JURNALBKJURNALBK
EDUCATUM: Scientific Journal of EducationEDUCATUM: Scientific Journal of EducationPenelitian ini menggunakan sampel peserta yang diambil dari populasi sebanyak 31 peserta. Pengambilan sampel tidak dilakukan dengan random sampling tetapi dalam situasi pandemi sampel secara langsung ditunjuk sesuai kebutuhan. Sampel yang dibutuhkan sebanyak 31 peserta adalah peserta yang bekerja di Satuan Pendidikan Menengah Pertama. Berdasarkan hasil data kualitatif dalam bentuk kesimpulan dan saran yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa tujuan kurikuler pendidikan jasmani dan olahraga, pengalaman belajar siswa, struktur kurikulum, kepraktisan kurikulum, dan hasil implementasi kurikulum secara umum tidak memenuhi kelayakan evaluasi kurikulum mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan meskipun dengan catatan seperti kurikulum harus mengikuti perkembangan zaman dan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kurikulum harus dapat membantu guru dalam merencanakan pelajaran. Saran yang sangat konstruktif dalam bentuk kurikulum diharapkan dapat digunakan dan mudah digunakan dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Terdapat pengembangan dan perbaikan lebih lanjut untuk menyempurnakan kurikulum mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.
Aspek tujuan kurikuler pendidikan jasmani dan olahraga, pengalaman belajar siswa, organisasi kurikulum, kepraktisan kurikulum, dan hasil implementasi kurikulum secara umum tidak memenuhi kriteria kelayakan untuk hasil evaluasi kurikulum mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan bahkan dengan catatan seperti kurikulum harus mengikuti perkembangan zaman dan sesuai dengan kebutuhan.Selain itu, kurikulum harus dapat membantu guru dalam merencanakan pelajaran.Kurikulum mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan harus dikembangkan secara rinci mengacu pada tujuan pendidikan nasional dengan memprioritaskan aspek-aspek yang dapat digunakan dan mudah digunakan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi kurikulum pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMP, dengan fokus pada peran guru dan ketersediaan sumber daya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran inovatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital, dengan memanfaatkan teknologi dan pendekatan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Ketiga, penting untuk melakukan penelitian evaluatif secara berkala terhadap kurikulum yang ada, untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, diharapkan kurikulum pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
| File size | 361.19 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PIPI Program pembinaan sesuai kebutuhan, kejelasan informasi jadwal, program pembinaan terususun sistematis, kompetensi fasilitator, kemampuan komunikasi yangProgram pembinaan sesuai kebutuhan, kejelasan informasi jadwal, program pembinaan terususun sistematis, kompetensi fasilitator, kemampuan komunikasi yang
AFEKSIAFEKSI Faktor seperti keteladanan dosen, aturan kampus, pembiasaan komunikasi Islami, dan kesadaran pribadi berperan penting dalam membentuk budaya kesantunan.Faktor seperti keteladanan dosen, aturan kampus, pembiasaan komunikasi Islami, dan kesadaran pribadi berperan penting dalam membentuk budaya kesantunan.
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan permainan tradisional lompat karung berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pesertaPenelitian ini menyimpulkan bahwa latihan permainan tradisional lompat karung berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Hasil studi ini menyimpulkan bahwa sangat penting bagi program pembinaan bola voli tingkat pelajar untuk menyediakan kegiatan yang ditargetkan untuk keduaHasil studi ini menyimpulkan bahwa sangat penting bagi program pembinaan bola voli tingkat pelajar untuk menyediakan kegiatan yang ditargetkan untuk kedua
UNIKSUNIKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika dalam pembelajaran, baik berupa kondisi, sarana dan prasarana, media, lingkungan, dan lainnya perlu dipertimbangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa problematika dalam pembelajaran, baik berupa kondisi, sarana dan prasarana, media, lingkungan, dan lainnya perlu dipertimbangkan
IAIN MADURAIAIN MADURA Asnaf dari daerah perkotaan seperti Surabaya tentu memiliki karakteristik dan pengalaman yang berbeda dari mereka yang berasal dari daerah pedesaan.orang-orangAsnaf dari daerah perkotaan seperti Surabaya tentu memiliki karakteristik dan pengalaman yang berbeda dari mereka yang berasal dari daerah pedesaan.orang-orang
IPTSIPTS Metode penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus, masing‑masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. HasilMetode penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus, masing‑masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil
UNPAMUNPAM Penggunaan Google Classroom dalam kegiatan belajar mengajar bahasa Inggris secara daring di SMP Muhammadiyah Serpong memperoleh hasil yang cukup efektif.Penggunaan Google Classroom dalam kegiatan belajar mengajar bahasa Inggris secara daring di SMP Muhammadiyah Serpong memperoleh hasil yang cukup efektif.
Useful /
AFEKSIAFEKSI Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian pengembangan instrumen berpikir komputasional berbasis elektronik mengalami peningkatan signifikan sejak tahunHasil kajian menunjukkan bahwa penelitian pengembangan instrumen berpikir komputasional berbasis elektronik mengalami peningkatan signifikan sejak tahun
AFEKSIAFEKSI Ketidaksesuaian antara sistem baru dan kebiasaan pencarian alfabetis menyebabkan sublema sering sulit ditemukan, terutama ketika turunan kata terpisahKetidaksesuaian antara sistem baru dan kebiasaan pencarian alfabetis menyebabkan sublema sering sulit ditemukan, terutama ketika turunan kata terpisah
IPTSIPTS 200402 Sabungan Jae. Hasil belajar siswa meningkat melalui model pembelajaran Jigsaw di kelas IV SD Negeri No. 200402 Sabungan Jae, terbukti pada siklus200402 Sabungan Jae. Hasil belajar siswa meningkat melalui model pembelajaran Jigsaw di kelas IV SD Negeri No. 200402 Sabungan Jae, terbukti pada siklus
IPTSIPTS Pada pra-siklus, siswa cenderung tidak berani bertanya dan kurang aktif dalam pembelajaran. Setelah diberi tindakan pada siklus I dengan menggunakan modelPada pra-siklus, siswa cenderung tidak berani bertanya dan kurang aktif dalam pembelajaran. Setelah diberi tindakan pada siklus I dengan menggunakan model