POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceDiabetes Mellitus adalah salah satu penyakit tidak menular utama di masyarakat. Prevalensi DM terus meningkat dan menyebabkan berbagai dampak seperti biaya kesehatan yang tinggi serta menurunnya kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan karbohidrat dan status gizi dengan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Penebel II, Kabupaten Tabanan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 44 orang. Asupan karbohidrat pada kategori lebih sebesar 86,4%, kategori normal 9%, dan kategori kurang 4,6%. Nilai signifikansi sebesar 0,697 (r = 0), sehingga tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan karbohidrat dengan kadar glukosa darah. Nilai signifikansi sebesar 0,124 (r = 0), sehingga tidak terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kadar glukosa darah.
Rata-rata asupan karbohidrat per hari sebesar 274,5 gram/hari, dengan mayoritas termasuk kategori lebih (86,4%).Sebagian besar sampel memiliki status gizi obesitas (70,5%) dan kadar glukosa darah pada kategori tinggi (97,7%).Tidak ditemukan hubungan signifikan antara asupan karbohidrat maupun status gizi dengan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di lokasi penelitian.
Penelitian selanjutnya perlu mengevaluasi pengaruh aktivitas fisik terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II, mengingat bahwa faktor seperti olahraga dapat berperan besar dalam pengelolaan gula darah. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana kepatuhan terhadap konsumsi obat hipoglikemik secara konsisten memengaruhi fluktuasi glukosa darah dalam jangka panjang. Penelitian lanjutan juga dapat mengkaji interaksi antara faktor genetik dan pola makan lokal terhadap kontrol glukosa darah, untuk memberikan gambaran holistik tentang determinan gula darah di populasi setempat.
| File size | 315.17 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Dengan adanya disparitas regional yang signifikan dalam pemanfaatan layanan kesehatan dan partisipasi dalam uji klinis yang dilaporkan dalam Survei KesehatanDengan adanya disparitas regional yang signifikan dalam pemanfaatan layanan kesehatan dan partisipasi dalam uji klinis yang dilaporkan dalam Survei Kesehatan
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata Emotional Intelligence 58,28 dan rata rata kadar gula darah 235,91 dengan pemeriksaan GDS. Sedangkan hasilHasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata Emotional Intelligence 58,28 dan rata rata kadar gula darah 235,91 dengan pemeriksaan GDS. Sedangkan hasil
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Tersedak (choking) merupakan salah satu penyebab kematian tercepat pada balita dan membutuhkan penanganan sesegera mungkin untuk menghindari cedera atauTersedak (choking) merupakan salah satu penyebab kematian tercepat pada balita dan membutuhkan penanganan sesegera mungkin untuk menghindari cedera atau
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Metode: Penelitian dilaksanakan di RSI Sunan Kudus menggunakan jenis rancangan dalam penelitian ini adalah Quasy-eksperimental dengan Desain penelitianMetode: Penelitian dilaksanakan di RSI Sunan Kudus menggunakan jenis rancangan dalam penelitian ini adalah Quasy-eksperimental dengan Desain penelitian
UNIBAUNIBA 4%) memiliki jumlah gigi susu yang sesuai dengan usia mereka. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif4%) memiliki jumlah gigi susu yang sesuai dengan usia mereka. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif
UNIBAUNIBA Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden (40Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden (40
UNNUUNNU Jumlah keseluruhan kasus diare pada semua kelompok umur adalah 8,6%, pada balita 12,3%, dan pada bayi 10,6% (Riskesdas, 2018). Untuk mengurangi jumlahJumlah keseluruhan kasus diare pada semua kelompok umur adalah 8,6%, pada balita 12,3%, dan pada bayi 10,6% (Riskesdas, 2018). Untuk mengurangi jumlah
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Responden pengabdian masyarakat sebagian besar berjenis kelamin perempuan (75%) yang memiliki hubungan sebagai anak dari penderita diabetes mellitus (DM).Responden pengabdian masyarakat sebagian besar berjenis kelamin perempuan (75%) yang memiliki hubungan sebagai anak dari penderita diabetes mellitus (DM).
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Pola konsumsi ikan pada balita di Kampong Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil diteliti dengan pendekatan deskriptif. Metode samplingPola konsumsi ikan pada balita di Kampong Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil diteliti dengan pendekatan deskriptif. Metode sampling
UBTUBT Salah satu penyebab kejadian tersebut diakibatkan oleh kekurangan zat nutrisi. Seorang ayah adalah sosok penting dan utama dalam menjalankan peran pencegahanSalah satu penyebab kejadian tersebut diakibatkan oleh kekurangan zat nutrisi. Seorang ayah adalah sosok penting dan utama dalam menjalankan peran pencegahan
UBTUBT Media promosi yang tepat sangat penting dalam pengembangan lokasi wisata, sehingga dibuatlah aplikasi Kampong Kute untuk menjangkau masyarakat lebih luas.Media promosi yang tepat sangat penting dalam pengembangan lokasi wisata, sehingga dibuatlah aplikasi Kampong Kute untuk menjangkau masyarakat lebih luas.
UBTUBT Aspek produksi pada Griya Shanum dilakukan berdasarkan teknologi yang digunakan, lokasi usaha dan proses produksi. Hasil pendampingan secara umum memberikanAspek produksi pada Griya Shanum dilakukan berdasarkan teknologi yang digunakan, lokasi usaha dan proses produksi. Hasil pendampingan secara umum memberikan