ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH

Advances in Human Resource Management ResearchAdvances in Human Resource Management Research

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana pemberdayaan psikologis mempengaruhi keunggulan kompetitif melalui kreativitas dan perilaku kerja inovatif, serta menganalisis peran moderasi kepemimpinan digital. Penelitian ini menekankan pentingnya membangun strategi kompetitif berkelanjutan di Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui modal manusia yang didorong inovasi. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang didistribusikan ke 254 UMKM di Sulawesi Selatan, Indonesia. Analisis data dilakukan melalui Structural Equation Modeling menggunakan metode Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji efek langsung dan tidak langsung di antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berpengaruh signifikan terhadap kreativitas dan perilaku kerja inovatif, tetapi tidak terhadap keunggulan kompetitif. Kreativitas mempengaruhi perilaku kerja inovatif tetapi tidak langsung mengarah pada keunggulan kompetitif. Perilaku kerja inovatif berkontribusi signifikan terhadap keunggulan kompetitif. Selain itu, kreativitas memediasi hubungan antara pemberdayaan psikologis dan perilaku inovatif, tetapi tidak dengan keunggulan kompetitif. Perilaku kerja inovatif memediasi kedua pemberdayaan psikologis dan kreativitas dalam mencapai keunggulan kompetitif. Kepemimpinan digital memperkuat transformasi kreativitas menjadi perilaku inovatif. Hal ini memperkuat dampak perilaku inovatif terhadap keunggulan kompetitif tetapi tidak meningkatkan efek langsung pemberdayaan psikologis dan kreativitas terhadap kompetitif. Penelitian ini menawarkan wawasan teoritis dan manajerial dengan menekankan peran strategis inovasi dan kepemimpinan digital dalam membangun keunggulan kompetitif berkelanjutan. Pemimpin UMKM didorong untuk meningkatkan pemberdayaan karyawan, menumbuhkan kreativitas, dan mengadopsi kepemimpinan digital untuk mendorong inovasi.

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara pemberdayaan psikologis, kreativitas, perilaku kerja inovatif, dan keunggulan kompetitif, serta peran moderasi kepemimpinan digital.Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa pemberdayaan psikologis meningkatkan kreativitas dan perilaku kerja inovatif secara signifikan, tetapi tidak langsung mempengaruhi keunggulan kompetitif.Kreativitas mendorong munculnya perilaku kerja inovatif, yang pada gilirannya berkontribusi pada pencapaian keunggulan kompetitif.Kepemimpinan digital muncul sebagai faktor moderasi kritis, memperkuat efek kreativitas dan inovasi pada kompetitif.Dalam konteks dinamis UMKM, pemimpin digital yang memeluk teknologi dan membimbing tim melalui transformasi digital dapat menciptakan lingkungan organisasi yang lebih inovatif dan lincah.Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi teori dan praktik.Secara teoritis, penelitian ini memperkaya penerapan Teori Kemampuan Dinamis dengan mengintegrasikan pemberdayaan psikologis dan kepemimpinan digital sebagai penggerak kompetitif berbasis inovasi.Secara praktis, penelitian ini menawarkan wawasan tindakan bagi pemilik dan manajer UMKM dengan menekankan kebutuhan untuk menumbuhkan kreativitas dan menciptakan budaya inovasi melalui pemberdayaan psikologis dan kepemimpinan digital.Mendorong pemikiran digital dan mempromosikan inovasi di semua tingkat organisasi vital untuk mencapai dan mempertahankan keunggulan kompetitif di era digital.Orisinalitas penelitian ini terletak pada model terintegrasinya dan pemeriksaan empiris kepemimpinan digital sebagai moderator dalam konteks UMKM, yang masih kurang dieksplorasi dalam literatur yang ada.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan pendekatan campuran untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam dan memperluas populasi penelitian ke wilayah dan industri lainnya. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi faktor-faktor individu seperti kepribadian karyawan dan literasi digital, serta faktor organisasi seperti budaya inovasi dan infrastruktur teknologi. Upaya ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana inovasi muncul dan mengarah pada keunggulan kompetitif berkelanjutan dalam lanskap bisnis yang berkembang pesat.

  1. Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help us confirm robot take... emerald.com/ijppm/article/72/2/331-360/164195Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help us confirm robot take emerald ijppm article 72 2 331 360 164195
  2. Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help us confirm robot take... emerald.com/mrjiam/article/18/1/47-71/303072Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help us confirm robot take emerald mrjiam article 18 1 47 71 303072
  3. Analisis Pengaruh Self-efficacy, Kapabilitas, dan Perilaku Kerja Inovatif terhadap Kinerja | Jurnal Maksipreneur:... ejournal.up45.ac.id/index.php/maksipreneur/article/view/364Analisis Pengaruh Self efficacy Kapabilitas dan Perilaku Kerja Inovatif terhadap Kinerja Jurnal Maksipreneur ejournal up45 ac index php maksipreneur article view 364
  4. HRM and innovation: a multi‐level organisational learning perspective - Lin - 2017 - Human... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/1748-8583.12127HRM and innovation a multiyAAAalevel organisational learning perspective Lin 2017 Human onlinelibrary wiley doi 10 1111 1748 8583 12127
  5. Innovative Behaviors, Employee Creativity, and Sustainable Competitive Advantage: A Moderated Mediation.... doi.org/10.3390/su12083295Innovative Behaviors Employee Creativity and Sustainable Competitive Advantage A Moderated Mediation doi 10 3390 su12083295
Read online
File size408.39 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test