POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science

Pola konsumsi ikan pada balita di Kampong Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil diteliti dengan pendekatan deskriptif. Metode sampling acak menggunakan rumus Slovin menghasilkan 70 responden. Hasil menunjukkan bahwa 70,8 % balita diberi ikan karena kandungan gizi tinggi, 72,2 % mulai diberi ikan pada usia 1 tahun, serta 68,9 % porsi ikan per kali makan berupa setengah ekor. Hampir tidak ada balita yang rutin mengkonsumsi ikan, dan 81,1 % tidak mengkonsumsi ikan olahan. Jenis ikan laut yang paling sering dikonsumsi adalah dencis (54,1 %) dan ikan air tawar paling umum adalah nila (47,3 %).

Pola konsumsi ikan di Desa Tanah Bara masih perlu ditingkatkan karena ikan kaya protein dan lemak esensial, namun mayoritas balita tidak mengkonsumsi ikan secara rutin.Kebiasaan makan ikan sebaiknya diperkenalkan sejak usia dini, memperluas pengetahuan orang tua tentang jenis dan olahan ikan.Program kampanye dan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan dapat meningkatkan konsumsi dan memanfaatkan sumber ikan yang melimpah.

Pertama, dilakukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak peningkatan frekuensi konsumsi ikan terhadap status gizi dan perkembangan kognitif balita di Kampong Tanah Bara. Kedua, dirancang studi intervensi pendidikan kepada orang tua tentang variasi olahan ikan yang mudah disiapkan, dengan tujuan menambah diversifikasi pola makan balita. Ketiga, dilaksanakan survei kebiasaan pasar ikan lokal untuk mengidentifikasi kendala ekonomi dan logistik yang dapat mempengaruhi akses berkelanjutan kepada ikan segar bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Read online
File size178.12 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test