POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceKanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal. Data WHO tahun 2018 menyatakan kanker menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia. Kesehatan anak adalah masalah nasional yang perlu menjadi prioritas karena sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara tingkat konsumsi energi, protein, zink, dan zat besi dengan status gizi pada pasien kanker anak yang menjalani kemoterapi di rumah singgah Denpasar, Bali. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional ini menggunakan teknik sampling non-random/non-probability dengan accidental sampling. Sebanyak 23 sampel diperoleh dari penelitian di Rumah Singgah Denpasar. Analisis univariate dan multivariate dengan uji Spearman rank menunjukkan bahwa 100% sampel memiliki tingkat konsumsi energi dan protein yang adekuat, 82,61% sampel memiliki tingkat konsumsi zink yang adekuat, dan 73,91% sampel memiliki tingkat konsumsi zat besi yang adekuat. Status gizi normal ditemukan pada 69,57% sampel, sedangkan 8,70% sampel mengalami obesitas. Berdasarkan uji Spearman rank, tingkat konsumsi energi dan protein tidak dapat dianalisis hubungannya dengan status gizi. Tidak ada hubungan antara tingkat konsumsi zink dengan status gizi, tetapi terdapat hubungan antara tingkat konsumsi zat besi dengan status gizi.
Seluruh sampel memiliki tingkat konsumsi energi dan protein yang adekuat, 19 orang memiliki tingkat konsumsi zink yang adekuat, dan 17 orang memiliki tingkat konsumsi zat besi yang adekuat.Status gizi normal ditemukan pada 16 orang, sedangkan 2 orang mengalami status gizi gemuk.Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat konsumsi energi dan protein dengan status gizi, tetapi terdapat hubungan antara tingkat konsumsi zink dan zat besi dengan status gizi.
Saran penelitian lanjutan: 1. Meneliti faktor-faktor yang memengaruhi status gizi penderita kanker, seperti frekuensi kemoterapi, asupan lemak dan karbohidrat, serta pengetahuan dan pemahaman pasien tentang penyakit dan makanan sehat. 2. Mengembangkan strategi edukasi kesehatan lanjutan untuk pasien dan keluarga di rumah singgah, terutama mengenai pentingnya komposisi makanan yang beragam dan seimbang untuk memenuhi kebutuhan gizi. 3. Meneliti efek jangka panjang dari kemoterapi terhadap status gizi dan kesehatan pasien kanker anak, serta mengidentifikasi strategi intervensi gizi yang efektif untuk mencegah malnutrisi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
| File size | 209.65 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengukuran antropometri, lalu dianalisis dengan uji Rank Spearman. Hasil menunjukkan tidak adanya hubungan signifikanData dikumpulkan melalui wawancara dan pengukuran antropometri, lalu dianalisis dengan uji Rank Spearman. Hasil menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara asupan natrium dengan tekanan darah (p = 0,000) dan antara asupan lemak dengan tekanan darah (p = 0,031).Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara asupan natrium dengan tekanan darah (p = 0,000) dan antara asupan lemak dengan tekanan darah (p = 0,031).
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil menunjukkan bahwa penambahan puree 30% meningkatkan nilai organoleptik (warna, tekstur, rasa, penerimaan keseluruhan) serta kandungan serat kasarHasil menunjukkan bahwa penambahan puree 30% meningkatkan nilai organoleptik (warna, tekstur, rasa, penerimaan keseluruhan) serta kandungan serat kasar
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Populasi seluruh siswa kelas VIII, diambil sampel 76 siswa secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, SQFFQ, dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkanPopulasi seluruh siswa kelas VIII, diambil sampel 76 siswa secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, SQFFQ, dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Tidak terdapat perubahan signifikan pada praktek diet sesudah konseling gizi pada penderita diabetes melitus rawat inap di RSUD Tabanan. Disarankan kepadaTidak terdapat perubahan signifikan pada praktek diet sesudah konseling gizi pada penderita diabetes melitus rawat inap di RSUD Tabanan. Disarankan kepada
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Total populasi adalah 88 orang dengan total sampel 73 orang. Penelitian ini dilakukanTeknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Total populasi adalah 88 orang dengan total sampel 73 orang. Penelitian ini dilakukan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Selain itu, konsumsi energi juga merupakan faktor langsung yang memengaruhi status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menderitaSelain itu, konsumsi energi juga merupakan faktor langsung yang memengaruhi status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menderita
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Konsumsi Zat Gizi Mikro Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Stunting adalah status gizi yang ditunjukkan oleh panjangHubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Konsumsi Zat Gizi Mikro Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Stunting adalah status gizi yang ditunjukkan oleh panjang
Useful /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audiovisual yang layak, praktis, dan efektif meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasilPenelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audiovisual yang layak, praktis, dan efektif meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Asupan karbohidrat pada kategori lebih sebesar 86,4%, kategori normal 9%, dan kategori kurang 4,6%. Nilai signifikansi sebesar 0,697 (r = 0), sehinggaAsupan karbohidrat pada kategori lebih sebesar 86,4%, kategori normal 9%, dan kategori kurang 4,6%. Nilai signifikansi sebesar 0,697 (r = 0), sehingga
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Penelitian mendesak peningkatan pengetahuan dan keterampilan pedagang melalui pelatihan hygiene serta penerapan standar sanitasi yang lebih ketat untukPenelitian mendesak peningkatan pengetahuan dan keterampilan pedagang melalui pelatihan hygiene serta penerapan standar sanitasi yang lebih ketat untuk
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Data pola konsumsi jajanan dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan formulir SQ-FFQ, sedangkan data aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAQ-C.Data pola konsumsi jajanan dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan formulir SQ-FFQ, sedangkan data aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAQ-C.