POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceHipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler tidak menular. Diperkirakan kejadian hipertensi di Indonesia tahun 2018 sebanyak 63.309.620 orang, dengan angka kematian 427.218. Hipertensi dapat disebabkan oleh asupan natrium dan lemak yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan natrium dan lemak dengan tekanan darah pada pasien hipertensi yang dirawat di ruang rawat jalan Poli Penyakit Dalam RSUD Bangli. Penelitian ini merupakan studi analitik deskriptif yang dilaksanakan di Poli Penyakit Dalam RSUD Bangli pada bulan April–Mei 2024. Jumlah sampel sebanyak 30 orang, menggunakan teknik purposive sampling. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil menunjukkan asupan natrium: 18 sampel (60%) tergolong baik dan 12 sampel (40%) berlebihan. Asupan lemak: 17 sampel (56,7%) tergolong baik dan 13 sampel (43,3%) berlebihan. Pemeriksaan tekanan darah menunjukkan 13 sampel (43,3%) mengalami hipertensi dan 17 sampel (56,7%) tekanan darahnya terkontrol. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara asupan natrium dengan tekanan darah (p = 0,000) dan antara asupan lemak dengan tekanan darah (p = 0,031). Perlu dilakukan peningkatan pemantauan dan evaluasi asupan zat gizi di rumah serta edukasi diet bagi pasien rawat jalan.
Asupan natrium sebagian besar berada dalam kategori baik dan berhubungan dengan tekanan darah yang terkontrol, sedangkan asupan natrium berlebih dikaitkan dengan tekanan darah tidak terkontrol.Asupan lemak sebagian besar juga baik dan berhubungan dengan tekanan darah terkontrol, sementara asupan lemak berlebih dikaitkan dengan tekanan darah tidak terkontrol.Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium dan lemak dengan tekanan darah pada pasien hipertensi rawat jalan di Poli Penyakit Dalam RSUD Bangli.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh intervensi edukasi gizi berbasis keluarga terhadap kepatuhan pasien hipertensi dalam mengatur asupan natrium dan lemak di rumah, mengingat bahwa monitoring asupan di rumah masih kurang optimal. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut mengenai peran pola konsumsi makanan tradisional khas Bali, seperti lawar dan sambal, terhadap fluktuasi tekanan darah pasien hipertensi, karena makanan ini sering mengandung garam dan lemak tinggi namun belum diteliti secara spesifik. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas pendekatan digital, seperti aplikasi pelacak asupan makanan, dalam membantu pasien hipertensi mencatat dan mengendalikan asupan natrium serta lemak secara mandiri, apakah pendekatan ini lebih efektif dibandingkan konseling gizi konvensional. Penelitian-penelitian ini dapat melengkapi saran dalam artikel yang menekankan perlunya monitoring dan edukasi asupan, namun belum menyentuh peran keluarga, makanan lokal, dan teknologi dalam pengelolaan hipertensi jangka panjang.
| File size | 285.34 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Anak usia pra sekolah adalah salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut karena umumnya masih mempunyai perilaku atau kebiasaan diri yangAnak usia pra sekolah adalah salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut karena umumnya masih mempunyai perilaku atau kebiasaan diri yang
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penegakan hukum terhadap balap liar di Kota Sorong masih perlu ditingkatkan melalui perbaikan regulasi, penguatanPenelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penegakan hukum terhadap balap liar di Kota Sorong masih perlu ditingkatkan melalui perbaikan regulasi, penguatan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Status gizi normal ditemukan pada 69,57% sampel, sedangkan 8,70% sampel mengalami obesitas. Berdasarkan uji Spearman rank, tingkat konsumsi energi danStatus gizi normal ditemukan pada 69,57% sampel, sedangkan 8,70% sampel mengalami obesitas. Berdasarkan uji Spearman rank, tingkat konsumsi energi dan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 44 orang. Asupan karbohidratJenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 44 orang. Asupan karbohidrat
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR The level of normal nutritional status is achieved when optimal nutritional needs are met. According to the NTT Health Office in 2015, several areas inThe level of normal nutritional status is achieved when optimal nutritional needs are met. According to the NTT Health Office in 2015, several areas in
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Pola konsumsi ikan di Desa Tanah Bara masih perlu ditingkatkan karena ikan kaya protein dan lemak esensial, namun mayoritas balita tidak mengkonsumsi ikanPola konsumsi ikan di Desa Tanah Bara masih perlu ditingkatkan karena ikan kaya protein dan lemak esensial, namun mayoritas balita tidak mengkonsumsi ikan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan carbohydrate counting pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas II Denpasar Timur sebagian besar kurang,Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan carbohydrate counting pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas II Denpasar Timur sebagian besar kurang,
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Data disajikan dengan tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil uji analisis Korelasi Spearman menyatakan ada hubungan yang signifikan antara asupan lemakData disajikan dengan tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil uji analisis Korelasi Spearman menyatakan ada hubungan yang signifikan antara asupan lemak
Useful /
UMSJUMSJ Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis PSAK Syariah 402 (Penerapan Standar Akuntansi Keuangan) dalam pembiayaan Murabahah. Objek pada penelitian iniPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis PSAK Syariah 402 (Penerapan Standar Akuntansi Keuangan) dalam pembiayaan Murabahah. Objek pada penelitian ini
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Data dikumpulkan melalui kuesioner, SQFFQ, dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkan lebih dari setengah siswa memiliki status gizi baik (55,26%).Data dikumpulkan melalui kuesioner, SQFFQ, dan pengukuran antropometri. Hasil menunjukkan lebih dari setengah siswa memiliki status gizi baik (55,26%).
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Tingkat pengetahuan higiene sanitasi penjamah makanan sangat mempengaruhi sikap mereka dalam mengolah makanan. Jika tingkat pengetahuan higiene sanitasiTingkat pengetahuan higiene sanitasi penjamah makanan sangat mempengaruhi sikap mereka dalam mengolah makanan. Jika tingkat pengetahuan higiene sanitasi
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara asupan protein, karbohidrat, dan zat besi (Fe) dengan kejadian stunting, sebagaimana ditunjukkanHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara asupan protein, karbohidrat, dan zat besi (Fe) dengan kejadian stunting, sebagaimana ditunjukkan