UKIUKI
Journal of Renewable Energy, Electrical Engineering, and Artificial Intelligence (JREEEAI)Journal of Renewable Energy, Electrical Engineering, and Artificial Intelligence (JREEEAI)Pulau Sebira merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kelurahan Pulau Harapan dengan luas 8,83 Ha dan dihuni penduduk ± 662 jiwa dari 180 KK. Jarak Pulau dari Daratan Jakarta Sebira ± 119 km dan terpencil dari gugusan Kepulauan Seribu sehingga belum ada pasokan sumber listrik dari PLN. Elektrifikasi Pulau Sebira pada malam hari bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan pada siang hari dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Integrasi antara kedua Pembangkit listrik masih secara manual dan dibawah kendali institusi yang berbeda. Pada penelitian ini dilakukan analisis performansi PLTS untuk elektrifikasi Pulau Sebira dengan cara membandingkan Performance Ratio (PR) secara riil dengan hasil simulasi menggunakan software PVsyst Versi 7.2.4. Diperoleh PR riil lebih kecil dari PR hasil simulasi.
Performance Ratio PLTS Pulau Sebira menunjukkan performa yang cukup baik dengan selisih 13,7 persen lebih rendah dari hasil simulasi.Daya pembangkitan PLTS dapat memasok kebutuhan listrik pulau lebih dari 12 jam jika manajemen energi dioptimalkan.Optimalisasi operasional melibatkan integrasi with PLTD menjadi sistem hybrid untuk mengurangi emisi dan biaya bahan bakar.
Sebuah ide penelitian lanjutan penting adalah mengeksplorasi bagaimana integrasi penuh antara PLTS dan PLTD dapat dioptimalkan untuk memperpanjang jam pasokan listrik tanpa bergantung pada bahan bakar diesel, misalnya dengan mengembangkan sistem otomatis yang menyesuaikan daya berdasarkan kondisi cuaca real-time. Penelitian lain bisa fokusus pada evaluasi dampak jangka panjang penggunaan baterai penyimpanan energi dalam PLTS Sebira, termasuk studi tentang umur pakai baterai dan efisiensi pengisian di lingkungan pulau terpencil yang rentan terhadap cuaca ekstrem seperti hujan dan angin kencang. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mencoba arah studi tentang pemanfaatan data dari sensor cuaca lokal untuk meningkatkan akurasi simulasi performansi PLTS, sehingga bisa merancang model prediksi yang lebih tepat untuk menghindari pemborosan energi pada saat awan tebal atau cuaca buruk.
| File size | 283.75 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Saat ini, sebagian besar penerapan, yaitu 62% dari pangsa pasar, berada di sektor transportasi; namun, tantangan signifikan tetap ada dalam stabilitasSaat ini, sebagian besar penerapan, yaitu 62% dari pangsa pasar, berada di sektor transportasi; namun, tantangan signifikan tetap ada dalam stabilitas
UNIMALUNIMAL Dengan demikian, melalui penelitian ini, penambahan generator baru dapat menjadi sumber alternatif pasokan listrik sehingga permintaan energi listrik dapatDengan demikian, melalui penelitian ini, penambahan generator baru dapat menjadi sumber alternatif pasokan listrik sehingga permintaan energi listrik dapat
UNIMALUNIMAL Penggunaan sumber energi terbarukan memberikan sejumlah keunggulan yang tak terbantahkan: penciptaan lapangan kerja baru di perusahaan; mengurangi polusiPenggunaan sumber energi terbarukan memberikan sejumlah keunggulan yang tak terbantahkan: penciptaan lapangan kerja baru di perusahaan; mengurangi polusi
UNIMALUNIMAL Kapasitas circuit breaker yang direkomendasikan untuk melindungi sistem kelistrikan penyulang LG-02 Darussalam adalah 2,285 kA dengan pengaturan overcurrentKapasitas circuit breaker yang direkomendasikan untuk melindungi sistem kelistrikan penyulang LG-02 Darussalam adalah 2,285 kA dengan pengaturan overcurrent
UNIMALUNIMAL Peningkatan permintaan energi yang tidak terencana telah mengakibatkan kemacetan jaringan, peningkatan kerugian daya, dan profil tegangan yang buruk. UntukPeningkatan permintaan energi yang tidak terencana telah mengakibatkan kemacetan jaringan, peningkatan kerugian daya, dan profil tegangan yang buruk. Untuk
UMBUMB Hasil simulasi dan analisis menyediakan karakteristik sistem penyerapan radiasi surya, karakteristik PV terhadap regulator, dan karakteristik pengisianHasil simulasi dan analisis menyediakan karakteristik sistem penyerapan radiasi surya, karakteristik PV terhadap regulator, dan karakteristik pengisian
IAESCOREIAESCORE Tujuan paper ini adalah mengusulkan pendekatan analisis sistem berbasis metode OOPP (Objective Oriented Project Planning) untuk sistem energi terbarukanTujuan paper ini adalah mengusulkan pendekatan analisis sistem berbasis metode OOPP (Objective Oriented Project Planning) untuk sistem energi terbarukan
IAESCOREIAESCORE Penelitian ini membahas simulasi sistem pembangkitan tenaga hibrida Solar-Photovoltaic dan Angin yang dilengkapi dengan Superconducting Magnetic EnergyPenelitian ini membahas simulasi sistem pembangkitan tenaga hibrida Solar-Photovoltaic dan Angin yang dilengkapi dengan Superconducting Magnetic Energy
Useful /
UIN MATARAMUIN MATARAM Hasil penelitian yang diperoleh dilapangan bahwa eksistensi kepercayaan wetu telu memiliki implikasi positif terhadap pelestarian lingkunagn alam denganHasil penelitian yang diperoleh dilapangan bahwa eksistensi kepercayaan wetu telu memiliki implikasi positif terhadap pelestarian lingkunagn alam dengan
UNIMALUNIMAL Penelitian ini dilakukan dengan mengukur nilai intensitas cahaya di setiap ruangan serta memperbaiki sistem penerangan yang dianalisis berdasarkan bentukPenelitian ini dilakukan dengan mengukur nilai intensitas cahaya di setiap ruangan serta memperbaiki sistem penerangan yang dianalisis berdasarkan bentuk
UNIMALUNIMAL Kasus yang diambil adalah PLTU Pangkalan Susu yang mengoperasikan dua unit pembangkit. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Equal IncrementalKasus yang diambil adalah PLTU Pangkalan Susu yang mengoperasikan dua unit pembangkit. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Equal Incremental
UNILAUNILA Lignin merupakan biopolimer paling melimpah kedua secara alami di dinding sel senyawa lignoselulosa (15-35%) setelah selulosa. Lignin dapat dihasilkanLignin merupakan biopolimer paling melimpah kedua secara alami di dinding sel senyawa lignoselulosa (15-35%) setelah selulosa. Lignin dapat dihasilkan