UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Kondisi dunia yang senantiasa berubah menuntut agar organisasi publik dapat bertahan, dimana budaya inovasi dapat dijadikan dasar dalam menghadapi persaingan global. Pendekatan tata kelola yang agile dalam organisasi publik diperlukan untuk menghadapi situasi ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempengaruhi faktor-faktor yang mempengaruhi budaya inovasi dalam rangka membangun organisasi publik yang agile. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan jurnal penelitian yang berhubungan dengan budaya inovasi dalam organisasi publik. Hasil penelitian terdapat 3 faktor yang mempengaruhi budaya inovasi yaitu: pertama adalah komitmen pimpinan dalam rangka mendorong perubahan, Kedua adalah struktur organisasi yang fleksibel dapat mendukung budaya inovasi dan kreativitas personil. Ketiga adalah pendekatan/strategi yang digunakan untuk mendukung terciptanya budaya inovasi dalam organisasi publik. Organisasi publik yang agile memungkinkan organisasi publik cepat menyesuaikan diri dan memastikan pelayanan publik lebih baik dimana budaya inovasi menjadi landasan untuk mencapai tujuan ini.

Inovasi adalah proses dan hasil dari pengembangan dan pemanfaatan produk atau sumber daya yang sudah ada sebelumnya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.Inovasi di sektor publik bisa berkembang dan memperoleh tempat yang sangat baik pada masa berkembangnya paradigma NPM.Organisasi publik yang agile memungkinkan organisasi publik cepat menyesuaikan diri dan memastikan pelayanan publik lebih baik dimana budaya inovasi menjadi landasan untuk mencapai tujuan ini.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai bagaimana komitmen pimpinan dapat secara efektif diterjemahkan ke dalam kebijakan dan praktik yang mendukung budaya inovasi di berbagai tingkatan organisasi publik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model struktur organisasi yang lebih fleksibel dan adaptif, yang mampu merespons perubahan lingkungan dengan cepat dan efektif, serta mendorong kolaborasi antar unit kerja. Ketiga, penting untuk mengkaji lebih lanjut strategi dan pendekatan yang paling efektif dalam memfasilitasi terciptanya budaya inovasi, termasuk pengembangan sistem insentif yang memadai, pelatihan yang relevan, dan platform kolaborasi yang mendukung pertukaran ide dan pengetahuan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya membangun organisasi publik yang lebih inovatif, agile, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk memperkuat budaya inovasi dan meningkatkan efisiensi proses inovasi di sektor publik, serta bagaimana mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin timbul dalam implementasi inovasi.

  1. Inovasi Pelayanan pada Organisasi Publik | Saputro | Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja... jwk.lan.go.id/index.php/jwk/article/view/823Inovasi Pelayanan pada Organisasi Publik Saputro Jurnal Wacana Kinerja Kajian Praktis Akademis Kinerja jwk lan go index php jwk article view 823
  2. TRANSFORMASI MANAJEMEN PEMERINTAHAN DI KABUPATEN SUKABUMI | Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja. transformasi... doi.org/10.33701/jiwbp.v9i1.337TRANSFORMASI MANAJEMEN PEMERINTAHAN DI KABUPATEN SUKABUMI Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja transformasi doi 10 33701 jiwbp v9i1 337
  3. The Impact of Culture on Innovation: the moderating role of Human Capital | Jan | International Journal... macrothink.org/journal/index.php/ijafr/article/view/6871The Impact of Culture on Innovation the moderating role of Human Capital Jan International Journal macrothink journal index php ijafr article view 6871
Read online
File size365.91 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test