UMSUMS
FISIO MU: Physiotherapy EvidencesFISIO MU: Physiotherapy EvidencesPengantar: Sindrom terowongan karpal (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh kompresi saraf median, sering terjadi pada pekerja sektor informal, terutama yang melakukan gerakan pergelangan tangan berulang, yang dapat menyebabkan menurunnya fungsi tangan dan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara faktor risiko pekerjaan dan nyeri dengan skor Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ) pada pekerja sektor informal dengan CTS setelah pemberian kinesiotaping. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen. Responden merupakan pekerja sektor informal yang mengalami gejala CTS dan memenuhi kriteria inklusi. Skor BCTQ digunakan sebagai ukuran fungsi tangan dan gejala CTS. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi linier. Hasil: Analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa usia memiliki korelasi negatif lemah dan tidak signifikan dengan skor BCTQ (sig. 0,170; R = -0,234). Gerakan berulang menunjukkan korelasi negatif sedang dan signifikan (sig. 0,020; R = -0,385). Sementara itu, nyeri malam hari dan siang hari menunjukkan korelasi sangat kuat dan signifikan dengan skor BCTQ (sig. 0,000; R = 0,928). Hasil uji regresi linier mendukung temuan tersebut, di mana usia (sig. 0,705) dan gerakan berulang (sig. 0,894) tidak berpengaruh signifikan terhadap skor BCTQ, sedangkan nyeri malam hari dan siang hari menunjukkan pengaruh signifikan dalam meningkatkan skor BCTQ. Simpulan: Kinesiotaping efektif dalam menurunkan skor BCTQ pada pasien dengan sindrom terowongan karpal (CTS), terutama melalui pengurangan nyeri, baik nyeri malam maupun nyeri saat aktivitas.
Kinesiotaping memiliki pengaruh signifikan dalam memperbaiki gejala Sindrom Terowongan Karpal (CTS) pada pekerja sektor informal.Usia tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan keparahan gejala CTS, sehingga bukan penentu utama keluhan sensorik atau fungsi pada populasi ini.Aktivitas gerakan berulang berhubungan negatif signifikan dengan skor BCTQ, menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi gerakan berulang, semakin parah keluhan CTS yang dialami.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut yang mengevaluasi efektivitas kinesiotaping dalam jangka panjang pada pekerja sektor informal, karena penelitian ini hanya mengukur efek jangka pendek, sehingga penting untuk mengetahui apakah manfaatnya berkelanjutan atau hanya sementara. Kedua, perlu studi komparatif yang membandingkan kinesiotaping dengan intervensi ergonomi sederhana di tempat kerja, seperti modifikasi alat atau pelatihan postur, untuk mengetahui pendekatan mana yang lebih efektif dalam mencegah kekambuhan CTS pada populasi rentan. Ketiga, diperlukan penelitian yang mengkaji kombinasi kinesiotaping dengan latihan gliding saraf atau peregangan, untuk mengeksplorasi apakah pendekatan multimodal memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan kinesiotaping secara tunggal, terutama dalam memperbaiki fungsi tangan dan mengurangi ketergantungan terhadap terapi.
- SciELO Brazil - Kinesio taping: application and results on pain: systematic review Kinesio taping: application... Doi.Org/10.1590/1809-2950/553210114SciELO Brazil Kinesio taping application and results on pain systematic review Kinesio taping application Doi Org 10 1590 1809 2950 553210114
- Kinesiology Tape: A Descriptive Survey of Healthcare Professionals in the United States | Published in... ijspt.scholasticahq.com/article/22136-kinesiology-tape-a-descriptive-survey-of-healthcare-professionals-in-the-united-statesKinesiology Tape A Descriptive Survey of Healthcare Professionals in the United States Published in ijspt scholasticahq article 22136 kinesiology tape a descriptive survey of healthcare professionals in the united states
| File size | 278.48 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKUMK Meskipun keyakinan diri dalam menulis sangat penting untuk pengembangan keterampilan menulis pembelajar bahasa kedua/asing, masih terdapat keterbatasanMeskipun keyakinan diri dalam menulis sangat penting untuk pengembangan keterampilan menulis pembelajar bahasa kedua/asing, masih terdapat keterbatasan
UMSUMS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat merokok dan VO2MAX pada mahasiswa. Ada hubungan antara tingkat merokok dan nilai VO2MAXPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat merokok dan VO2MAX pada mahasiswa. Ada hubungan antara tingkat merokok dan nilai VO2MAX
UMSUMS Komplikasi dari DM, seperti neuropati diabetik, secara drastis mempengaruhi kualitas hidup pasien. Pendekatan non-farmakologis, seperti terapi taping neuromuskularKomplikasi dari DM, seperti neuropati diabetik, secara drastis mempengaruhi kualitas hidup pasien. Pendekatan non-farmakologis, seperti terapi taping neuromuskular
UMSUMS Konsep desain berbasis resiko menjadi kajian yang sedang banyak dikembangkan di berbagai negara. Konsep ini dilakukan dengan menerapkan beberapa asumsiKonsep desain berbasis resiko menjadi kajian yang sedang banyak dikembangkan di berbagai negara. Konsep ini dilakukan dengan menerapkan beberapa asumsi
UMSUMS Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Al-Husna Pilang dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Quran santri melaluiProgram pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Al-Husna Pilang dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Quran santri melalui
UMSUMS Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, penguatan karakter seperti kemandirian, kedisiplinan, kerjasama, dan nasionalisme. MelaluiHasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, penguatan karakter seperti kemandirian, kedisiplinan, kerjasama, dan nasionalisme. Melalui
UMSUMS This study aims to conduct a meta-analysis to evaluate the overall effectiveness of Brain Gym in improving cognitive function in the elderly and to identifyThis study aims to conduct a meta-analysis to evaluate the overall effectiveness of Brain Gym in improving cognitive function in the elderly and to identify
UNIBAUNIBA Repetitive motion dengan frekuensi ≥10 kali per menit meningkatkan risiko terjadinya carpal tunnel syndrome. Masa kerja yang lebih dari tiga tahun jugaRepetitive motion dengan frekuensi ≥10 kali per menit meningkatkan risiko terjadinya carpal tunnel syndrome. Masa kerja yang lebih dari tiga tahun juga
Useful /
UMSUMS Introduction: Hallux valgus is a deformity of the first toe characterized by outward bending due to a valgus position at the metatarsophalangeal joint.Introduction: Hallux valgus is a deformity of the first toe characterized by outward bending due to a valgus position at the metatarsophalangeal joint.
UMSUMS Selain itu, perusahaan memperhatikan kenyamanan dan kesehatan kerja sopir dengan menyediakan kursi ergonomis dan jadwal istirahat yang memadai. FasilitasSelain itu, perusahaan memperhatikan kenyamanan dan kesehatan kerja sopir dengan menyediakan kursi ergonomis dan jadwal istirahat yang memadai. Fasilitas
UMSUMS This study aimed to determine the difference in effects between the traditional games engklek and egrang batok kelapa on improving dynamic balance in childrenThis study aimed to determine the difference in effects between the traditional games engklek and egrang batok kelapa on improving dynamic balance in children
UNIBAUNIBA 627 responden. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan ditabulasi silang kemudian diuji dengan Fisher untuk mengetahui adanya627 responden. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan ditabulasi silang kemudian diuji dengan Fisher untuk mengetahui adanya