POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceNutrisi seimbang bagi remaja sangat menentukan kematangan di masa depan. Masalah nutrisi remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola sarapan. Penelitian ini bertujuan menentukan status gizi dan kebiasaan sarapan siswa di SMP Negeri 1 Bangli. Metode penelitian observasional dengan desain cross‑sectional. Populasi seluruh siswa kelas VIII, diambil sampel 76 siswa secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, SQFFQ, dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkan lebih dari setengah siswa memiliki status gizi baik (55,26%). Namun, 53,95% siswa memiliki kebiasaan sarapan yang tidak sesuai rekomendasi, dan kebiasaan ini berhubungan dengan prevalensi obesitas. Demi meningkatkan kesehatan, disarankan sosialisasi manfaat sarapan secara rutin dan berkelanjutan.
Status gizi siswa SMP Negeri 1 Bangli sebagian besar baik, namun kebiasaan sarapan tidak sesuai anjuran mayoritas.Kebiasaan sarapan yang buruk berhubungan dengan peningkatan obesitas di kalangan siswa.Diperlukan intervensi edukatif berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sarapan siswa.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program edukasi sarapan di sekolah melalui desain eksperimen. Kajian longitudinal dapat melacak perkembangan status gizi dan kebiasaan sarapan siswa dari tahun pertama hingga akhir SMP. Analisis lebih mendalam tentang pengaruh pengetahuan orang tua dan lingkungan keluarga terhadap pola sarapan siswa juga penting.
| File size | 215.28 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan tingkat konsumsi energi pedagang wanita di Pasar Umum Gianyar (p = 0,215). Namun, terdapatTidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan tingkat konsumsi energi pedagang wanita di Pasar Umum Gianyar (p = 0,215). Namun, terdapat
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Dr. I. G. N. Ngoerah. Metode observasional analitik dengan desain studi kasus kontrol melibatkan 40 responden: 20 ibu dengan bayi berat normal dan 20 ibuDr. I. G. N. Ngoerah. Metode observasional analitik dengan desain studi kasus kontrol melibatkan 40 responden: 20 ibu dengan bayi berat normal dan 20 ibu
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Tidak terdapat perubahan signifikan pada praktek diet sesudah konseling gizi pada penderita diabetes melitus rawat inap di RSUD Tabanan. Disarankan kepadaTidak terdapat perubahan signifikan pada praktek diet sesudah konseling gizi pada penderita diabetes melitus rawat inap di RSUD Tabanan. Disarankan kepada
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Semakin lama seseorang menderita diabetes, akan memengaruhi status gizi karena kontrol glukosa yang tidak optimal, sehingga lemak tubuh dan protein ototSemakin lama seseorang menderita diabetes, akan memengaruhi status gizi karena kontrol glukosa yang tidak optimal, sehingga lemak tubuh dan protein otot
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Analisis korelasi Pearson digunakan untuk menentukan hubungan antara status anemia dan konsumsi inhibitor/enhancer zat besi. Hasil penelitian menunjukkanAnalisis korelasi Pearson digunakan untuk menentukan hubungan antara status anemia dan konsumsi inhibitor/enhancer zat besi. Hasil penelitian menunjukkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Untuk mengetahui hal tersebut, perlu adanya kajian lebih lanjut terkait relevansi pendidikan Paulo Freire dan pendidikan Bahasa Indonesia di SMP. PenelitianUntuk mengetahui hal tersebut, perlu adanya kajian lebih lanjut terkait relevansi pendidikan Paulo Freire dan pendidikan Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan pengukuran. Data disajikan dengan tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil uji analisis Korelasi Spearman menyatakanData dikumpulkan dengan metode wawancara dan pengukuran. Data disajikan dengan tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil uji analisis Korelasi Spearman menyatakan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Asupan protein, karbohidrat, dan zat besi pada balita sebagian besar sudah berada dalam kategori baik, meskipun masih terdapat sekitar 9-10 dari 70 balitaAsupan protein, karbohidrat, dan zat besi pada balita sebagian besar sudah berada dalam kategori baik, meskipun masih terdapat sekitar 9-10 dari 70 balita
Useful /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Lebih lanjut, kemampuan manajerial berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara peran pendamping UMKM dan performa UMKM, menunjukkan bahwaLebih lanjut, kemampuan manajerial berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara peran pendamping UMKM dan performa UMKM, menunjukkan bahwa
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan pranikah di KUA Kecamatan Leuwiliang, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengevaluasiPenelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan pranikah di KUA Kecamatan Leuwiliang, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengevaluasi
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan praktis, keterampilan baru yang relevan di era modern, serta kemandirian dan tanggung jawab anak asuh. StrategiProgram ini berhasil meningkatkan pengetahuan praktis, keterampilan baru yang relevan di era modern, serta kemandirian dan tanggung jawab anak asuh. Strategi
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan carbohydrate counting dengan pengendalian kadar gula darah, serta hubungan signifikan antara asupan karbohidratTerdapat hubungan signifikan antara pengetahuan carbohydrate counting dengan pengendalian kadar gula darah, serta hubungan signifikan antara asupan karbohidrat