UNRAMUNRAM

Renjana Pendidikan DasarRenjana Pendidikan Dasar

Keterampilan menulis merupakan aspek penting dalam penguasaan bahasa bagi siswa Sekolah Dasar, terutama dalam penggunaan huruf kapital dan tanda baca sebagai penunjang kejelasan dan ketepatan kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas III-A SD Al Fatah 2 Ambon dalam penggunaan huruf kapital dan tanda baca melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa, sedangkan data dikumpulkan melalui tes tertulis berupa soal uraian dan isian, observasi langsung, wawancara dilakukan secara terstruktur kepada guru kelas dan beberapa siswa kelas III, dan dokumentasi berupa modul ajar, foto kegiatan pembelajaran, dan arsip hasil pekerjaan siswa. Model TTW diterapkan melalui tahapan berpikir secara individu (think), berdiskusi dalam kelompok (talk), dan menuliskan hasil pemahaman atau diskusi (write). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa pada setiap siklus. Pada siklus I tingkat ketuntasan mencapai 48%, meningkat menjadi 64% pada siklus II, dan meningkat secara signifikan menjadi 90% pada siklus III. Selain itu, terjadi peningkatan keaktifan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan penggunaan huruf kapital dan tanda baca serta mendorong keaktifan belajar siswa kelas III-A SD Al Fatah 2 Ambon.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan penggunaan huruf kapital dan tanda baca siswa kelas III-A SD Al Fatah 2 Ambon.Peningkatan ini terlihat dari kenaikan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus, serta meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.Model TTW membantu siswa memahami kesalahan penulisan, memperbaiki pemahaman melalui diskusi kelompok, dan melatih menuangkan hasil pemahaman ke dalam bentuk tulisan yang lebih tepat.

Berdasarkan hasil penelitian dan keterbatasan yang ditemukan, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan melibatkan jumlah siswa yang lebih besar dan durasi penelitian yang lebih panjang untuk memperkuat generalisasi hasil. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan aspek keterampilan menulis, tidak hanya fokus pada huruf kapital dan tanda baca, tetapi juga pada aspek lain seperti struktur kalimat dan pengembangan paragraf. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas model TTW dalam kombinasi dengan metode pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran daring, untuk menciptakan variasi pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan pembelajaran menulis yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern.

Read online
File size311.14 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test