PPICURUGPPICURUG

Aviation Science and Technology JournalAviation Science and Technology Journal

Harmonik merupakan suatu fenomena yang timbul akibat adanya penggunaan beban non linear pada sistem tenaga listrik. Masalah harmonik dalam sistem tenaga listrik semakin kompleks dengan bertambahnya penggunaan peralatan non linear (misal : lampu LED). Pada Penelitian ini dilakukan pengukuran harmonik dengan menggunakan alat ukur Power Analyzer. Pengukuran diambil untuk beban Taxiway Light pada Runway Selatan di bandara Soekarno Hatta yang menggunakan lampu LED. Hasil pengukuran menunjukkan masih terlihat arus harmonik yang masih tinggi, melebihi nilai standar rasio hubung singkat instalasi listrik sebesar 15%. Harmonik arus yang terbesar terdeteksi pada orde ke-3 dengan frekuensi 150 Hz (3 x 50 Hz). Persentase arus harmonik pada orde ke-3 mencapai 108.02%, sedangkan untuk harmonik tegangan memiliki karakteristik spektrum yang hampir sama dan terjadi pada orde ganjil. Harmonik tegangan yang paling signifikan terdeteksi pada orde ke-5 yaitu 5 x 50 Hz = 250 Hz dengan rata-rata persentase tegangan harmonik pada frekuensi ini sebesar 1.54%.

Penggunaan lampu LED pada beban taxiway light masih menunjukkan arus harmonik yang tinggi, melebihi standar rasio hubung singkat instalasi listrik sebesar 15%.Harmonik arus terbesar terdeteksi pada orde ke-3 dengan frekuensi 150 Hz dan persentase mencapai 108,02%.Harmonik tegangan paling signifikan terjadi pada orde ke-5 (250 Hz) dengan rata-rata persentase sebesar 1,54%.

Pertama, perlu diteliti efektivitas filter pasif tertala tunggal dalam mereduksi harmonik arus orde ke-3 pada sistem pencahayaan taxiway berbasis LED di bandara, karena orde harmonik ini sangat dominan dan berdampak besar terhadap kualitas daya. Kedua, perlu dikaji pengaruh penggunaan multiple LED lighting systems secara simultan terhadap akumulasi distorsi harmonik dan penurunan faktor daya, untuk memahami batas aman jumlah lampu dalam satu jaringan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian perbandingan karakteristik harmonik antara berbagai merek atau tipe lampu LED yang digunakan di bandara, guna mengidentifikasi spesifikasi teknis yang paling sesuai dengan standar kualitas daya sistem tenaga listrik penerbangan.

  1. Karakteristik Harmonisa Pada Sistem Daya Listrik Air Handling Unit (AHU) Industri Farmasi | Jurnal Teknik... jurnal.polban.ac.id/energi/article/view/2311Karakteristik Harmonisa Pada Sistem Daya Listrik Air Handling Unit AHU Industri Farmasi Jurnal Teknik jurnal polban ac energi article view 2311
  2. Login. https dispendik situbondokab go vta kemenhub assets skip main content navigation menu site footer... ojs.unud.ac.id/index.php/JTE/article/view/22113Login https dispendik situbondokab go vta kemenhub assets skip main content navigation menu site footer ojs unud ac index php JTE article view 22113
  3. Analysis of Increasing Electrical Power Efficiency of Runway Edge Light at Minangkabau Airport With LED... doi.org/10.46509/ajtk.v5i2.230Analysis of Increasing Electrical Power Efficiency of Runway Edge Light at Minangkabau Airport With LED doi 10 46509 ajtk v5i2 230
  4. Analisis Harmonik Beban Lampu LED Taxiway Light | Aviation Science and Technology Journal. https unlar... journal.ppicurug.ac.id/index.php/astj/article/view/967Analisis Harmonik Beban Lampu LED Taxiway Light Aviation Science and Technology Journal https unlar journal ppicurug ac index php astj article view 967
Read online
File size575.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test