UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pesan kampanye dan efektivitas penggunaan retorika politik oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko dalam Pemilu Legislatif 2014. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa kandidat menyusun pesan kampanye dengan pendekatan kontekstual, menekankan kredibilitas personal (ethos), kedekatan emosional (pathos), dan argumentasi programatik (logos). Penyampaian pesan dilakukan secara interpersonal melalui kegiatan sosial dan pertemuan informal, mencerminkan budaya komunikasi lokal. Kandidat menghindari kampanye negatif dan lebih mengutamakan narasi keberhasilan serta rekam jejak kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi politik yang efektif dalam konteks lokal memerlukan perpaduan antara substansi pesan dan sensitivitas terhadap norma sosial.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pesan kampanye yang digunakan oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko pada Pemilu Legislatif 2014 disusun secara kontekstual, adaptif, dan responsif terhadap karakter sosial-budaya masyarakat lokal.Penyusunan pesan lebih difokuskan pada penguatan citra diri melalui narasi keberhasilan, pengalaman kerja, dan kedekatan emosional dengan pemilih.Penggunaan perangkat retorika, terutama ethos dan pathos, terbukti memainkan peran penting dalam membangun kredibilitas dan menjalin hubungan emosional yang kuat antara kandidat dan konstituen.Pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal serta pendekatan informal menjadi strategi utama dalam penyampaian pesan, yang disesuaikan dengan norma sosial lokal yang mengutamakan keharmonisan dan relasi kekerabatan.Kandidat secara sadar menghindari penggunaan pesan negatif, mengingat tingginya sensitivitas masyarakat terhadap konflik terbuka dalam ruang politik lokal.Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi politik tidak hanya bergantung pada substansi pesan, tetapi juga pada kemampuan kandidat dalam membaca konteks sosial dan merancang pendekatan komunikasi yang sesuai dengan nilai dan ekspektasi audiens.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan perbandingan strategi pesan kampanye antara caleg incumbent dan non-incumbent, atau antara partai politik yang berbeda dalam konteks geografis dan demografis yang beragam. Selain itu, kajian terhadap efektivitas media digital dalam konteks kampanye politik lokal juga menjadi ruang penelitian yang relevan untuk menilai perubahan pola komunikasi politik di era teknologi informasi. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada bagaimana pesan kampanye yang efektif dapat dibangun dan disampaikan dalam konteks sosial-budaya yang berbeda, serta bagaimana retorika politik dapat digunakan secara etis dan kontekstual untuk mencapai tujuan persuasi dalam komunikasi politik.

Read online
File size233 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test