UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Perubahan iklim dunia politik mulai terasa beriringan dengan pesatnya kecanggihan teknologi. Komunikasi sebagai sarana yang dijadikan sebagai modal awal dalam kehidupan, termasuk dalam kehidupan politik di era kontemporer. Munculnya beragam platfrom media sosial menjadi sebuah tanda kesuksesan teknologi di era kontemporer ini. Perbincangan politik pun bergeser dari yang tadinya dari mulut ke mulut, kini sudah berubah dari akun yang satu ke akun yang lainnya. Strategi politik pun berubah, dari yang tadinya dilakukan secara face to face, kini branding partai politik bisa dilakukan lebih fleksibel di dalam jaringan (daring), diakses secara online diberbagai media sosial. Namun, topik diskusi yang saat ini paling sering menggunakan pendekatan kritis sedemikian kritis, sekaligus isu-isu politik, dapat ditemukan dengan sangat mudah dan mendapatkan tanggapan publik secara kritis melalui salah satu yang paling populer diakses, mencapai lebih dari miliaran interaksi. dalam penggunaan sehari-hari, platfrom media sosial yang digunakan yaitu dengan nama Twitter.

Era kontemporer segala aspek berubah selaras dengan kecanggihna yang diberikan oleh teknologi.Dunia politik pun tak luput dari bagian yang terjamah oleh perubahan jaman.Iklim politik di Indonesia juga ikut berubah yang tadinya masih menggunkan strategi-strategi non-internet.Sekarang sudah serba internet dan digital, tentu saja perubahan terjadi karena adanya perubahan tatanan kehidupan manusia.Segala sesuatu bisa diakses melalui internet, strategi perpolitikan pun di desain dengan mengikuti perkembangan jaman.Terciptanya proses polikal branding yang dilakuakn oleh politikus pada era kontemporer ini tidak lain sebagai upaya untuk memberikan citra baik dan unggul bagi golongannya.Cara berpolitik yang mengalami transformasi ini tentu saja tidak bisa langsung diikuti oleh semua pihak.Beberapa politikus masih menggunakan strategi yang seperti masa sebelum internet begitu melesat canggih.Politikus berlomba-lomba mengikuti alur perubahan iklim dunia politik, supaya bisa lebih dekat dengan masyarakat calon partisipan di pemilu 2024 mendatang.Semakin bagus citra suatu politikus di mata masyarakat, semakin banyak pula calon pemilihnya menjelang 2024 mendatang.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas strategi branding partai politik di berbagai platform media sosial lainnya selain Twitter, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Hal ini penting untuk memahami bagaimana karakteristik masing-masing platform memengaruhi strategi branding yang paling efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis sentimen publik terhadap branding partai politik di media sosial, dengan menggunakan teknik analisis sentimen berbasis kecerdasan buatan. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi partai politik dalam mengukur persepsi publik terhadap citra mereka dan melakukan penyesuaian strategi branding yang diperlukan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi peran influencer media sosial dalam membentuk opini publik terhadap partai politik. Hal ini penting untuk memahami bagaimana partai politik dapat memanfaatkan influencer secara efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan citra mereka di mata publik. Ketiga saran ini, jika digabungkan, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana partai politik dapat memanfaatkan media sosial secara efektif untuk membangun citra positif, menjangkau audiens yang lebih luas, dan meningkatkan peluang mereka dalam memenangkan pemilu. Dengan memahami dinamika media sosial dan tren yang terus berkembang, partai politik dapat merancang strategi branding yang lebih relevan dan efektif, serta mampu menarik perhatian dan dukungan dari masyarakat, terutama generasi muda yang semakin aktif di dunia digital. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori komunikasi politik dan branding, serta memberikan panduan praktis bagi partai politik dalam merancang strategi komunikasi yang lebih efektif di era digital.

Read online
File size293.68 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test