IAIN MADURAIAIN MADURA
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialAL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialPenelitian ini menyelidiki fenomena gangguan makan, khususnya anoreksia dan bulimia, dari perspektif hukum Islam dengan dua tujuan utama: meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan pengalaman gangguan makan di kalangan Muslim; dan memperoleh interpretasi hukum Islam tentang gangguan makan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan enam informan kunci yang terdiri dari satu pasien anoreksia nervosa, satu pasien bulimia nervosa, dan empat pasien makan berlebihan. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran gangguan makan di kalangan Muslim masih terbatas, dengan banyak individu dan keluarga yang tidak sepenuhnya memahami sifat medis dan psikologis kondisi tersebut. Dari perspektif hukum Islam, gangguan makan dipahami sebagai kondisi yang memerlukan perhatian serius, sesuai dengan prinsip maqāṣid syarīah yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Namun, masih terdapat kekurangan dalam bimbingan hukum Islam yang spesifik terkait gangguan makan. Peran keluarga dan pemimpin agama sangat penting dalam memberikan dukungan, tetapi masih perlu ditingkatkan untuk mengurangi stigma dan memfasilitasi pengobatan. Kesimpulan penelitian ini adalah gangguan makan memerlukan pendekatan holistik, menggabungkan bantuan profesional, dukungan keluarga, dan pendekatan berbasis iman untuk meningkatkan kesejahteraan pasien. Penelitian ini membuka peluang untuk studi lebih lanjut yang melibatkan perspektif lintas disiplin dan berfokus pada pengembangan pedoman Islam terkait gangguan makan.
Penelitian ini menemukan bahwa kesadaran gangguan makan di kalangan Muslim masih terbatas, dengan banyak individu dan keluarga yang tidak sepenuhnya memahami sifat medis dan psikologis kondisi tersebut.Stigma sosial dan kesalahpahaman tentang gangguan makan sering kali mencegah individu mencari bantuan profesional.Dari perspektif hukum Islam, gangguan makan dipahami sebagai kondisi yang memerlukan perhatian serius, sesuai dengan prinsip maqāṣid syarīah yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.Namun, masih terdapat kekurangan dalam bimbingan hukum Islam yang spesifik terkait gangguan makan.Peran keluarga dan pemimpin agama sangat penting dalam memberikan dukungan, tetapi masih perlu ditingkatkan untuk mengurangi stigma dan memfasilitasi pengobatan.Kesimpulan penelitian ini adalah gangguan makan memerlukan pendekatan holistik, menggabungkan bantuan profesional, dukungan keluarga, dan pendekatan berbasis iman untuk meningkatkan kesejahteraan pasien.Penelitian ini membuka peluang untuk studi lebih lanjut yang melibatkan perspektif lintas disiplin dan berfokus pada pengembangan pedoman Islam terkait gangguan makan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang gangguan makan di berbagai komunitas Muslim dengan latar belakang budaya dan geografis yang berbeda. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perspektif dan praktik budaya lokal mempengaruhi pemahaman dan penanganan gangguan makan di kalangan Muslim. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program pendidikan berbasis Islam yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan mengurangi stigma terkait gangguan makan di kalangan Muslim. Penelitian ini juga dapat menyelidiki peran pemimpin agama dan komunitas dalam mendukung individu yang mengalami gangguan makan, serta bagaimana mereka dapat bekerja sama dengan profesional kesehatan untuk memberikan perawatan yang komprehensif dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
- Welas Asih Diri dan Gejala Gangguan Makan: Infleksibilitas Psikologis sebagai Mediator | Psyche 165 Journal.... doi.org/10.35134/jpsy165.v16i4.287Welas Asih Diri dan Gejala Gangguan Makan Infleksibilitas Psikologis sebagai Mediator Psyche 165 Journal doi 10 35134 jpsy165 v16i4 287
- Fasting during ramadan: A religious factor as a possible trigger or exacerbator for eating disorders... doi.org/10.1002/eat.22255Fasting during ramadan A religious factor as a possible trigger or exacerbator for eating disorders doi 10 1002 eat 22255
- Medical Complications of Anorexia Nervosa and Bulimia - The American Journal of Medicine. medical anorexia... amjmed.com/retrieve/pii/S0002934315005823Medical Complications of Anorexia Nervosa and Bulimia The American Journal of Medicine medical anorexia amjmed retrieve pii S0002934315005823
| File size | 448.19 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Berdasarkan analisis putusan tersebut, korban S tidak sepenuhnya dapat dipandang sebagai korban pasif karena memiliki keterlibatan aktif dalam memicu terjadinyaBerdasarkan analisis putusan tersebut, korban S tidak sepenuhnya dapat dipandang sebagai korban pasif karena memiliki keterlibatan aktif dalam memicu terjadinya
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Theoretically, Al-Shatibis approach makes an important contribution to strengthening the methodological legitimacy of maqashid in the study of ushul fiqhTheoretically, Al-Shatibis approach makes an important contribution to strengthening the methodological legitimacy of maqashid in the study of ushul fiqh
UIN SGDUIN SGD Studi ini juga memperkaya diskursus hukum adat dengan menekankan pentingnya epistemologi lokal dan pemerintahan partisipatif dalam proses pengakuan, sertaStudi ini juga memperkaya diskursus hukum adat dengan menekankan pentingnya epistemologi lokal dan pemerintahan partisipatif dalam proses pengakuan, serta
UIN SGDUIN SGD Berdasarkan hal di atas, arah utama untuk memperbaiki ketentuan Kode Prosedur Sipil Republik Kazakhstan dalam menyelesaikan konflik ini telah diuraikanBerdasarkan hal di atas, arah utama untuk memperbaiki ketentuan Kode Prosedur Sipil Republik Kazakhstan dalam menyelesaikan konflik ini telah diuraikan
UIN SGDUIN SGD Kajian-kajian sebelumnya cenderung berfokus pada aspek administratif dan prosedural, dengan sedikit perhatian terhadap keadilan normatif, konsistensi hukum,Kajian-kajian sebelumnya cenderung berfokus pada aspek administratif dan prosedural, dengan sedikit perhatian terhadap keadilan normatif, konsistensi hukum,
UIN SGDUIN SGD Penggunaan Big Data dalam investigasi kriminal berpotensi secara fundamental mengubah cara lembaga penegak hukum beroperasi, memberikan petugas sumberPenggunaan Big Data dalam investigasi kriminal berpotensi secara fundamental mengubah cara lembaga penegak hukum beroperasi, memberikan petugas sumber
IAIN PALANGKARAYAIAIN PALANGKARAYA Legal protection for architectural works in Islamic law is the same as legal protection for copyright, which has economic and moral rights and IslamicLegal protection for architectural works in Islamic law is the same as legal protection for copyright, which has economic and moral rights and Islamic
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Hukum mengenai zina dapat ditetapkan jika memenuhi empat kriteria utama. perbuatan seksual di luar nikah yang sah dan disengaja, pelaku adalah mukallafHukum mengenai zina dapat ditetapkan jika memenuhi empat kriteria utama. perbuatan seksual di luar nikah yang sah dan disengaja, pelaku adalah mukallaf
Useful /
SANIYASANIYA Siswa mempersiapkan materi, berlatih isyarat nonverbal (misalnya, bahasa tubuh, intonasi), dan menyampaikan pidato terstruktur (pembukaan, isi, penutup).Siswa mempersiapkan materi, berlatih isyarat nonverbal (misalnya, bahasa tubuh, intonasi), dan menyampaikan pidato terstruktur (pembukaan, isi, penutup).
ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH Penelitian ini menekankan pentingnya membangun strategi kompetitif berkelanjutan di Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui modal manusia yangPenelitian ini menekankan pentingnya membangun strategi kompetitif berkelanjutan di Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui modal manusia yang
UNIVEDUNIVED Kondisi dunia yang senantiasa berubah menuntut agar organisasi publik dapat bertahan, dimana budaya inovasi dapat dijadikan dasar dalam menghadapi persainganKondisi dunia yang senantiasa berubah menuntut agar organisasi publik dapat bertahan, dimana budaya inovasi dapat dijadikan dasar dalam menghadapi persaingan
PPICURUGPPICURUG Harmonik tegangan yang paling signifikan terdeteksi pada orde ke-5 yaitu 5 x 50 Hz = 250 Hz dengan rata-rata persentase tegangan harmonik pada frekuensiHarmonik tegangan yang paling signifikan terdeteksi pada orde ke-5 yaitu 5 x 50 Hz = 250 Hz dengan rata-rata persentase tegangan harmonik pada frekuensi