusan serta koreksi berdasarkan kondisi hidrolis yang ada.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan teknologi Building Information Modeling (BIM) dalam integrasi desain jaringan perpipaan air limbah dengan infrastruktur perkotaan lainnya, seperti jalan dan bangunan, untuk meningkatkan efisiensi perencanaan dan mengurangi potensi konflik di lapangan. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan kinerja waktu dan biaya desain antara penggunaan berbagai jenis hydraulic engineering software yang tersedia di pasaran, dengan mempertimbangkan kompleksitas proyek dan ketersediaan data. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif yang dapat memprediksi waktu desain jaringan perpipaan air limbah berdasarkan karakteristik proyek, seperti panjang jaringan, jumlah sambungan, dan topografi wilayah, sehingga dapat membantu dalam penyusunan jadwal proyek yang lebih realistis dan akurat.

Read online
File size553 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test