UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komodifikasi yang dilakukan dalam konten anak melalui perspektif ekonomi politik media. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis semiotika dari John Fiske yang membagi level analisis dalam 3 tingkatan yakni realitas, representasi dan ideologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tayangan bermuatan anak menjadi komoditi yang menarik. Keluguan, kemurnian, dan spontanitas yang dilakukan anak-anak sangat mencuri perhatian khalayak. Membuat tayangan bermuatan isu parenting yang sangat sensitif di Indonesia merupakan bentuk komodifikasi konten. Menjadikan anak sebagai objek dalam tayangan merupakan bagian dari komodifikasi pekerja. Khalayak pun turut bekerja untuk menyumbang dengan memberikan view dan likes yang selanjutnya dijual oleh konten kreator ke pengiklan untuk mendapatkan produk endorse yang selanjutnya kembali lagi akan menggunakan si anak sebagai endorser. Pada akhirnya konten bermuatan anak-anak pun tidak ada bedanya dengan konten lainnya yang berorientasi pada profit materil semata.

Tayangan bermuatan anak menjadi komoditi yang menarik.Keluguan, kemurnian, dan spontanitas yang dilakukan anak-anak sangat mencuri perhatian khalayak.Menyadari hal tersebut, banyak konten kreator di Indonesia menjadikan anak-anak sebagai objek yang dimunculkan dalam konten yang mereka bagikan.Semakin privat kegiatan tersebut semakin mengundang keingintahuan khalayak.Komodifikasi hadir untuk menjelaskan bagaimana pemodal (konten kreator) mengolah tayangannya untuk menghasilkan keuntungan materil.Membuat tayangan bermuatan isu parenting yang sangat sensitif di Indonesia merupakan bentuk komodifikasi konten.Menjadikan anak sebagai objek dalam tayangan merupakan bagian dari komodifikasi pekerja.Khalayak pun turut bekerja untuk menyumbang dengan memberikan view dan likes yang selanjutnya dijual oleh konten kreator ke pengiklan untuk mendapatkan produk endorse yang selanjutnya kembali lagi akan menggunakan si anak sebagai endorser.Pada akhirnya konten bermuatan anak-anak pun tidak ada bedanya dengan konten lainnya yang berorientasi pada profit materil semata.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak psikologis dari komodifikasi konten anak terhadap perkembangan emosional dan sosial anak-anak. Hal ini penting untuk memahami bagaimana paparan terhadap konten yang berorientasi pada komersial dapat memengaruhi identitas diri, harga diri, dan interaksi sosial anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran regulasi dan pengawasan dalam melindungi anak-anak dari eksploitasi dalam industri konten digital. Perlu adanya kajian mendalam mengenai efektivitas regulasi yang ada saat ini dan bagaimana cara meningkatkan perlindungan anak-anak dalam konteks media sosial dan platform online lainnya. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi alternatif model produksi konten anak yang lebih berfokus pada nilai-nilai edukatif, kreativitas, dan pemberdayaan anak, bukan hanya pada keuntungan komersial. Hal ini dapat melibatkan kolaborasi antara pembuat konten, pendidik, psikolog anak, dan orang tua untuk menciptakan konten yang bermanfaat dan positif bagi perkembangan anak. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan ekosistem konten anak yang lebih sehat, aman, dan mendukung perkembangan anak secara holistik.

  1. Komodifikasi di Era Masyarakat Jejaring: Studi Kasus YouTube Indonesia | Labas | Jurnal Pemikiran Sosiologi.... doi.org/10.22146/jps.v4i2.28584Komodifikasi di Era Masyarakat Jejaring Studi Kasus YouTube Indonesia Labas Jurnal Pemikiran Sosiologi doi 10 22146 jps v4i2 28584
  2. ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE MENGENAI REALITAS BIAS GENDER PADA IKLAN KISAH RAMADHAN LINE VERSI ADZAN... Doi.Org/10.24198/Ptvf.V2i2.20820ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE MENGENAI REALITAS BIAS GENDER PADA IKLAN KISAH RAMADHAN LINE VERSI ADZAN Doi Org 10 24198 Ptvf V2i2 20820
  3. KOMODIFIKASI DALAM TAYANGAN TELEVISI (Kajian Terhadap Program Indonesian Idol 2014) | Professional: Jurnal... jurnal.unived.ac.id/index.php/prof/article/view/446KOMODIFIKASI DALAM TAYANGAN TELEVISI Kajian Terhadap Program Indonesian Idol 2014 Professional Jurnal jurnal unived ac index php prof article view 446
  4. KOMODIFIKASI PEKERJA PADA YOUTUBER PEMULA DAN UNDERRATED (Studi Kasus YouTube Indonesia) | Ulya | Interaksi:... ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/view/24023KOMODIFIKASI PEKERJA PADA YOUTUBER PEMULA DAN UNDERRATED Studi Kasus YouTube Indonesia Ulya Interaksi ejournal undip ac index php interaksi article view 24023
Read online
File size493.45 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test