LP3MKILLP3MKIL

Linggau Jurnal Language Education and LiteratureLinggau Jurnal Language Education and Literature

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tuntas atau tidaknya hasil belajar melalui model pembelajaran Student teams achievement devision (STAD) terhadap kemampuan mengidentifikasi teks dongeng fantasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimental dengan desain eksperimen yang akan digunakan berbentuk desain One Group pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Lubuklinggau. Tahun pelajaran 2023/2024. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 SMP Negeri 7 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Pada teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis uji –t dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini setelah diterapkan model pembelajaran Student teams achievement devision (STAD) dapat menuntaskan hasil belajar siswa dalam materi mengidentifikasi teks dongeng fantasi pada siswa kelas VII.1 SMP Negeri 7 Lubuklinggau hal ini berdasarkan nilai rata-rata pretest sebesar 51,65% dan nilai postest sebesar 70,56%. Data tes yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji –t diperoleh thitung (23.322) > ttabel 44,98% untuk taraf signifikan 95% hal ini berarti ho ditolak dan ha diterima, dengan kata lain hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student teams achievement devision (STAD) secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan siswa mengidentifikasi teks dongeng fantasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Lubuklinggau.

Berdasarkan hasil penelitian dan juga pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mengidentifikasi teks dongeng fantasi kelas VII.1 SMP Negeri 7 Lubuklinggau setelah diterapkannya model pembelajaran Student teams Achievement Devision (STAD) dinyatakan tuntas secara signifikan.Setelah diberikan tes akhir diperoleh rata-rata nilai pembelajaran sebesar 70,56% dan presentase jumlah siswa yang tuntas yaitu 78% dengan demikian mengalami peningkatan sebesar 56%, serta hal ini dibuktikan dari hasil pengujian uji-t dengan menggunakan SPSS diperoleh nilai signifikan 23.322 dengan ttable (44,98) d/b=N-1(31)=31 pada taraf kepercayaan 95%.Artinya Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian hipotesis yang di ujikan dalam peneltian ini dapat diterima kebenarannya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman mengenai penerapan model pembelajaran STAD dalam meningkatkan kemampuan siswa. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model STAD dengan variasi tingkat kesulitan materi dongeng fantasi yang berbeda-beda, untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara tingkat kesulitan materi dengan hasil belajar siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi peran dinamika kelompok dalam model STAD, dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kohesi dan kolaborasi antar anggota kelompok, serta dampaknya terhadap pencapaian belajar siswa. Ketiga, penelitian dapat mengkaji implementasi model STAD pada siswa dengan gaya belajar yang beragam, untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih personal dan adaptif, sehingga dapat memaksimalkan potensi belajar setiap siswa.

Read online
File size692.25 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test