UNRAMUNRAM
Renjana Pendidikan DasarRenjana Pendidikan DasarPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas empat sekolah dasar. Masalah yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya partisipasi siswa dalam proses belajar dan hasil belajar yang belum mencapai standar minimal penguasaan. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SD Negeri 1 Poka dengan menggunakan 1 siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus 1 telah menunjukan keberhasilan yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya keaktifan siswa dan tercapainya Sebagian besar indikator hasil belajar. Subjek yang berpartisipasi pada penelitian ini berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas, dokumentasi, dan catatan lapangan. Metode analisis kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk memperoleh gambaran perubahan yang terjadi selama tindakan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam kegiatan diskusi, permainan akademik, dan turnamen kelompok. Pada akhir tindakan, sebagian besar siswa telah mencapai penguasaan belajar dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas sesuai dengan indikator keberhasilan. Oleh karena itu, implikasi pada temuan ini menunjukan bahwa model TGT dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang memberikan manfaat praktis bagi guru dalam menciptakan suasana belajar yang aktif serta membantu siswa mencapai penguasaan materi secara optimal di sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Poka, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata pelajaran perubahan bentuk benda.Peningkatan hasil belajar terlihat dari pergeseran persentase ketuntasan belajar, di mana sebelum tindakan siswa mencapai hanya 27,78% standar kompetensi minimal (KKM), dan setelah tindakan meningkat menjadi 83,33%.Sementara itu, keaktifan belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan di semua aspek aktivitas, dengan rata-rata peningkatan sebesar 6,25% dari pra-siklus ke siklus I.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penerapan model TGT pada mata pelajaran lain atau tingkat kelas yang berbeda untuk memperluas pemahaman mengenai manfaatnya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi TGT, seperti gaya belajar siswa, karakteristik guru, dan dukungan lingkungan sekolah. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan variasi model TGT yang lebih inovatif dan adaptif, misalnya dengan mengintegrasikan teknologi digital atau pendekatan pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan mencapai hasil belajar yang lebih optimal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dan mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif dan berpusat pada siswa.
| File size | 323.35 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Peningkatan ini terlihat dari kenaikan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus, serta meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar dan keaktifanPeningkatan ini terlihat dari kenaikan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus, serta meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar dan keaktifan
UNRAMUNRAM Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan sumber data berupa 25 artikel yang relevan dengan peran guru dalam meningkatkan partisipasiMetode yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan sumber data berupa 25 artikel yang relevan dengan peran guru dalam meningkatkan partisipasi
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatanMetode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan
UNUHAUNUHA Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi role-play, dan sesi tanya jawab. Pendekatan psikologis difokuskan pada pengenalanMetode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi role-play, dan sesi tanya jawab. Pendekatan psikologis difokuskan pada pengenalan
UIRUIR Penelitian ini bersifat quasi eksperimen, dengan membuat perlakuan pada kelas eksperimen (kelas animasi) dengan membandingkan dengan kelompok kontrol.Penelitian ini bersifat quasi eksperimen, dengan membuat perlakuan pada kelas eksperimen (kelas animasi) dengan membandingkan dengan kelompok kontrol.
UNMUNM Populasi adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Pitumpanua tahun pelajaran 2013/2014. Kelas perlakuan adalah kelas XA diajar dengan Pendekatan CPS danPopulasi adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Pitumpanua tahun pelajaran 2013/2014. Kelas perlakuan adalah kelas XA diajar dengan Pendekatan CPS dan
UNMUNM Siswa yang aktif mengerjakan tugas pada siklus I 42,9% meningkat pada siklus II menjadi 90%. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan penerapanSiswa yang aktif mengerjakan tugas pada siklus I 42,9% meningkat pada siklus II menjadi 90%. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan penerapan
UNMUNM Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran biocompass termasuk kategori valid, praktisPenelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran biocompass termasuk kategori valid, praktis
Useful /
UNRAMUNRAM Namun demikian, perubahan tersebut juga berdampak pada melemahnya sikap disiplin, sopan santun, serta penghormatan terhadap otoritas guru dalam konteksNamun demikian, perubahan tersebut juga berdampak pada melemahnya sikap disiplin, sopan santun, serta penghormatan terhadap otoritas guru dalam konteks
POLIMEDIAPOLIMEDIA Media sosial, terutama TikTok, telah menjadi kekuatan signifikan dalam pemasaran digital, memberikan peluang yang sangat baik bagi merek seperti KelirskinMedia sosial, terutama TikTok, telah menjadi kekuatan signifikan dalam pemasaran digital, memberikan peluang yang sangat baik bagi merek seperti Kelirskin
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Mayoritas orang tua yang bekerja di Desa Selebung menerapkan pola asuh demokratis selama masa pandemi covid-19, yaitu dengan memberikan kebebasan kepadaMayoritas orang tua yang bekerja di Desa Selebung menerapkan pola asuh demokratis selama masa pandemi covid-19, yaitu dengan memberikan kebebasan kepada
UIRUIR Sampel air tersebut diperiksa kualitasnya yang didasarkan pada baku mutu Menteri Kesehatan dalam Peraturan Menteri Kesehatan No: 416/MEN. KES/PER/IX/1990.Sampel air tersebut diperiksa kualitasnya yang didasarkan pada baku mutu Menteri Kesehatan dalam Peraturan Menteri Kesehatan No: 416/MEN. KES/PER/IX/1990.