POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya Hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat. Menurut Riskesdas (2018) prevalensi diabetes di Provinsi Bali mencapai 1,33% dan di Kota Denpasar mencapai 1,39%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang carbohydrate counting dan asupan karbohidrat dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di UPTD Puskesmas II Denpasar Timur. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 di UPTD Puskesmas II Denpasar Timur dengan total 37 sampel. Teknik pengambilan sampel adalah Incidental sampling / Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan adalah chi-square dengan p value = 0,05. Hasil yang diperoleh pengetahuan terkait carbohydrate counting kategori baik sebanyak 5 sampel (13,5%), cukup 3 sampel (8,1) dan kurang 29 sampel (78,2). Asupan karbohidrat diperoleh lebih dari 20 sampel (54,1%), baik 11 sampel (29,7%) dan kurang 6 sampel (16,2). Kadar gula darah terkontrol sebanyak 9 sampel (24,3%) dan tidak terkontrol 29 sampel (75,7%). Berdasarkan uji statistik, diperoleh hubungan antara pengetahuan terkait carbohydrate counting dan pengendalian kadar gula darah p = 0,006 (p < 0,05). Sementara tidak ada hubungan antara asupan karbohidrat dan pengendalian kadar gula darah p = 0,269 (p > 0,05).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan carbohydrate counting pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas II Denpasar Timur sebagian besar kurang, asupan karbohidrat sebagian besar berlebih, dan pengendalian kadar gula darah sebagian besar tidak terkontrol.Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan carbohydrate counting dengan pengendalian kadar gula darah, serta hubungan signifikan antara asupan karbohidrat dengan pengendalian kadar gula darah.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan pasien mengenai carbohydrate counting dan memperhatikan pola makan, terutama asupan karbohidrat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan desain studi intervensi untuk menguji efektivitas program edukasi carbohydrate counting terhadap pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengendalian gula darah, seperti tingkat aktivitas fisik, dukungan sosial, dan manajemen stres, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi pasien diabetes melitus mengenai carbohydrate counting dan tantangan yang mereka hadapi dalam menerapkan strategi ini dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan bermanfaat bagi pengembangan strategi pencegahan dan penanganan diabetes melitus yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Read online
File size340.39 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test