POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR

Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan ( JENTIK )Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan ( JENTIK )

Gardu Distribusi merupakan salah satu asset penting yang dikelola Perusahaan Listrik Negara (PLN) terutama transformator distribusi guna menyalurkan tenaga listrik ke konsumen. Gardu Distribusi MOADK006 terletak di Desa Wakarleli, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku dengan kapasitas transformator 100 kVA yang disuplai oleh Penyulang Dalam Kota sistem kelistrikan PLN Moa. Transformator tersebut mengalami kondisi beban melebihi 80% dari kapasitasnya. Untuk mengatasi masalah pembebanan berlebih pada gardu distribusi MOADK006, yang mencapai 93,72% dari kapasitas 100 kVA telah melebihi standar yang ditetapkan oleh SK ED PLN No.0017.E/DIR/2014. Sebagai solusi, dilakukan penambahan transformator sisipan dengan kapasitas 100 kVA. Setelah penambahan transformator sisipan, beban gardu distribusi MOADK006 berkurang menjadi 45,02%, sementara transformator sisipan menanggung beban sebesar 48,81%. Dengan distribusi beban ini, kedua gardu distribusi berada dalam kondisi pembebanan yang baik, yaitu kurang dari 60%, sesuai dengan pedoman SK ED PLN No.0017.E/DIR/2014. Diperkirakan gardu distribusi MOADK006 dapat bertahan hingga 8 tahun kedepan. Pengukuran tegangan pada ujung jaringan sesudah dilakukan penambahan transformator sisipan juga mengalami perbaikan, dimana hasil nilai jatuh tengangan (Drop Voltage) pada ujung jaringan sebelum dan sesudah penambahan transformator sisipan sebesar 8,88% menjadi 2,70% untuk fasa R, 7,59% menjadi 3,16% untuk fasa S, dan 7,55% menjadi 2,25% untuk fasa T. Dengan demikian, penambahan transformator sisipan terbukti efektif dalam mengurangi beban pada gardu distribusi MOADK006 dan memperbaiki nilai tegangan pada ujung jaringan, sehingga memenuhi standar operasional yang berlaku.

Berdasarkan analisis pembebanan transformator gardu distribusi MOADK006 kapasitas 100 kVA, Penyulang Dalam Kota ULP Moa.Didapatkan pembebanan tertinggi saat WBP pukul 20.00 WIT dengan pembebanan 93,72 kVA dan persentase pembebanan 93,72%.Setelah dilakukan penambahan transformator sisipan, didapatkan pembebanan tertinggi saat WBP pukul 20.00 WIT dengan pembebanan 45,02 kVA dan persentase pembebanan 45,02%.Kondisi beban lebih pada gardu distribusi telah teratasi dalam standar baik (dibawah <60%), sesuai dengan Surat Edaran Direksi PT.Penambahan transformator sisipan diharapkan mampu menjaga keandalan dan kontinuitas penyaluran energi listrik pada PT.PLN (Persero) ULP Moa dan Gardu distribusi MOADK006 diperkirakan dapat menopang pertumbuhan beban hingga tahun 2032.

Berdasarkan analisis pertumbuhan beban yang diprediksi hingga tahun 2032, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai potensi penambahan transformator sisipan pada gardu distribusi MOADK006 untuk mengantisipasi peningkatan permintaan energi listrik di wilayah ULP Moa. Selain itu, penelitian mengenai implementasi sistem manajemen beban yang cerdas (smart load management) dapat dilakukan untuk mengoptimalkan distribusi beban antar fasa dan mengurangi ketidakseimbangan beban pada transformator. Terakhir, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas penggunaan teknologi energi terbarukan, seperti panel surya, untuk mengurangi beban pada jaringan distribusi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik.

  1. Optimasi Penambahan Transformator Sisipan Terhadap Keandalan Jaringan di Gardu Distribusi | Jurnal Elektronika... e-journal.poltek-kampar.ac.id/index.php/JENTIK/article/view/949Optimasi Penambahan Transformator Sisipan Terhadap Keandalan Jaringan di Gardu Distribusi Jurnal Elektronika e journal poltek kampar ac index php JENTIK article view 949
  2. Analisis Rencana Pemasangan Transformator Sisipan Untuk Mengatasi Overload dan Drop Voltage pada Penyulang... doi.org/10.33795/elposys.v9i3.646Analisis Rencana Pemasangan Transformator Sisipan Untuk Mengatasi Overload dan Drop Voltage pada Penyulang doi 10 33795 elposys v9i3 646
Read online
File size1.21 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test