IAIN MADURAIAIN MADURA
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialAL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialSebagai provinsi khusus di Indonesia dengan yurisdiksi untuk menerapkan hukum Islam, Aceh telah memberlakukan Jinayat Qanun untuk mengatur tindakan kriminal. Namun, insiden kejahatan seksual di dunia maya tetap tidak diatur. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kebutuhan akan amandemen Jinayat Qanun, khususnya untuk kasus kejahatan seksual di dunia maya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian empiris yang dinilai melalui kerangka kerja legislatif menggunakan teori sistem. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur yang cermat dan wawancara mendalam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa prostitusi online telah muncul sebagai masalah global, mencerminkan efek negatif dari kemajuan kontemporer. Di Aceh, Jinayat Qanun yang diberlakukan saat ini dianggap memerlukan amandemen. Perubahan ini disesuaikan dengan kondisi sistem masyarakat yang berkembang. Menurut teori sistem, Jinayat Qanun secara substansial menangani masalah prostitusi online secara implisit. Namun, hambatan tetap ada dalam kerangka hukum dan konteks budaya. Struktur hukum dan dinamika budaya Indonesia, khususnya di Aceh, menimbulkan tantangan signifikan, yang menekankan kebutuhan akan kolaborasi di antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk penegak hukum, ulama, dan pemimpin masyarakat.
Aceh adalah wilayah dengan kapasitas formal untuk menerapkan hukum Islam, sebagaimana yang ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006, serta berbagai undang-undang dan Qanun lainnya.Undang-undang yang dikenal sebagai Qanun Nomor 6 Tahun 2014, yang berkaitan dengan Hukum Jinayat, merupakan kerangka regulasi hukum yang lebih luas karena mencakup berbagai kejahatan kriminal, termasuk khamar, maisir, khalwat, ikhtilath, liwath, zina, dan pelecehan seksual.Berbeda dengan Qanun sebelumnya, hanya ada tiga ketentuan.khamar (alkohol), maisir (judi), dan khalwat (berada dalam kesendirian dengan non-mahram).Dengan perkembangan masyarakat kontemporer, perselingkuhan telah berevolusi melalui penggunaan teknologi, yang sekarang disebut sebagai prostitusi online.Dalam konteks teori sistem, dapat dikatakan bahwa Jinayat Qanun mencakup prostitusi online dalam esensinya.namun, tantangan muncul dari kerangka hukum yang ada dan sikap budaya.Tantangan utama di Aceh berasal dari substansi hukum Jinayat Qanun untuk mengakomodasi bukti elektronik untuk memfasilitasi bukti Pekerja Seks Komersial.Selain itu, kolaborasi, konsistensi, dan ketegasan penegak hukum dari berbagai sektor, termasuk hakim, jaksa, polisi, ulama, dan pemimpin masyarakat, juga diperlukan dalam menegakkan Jinayat Qanun di Aceh.Oleh karena itu, upaya kerjasama antara institusi pemerintah dan masyarakat sangat signifikan untuk memberantas aktivitas kriminal ini secara efektif.Oleh karena itu, aspek bukti elektronik dalam Jinayat Qanun adalah agenda berikutnya yang perlu dipelajari.
Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, kesimpulan, dan latar belakang penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawab berbagai pemangku kepentingan, seperti penegak hukum, ulama, dan pemimpin masyarakat, dalam memberantas kejahatan seksual di dunia maya di Aceh. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kolaborasi dan koordinasi di antara mereka dapat ditingkatkan untuk menciptakan pendekatan yang lebih komprehensif dan efektif dalam menangani masalah ini.. . 2. Menganalisis dampak sosial dan budaya dari prostitusi online di Aceh. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana praktik ini mempengaruhi masyarakat Aceh, termasuk dampak pada perempuan dan anak-anak, serta bagaimana dinamika sosial dan budaya setempat dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan memberantas prostitusi online.. . 3. Meneliti dan mengembangkan strategi edukasi dan pencegahan yang efektif untuk melawan prostitusi online di Aceh. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan program pendidikan dan kampanye kesadaran publik yang ditujukan kepada berbagai kelompok, seperti remaja, orang tua, dan pemimpin masyarakat, untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya dan konsekuensi prostitusi online, serta mempromosikan perilaku yang bertanggung jawab di dunia maya.
- Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. protection women children perspective pluralism... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/22203Jurnal Samarah Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam protection women children perspective pluralism jurnal ar raniry ac index php samarah article view 22203
- Prostitusi Online Sebagai Kejahatan Kemanusiaan terhadap Anak: Telaah Hukum Islam dan Hukum Positif |... doi.org/10.15408/ajis.v16i2.4449Prostitusi Online Sebagai Kejahatan Kemanusiaan terhadap Anak Telaah Hukum Islam dan Hukum Positif doi 10 15408 ajis v16i2 4449
- Sistem Hukum Modern Lawrance M. Friedman: Budaya Hukum dan Perubahan Sosial Masyarakat dari Industrial... jurnal.ukdc.ac.id/index.php/SEV/article/view/358Sistem Hukum Modern Lawrance M Friedman Budaya Hukum dan Perubahan Sosial Masyarakat dari Industrial jurnal ukdc ac index php SEV article view 358
| File size | 559.73 KB |
| Pages | 29 |
| DMCA | Report |
Related /
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Meskipun penting, mahasiswa sering kali kesulitan untuk memperoleh kemampuan ini, terutama mereka yang baru saja belajar dasar-dasar penafsiran. TujuanMeskipun penting, mahasiswa sering kali kesulitan untuk memperoleh kemampuan ini, terutama mereka yang baru saja belajar dasar-dasar penafsiran. Tujuan
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Kerja sama antara warga dan pemerintah desa menjadi kunci untuk mencapai hasil pembangunan yang optimal dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.Kerja sama antara warga dan pemerintah desa menjadi kunci untuk mencapai hasil pembangunan yang optimal dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Taktik pengaruh yang dijalankan oleh Pemimpin harus lah efektif dan mampu menyesuaikan taktik dengan konteks sosial dan nilai etis. Taktik pengaruh dalamTaktik pengaruh yang dijalankan oleh Pemimpin harus lah efektif dan mampu menyesuaikan taktik dengan konteks sosial dan nilai etis. Taktik pengaruh dalam
SAINTISPUBSAINTISPUB penggunaan teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan blockchain dalam pembuatan produk dan layanan fintech syariah. serta penerapan prinsip ekonomipenggunaan teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan blockchain dalam pembuatan produk dan layanan fintech syariah. serta penerapan prinsip ekonomi
UNDIKSHAUNDIKSHA Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi eksperimen), populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelasRancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi eksperimen), populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas
PD PGMIPD PGMI Data penelitian diperoleh melalui observasi kelas, wawancara, dan dokumen portofolio dari bagian pemantauan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanData penelitian diperoleh melalui observasi kelas, wawancara, dan dokumen portofolio dari bagian pemantauan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
IAIN MADURAIAIN MADURA Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan empiris, menggunakan pendekatan statuta, studi kasus, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), danPenelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan empiris, menggunakan pendekatan statuta, studi kasus, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan
IAIN MADURAIAIN MADURA Jelas bahwa ajaran Wetu Telu sangat toleran terhadap budaya lokal, yang terbukti, antara lain, melalui upacara pernikaran mereka. Dari perspektif Urf,Jelas bahwa ajaran Wetu Telu sangat toleran terhadap budaya lokal, yang terbukti, antara lain, melalui upacara pernikaran mereka. Dari perspektif Urf,
Useful /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Dalam hal ini, ketepatan waktu pemberitahuan menjadi elemen kunci untuk menjaga struktur pasar tetap kompetitif dan mencegah praktik-praktik yang dapatDalam hal ini, ketepatan waktu pemberitahuan menjadi elemen kunci untuk menjaga struktur pasar tetap kompetitif dan mencegah praktik-praktik yang dapat
PD PGMIPD PGMI Rekomendasi tambahan meliputi peningkatan fasilitas dan infrastruktur sekolah, peningkatan dukungan pemerintah melalui pelatihan guru, peningkatan kolaborasiRekomendasi tambahan meliputi peningkatan fasilitas dan infrastruktur sekolah, peningkatan dukungan pemerintah melalui pelatihan guru, peningkatan kolaborasi
PD PGMIPD PGMI Temuan menunjukkan bahwa sejumlah siswa menunjukkan preferensi yang kuat terhadap pembelajaran berbasis proyek (35,43% sangat setuju, 48,82% setuju), pembelajaranTemuan menunjukkan bahwa sejumlah siswa menunjukkan preferensi yang kuat terhadap pembelajaran berbasis proyek (35,43% sangat setuju, 48,82% setuju), pembelajaran
PD PGMIPD PGMI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimental pre-tes post-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaranPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimental pre-tes post-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran