POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science

Sarapan sangat penting bagi siswa sekolah dasar, terutama untuk menjaga konsentrasi belajar dan mendukung prestasi di sekolah. Banyak siswa sekolah dasar yang mengabaikan sarapan sebelum pergi ke sekolah karena kurangnya pengetahuan tentang sarapan. Oleh karena itu, edukasi diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar tentang sarapan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penyuluhan dengan metode simulasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang sarapan pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Total populasi adalah 88 orang dengan total sampel 73 orang. Penelitian ini dilakukan pada Januari-Mei 2019. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang sarapan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dan sikap tentang sarapan. Pengujian hipotesis menggunakan Paired T-Test sampel diperoleh nilai p (sig. 2-tailed) pengetahuan sebesar 0,000 dan nilai p (sig. 2-tailed) sikap sarapan sebesar 0,024. Disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan metode simulasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang sarapan bagi siswa di SDN 3 Delod Peken Tabanan. Diharapkan petugas penyuluh di sekolah dapat meningkatkan dan mengembangkan penyediaan materi tentang sarapan kepada siswa sekolah dasar dengan menggunakan metode dan media yang lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan anak seperti metode simulasi dengan media monopoli sarapan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap sarapan pada murid SDN 3 Delod Peken Tabanan setelah diberikan penyuluhan dengan metode simulasi.Peningkatan pengetahuan ditunjukkan dengan perubahan kategori pengetahuan dari sebagian besar baik (63%) menjadi sangat baik (89%).Perubahan sikap juga terlihat, dengan peningkatan kategori baik dari 13,7% menjadi 17,8% dan penurunan kategori cukup dari 79,5% menjadi 78,1%.Oleh karena itu, penyuluhan dengan metode simulasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap sarapan pada murid di SDN 3 Delod Peken Tabanan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas metode simulasi dengan metode penyuluhan lainnya. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman siswa terhadap metode simulasi monopoli sarapan, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan mengukur dampak jangka panjang dari penyuluhan terhadap perilaku sarapan siswa, misalnya dengan melakukan observasi atau wawancara tindak lanjut beberapa bulan setelah intervensi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara meningkatkan perilaku sarapan pada anak sekolah dasar, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan status gizi dan prestasi akademik mereka. Dengan demikian, upaya pencegahan masalah gizi pada anak sekolah dapat lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size213.86 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test