POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceStunting adalah status gizi yang ditunjukkan oleh panjang untuk usia di mana standar antropometri menilai status gizi anak, hasil pengukuran berada dalam rentang (z-score) <-2 SD hingga -3 SD (stunted) dan <-3 SD (severely stunted). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara praktik pemberian ASI eksklusif dan konsumsi mikronutrien dengan insiden stunting pada balita. Penelitian observasional dengan rancangan cross sectional dilakukan pada 45 balita berusia 6-24 bulan. Data konsumsi dikumpulkan menggunakan recall 24 jam sebanyak dua kali pada hari yang berbeda. Data praktik pemberian ASI eksklusif, identitas subjek dan responden diperoleh menggunakan kuesioner. Derajat stunting dinyatakan dengan z-score panjang untuk usia. Analisis data dilakukan secara univariate, dan analisis bivariat menggunakan uji Korelasi Spearman dan Pearson. Berdasarkan analisis menggunakan Korelasi Spearman dan Pearson menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan insiden stunting, tidak ada korelasi antara tingkat konsumsi zat besi dengan insiden stunting, dan tidak ada korelasi antara seng dengan insiden stunting. Oleh karena itu, disarankan untuk memberikan pendidikan gizi secara efektif kepada ibu balita untuk meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif dan mikronutrien guna mencegah stunting.
Sebagian besar sampel tidak mendapat ASI Eksklusif yaitu sebesar 51,1%.Berdasarkan status gizi berdasarkan indikator PB/U, balita dengan status gizi stunting sebanyak 17,8%.Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif dan konsumsi zat gizi mikro dengan kejadian stunting pada balita di UPT.
Untuk mencegah stunting pada balita, perlu diberikan edukasi gizi secara efektif kepada ibu balita mengenai ASI Eksklusif dan perhatian pada makanan yang diberikan kepada balita. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode pengukuran makanan yang berbeda, seperti SQ-FFQ, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang pola asupan zat gizi. Selain itu, penelitian jangka panjang tentang pola asupan zat gizi, khususnya zinc, dapat dilakukan untuk memahami hubungan antara asupan zinc dan stunting secara lebih mendalam.
| File size | 264.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Selain itu perawat juga berperan dalam penerapan terapi komplementer keperawatan sebagai terapi pendukung terhadap penurunan angka kejadian diare dan penurunanSelain itu perawat juga berperan dalam penerapan terapi komplementer keperawatan sebagai terapi pendukung terhadap penurunan angka kejadian diare dan penurunan
STIK SAMSTIK SAM Diabetes Mellitus telah menjadi masalah kesehatan utama dunia dengan angka kejadian dan kematian yang masih tinggi. Kejadian penyakit DM yang paling seringDiabetes Mellitus telah menjadi masalah kesehatan utama dunia dengan angka kejadian dan kematian yang masih tinggi. Kejadian penyakit DM yang paling sering
UMBJMUMBJM Evaluasi difokuskan pada karakteristik fisikokimia utama seperti viskositas, pH, kemampuan penyebaran, dan daya lekat. Semua formulasi yang dihasilkanEvaluasi difokuskan pada karakteristik fisikokimia utama seperti viskositas, pH, kemampuan penyebaran, dan daya lekat. Semua formulasi yang dihasilkan
UMNUUMNU Glukagon berperan menjaga keseimbangan adaptasi metabolik untuk mengurangi gangguan, seperti ketosis, fatty liver, dan penurunan laktasi awal. Tujuan utamaGlukagon berperan menjaga keseimbangan adaptasi metabolik untuk mengurangi gangguan, seperti ketosis, fatty liver, dan penurunan laktasi awal. Tujuan utama
ILININSTITUTEILININSTITUTE Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, pelatihan, serta pemantauan dan evaluasi. Setelah mengikuti program pelatihan, terjadi peningkatanMetode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, pelatihan, serta pemantauan dan evaluasi. Setelah mengikuti program pelatihan, terjadi peningkatan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Penelitian ini bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif pada ibu hamil dan Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Gelugur melalui edukasi kesehatan. KegiatanPenelitian ini bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif pada ibu hamil dan Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Gelugur melalui edukasi kesehatan. Kegiatan
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Pencegahan bertambahnya angka kejadian penyakit Diabetes Mellitus (DM) melalui pemberian pengetahuan mengenai cara-cara dalam mempertahankan kadar gulaPencegahan bertambahnya angka kejadian penyakit Diabetes Mellitus (DM) melalui pemberian pengetahuan mengenai cara-cara dalam mempertahankan kadar gula
DELIHUSADADELIHUSADA This study aims to analyze the factors associated with the expansion of non smoking areas (KTR) in Puskesmas Sei Agul in 2019. The type of research usedThis study aims to analyze the factors associated with the expansion of non smoking areas (KTR) in Puskesmas Sei Agul in 2019. The type of research used
Useful /
UNIPAUNIPA Karakteristik morfoanatomi ini menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan rawa, sehingga mendukung pertumbuhan dan penyebaran yang cepat. DenganKarakteristik morfoanatomi ini menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan rawa, sehingga mendukung pertumbuhan dan penyebaran yang cepat. Dengan
UNIPAUNIPA ), genjer (Limnocharis flava (L. ) Buchenau), kelakai (Stenochlaena palustris (Burm. f. ) Bedd. ), keladi (Colocasia esculenta (L. ) Schott), pandan (Pandanus), genjer (Limnocharis flava (L. ) Buchenau), kelakai (Stenochlaena palustris (Burm. f. ) Bedd. ), keladi (Colocasia esculenta (L. ) Schott), pandan (Pandanus
UNIPAUNIPA 39), literasi lingkungan pengetahuan (d = 1. 70), literasi lingkungan sikap (d = 0. 91), dan literasi lingkungan perilaku (d = 1. 11), dengan semua variabel39), literasi lingkungan pengetahuan (d = 1. 70), literasi lingkungan sikap (d = 0. 91), dan literasi lingkungan perilaku (d = 1. 11), dengan semua variabel
UMBJMUMBJM Aktivitas fisik memainkan peran sentral dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM) dan dalam mempromosikan kesejahteraan secara keseluruhan. Namun,Aktivitas fisik memainkan peran sentral dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM) dan dalam mempromosikan kesejahteraan secara keseluruhan. Namun,