BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Salah satu masalah kesehatan reproduksi pada perempuan adalah terjadinya keputihan yang dapat dialami berbagai usia, terutama perempuan usia subur (PUS). Keputihan patologis merupakan sekresi vagina yang tidak normal pada perempuan. Keputihan yang berlebihan dan tidak normal dapat menjadi gejala awal kanker serviks. Keputihan abnormal dapat ditangani dengan penggunaan ramuan atau preparat yang berfungsi sebagai anti-jamur yang efektif. Kunyit kaya akan kandungan minyak atsiri yang dapat mengurangi keputihan pada perempuan karena berperan sebagai anti-bakteri, anti-inflamasi, dan antioksidan. Kandungan vitamin C dalam jeruk dapat mengatasi keputihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat karakteristik antioksidan dan kadar tanin. Metode penelitian dalam studi ini adalah studi eksperimental yang dilakukan di Laboratorium MIPA Universitas Pakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah rimpang kunyit dan jeruk kasturi di perkebunan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Sampel dalam penelitian ini adalah ekstrak kunyit dan jeruk kasturi. Rimpang kunyit akan dikeringkan dan digiling menjadi bubuk, sedangkan jeruk kasturi akan disaring untuk memperoleh cairan. Kedua bahan alam ini diekstraksi di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan kadar vitamin C dalam jeruk segar sebesar 0,22 mg/100 g dengan aktivitas antioksidan 82,93, sedangkan bubuk kunyit mengandung flavonoid dengan nilai 1116,57 mg/g. Formula bubuk kunyit dan jeruk (Kujeri) memiliki antioksidan tinggi dalam formula ekstrak kental sehingga dapat membantu membunuh kuman penyebab keputihan.

Kandungan vitamin C dalam jeruk dapat mengatasi keputihan.Formula ekstrak kunyit dan jeruk kasturi memiliki kandungan antioksidan tinggi dan kandungan tanin serta flavonoid dalam kunyit terbukti efektif dalam membunuh jamur penyebab keputihan pada perempuan usia subur.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi ekstrak kunyit dan jeruk kasturi dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab keputihan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas formula Kujeri (kombinasi ekstrak kunyit dan jeruk kasturi) dalam bentuk aplikasi lokal seperti salep atau cairan douche pada perempuan dengan keputihan patologis secara klinis, untuk melihat respon terhadap gejala dan durasi penyembuhan. Kedua, penting untuk mengevaluasi stabilitas senyawa aktif dalam formula Kujeri selama penyimpanan dan berbagai kondisi lingkungan, serta membandingkan metode ekstraksi yang paling optimal dalam mempertahankan kadar flavonoid, tanin, dan vitamin C. Ketiga, sebaiknya dilakukan uji in-vivo atau uji klinis terkontrol terhadap dampak penggunaan rutin ramuan ini terhadap flora vagina normal dan kemungkinan efek samping jangka panjang, agar keamanan dan efektivitasnya dapat dipastikan sebelum digunakan secara luas sebagai terapi alami pencegahan kanker serviks. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat mengarah pada pengembangan produk alami berbasis herbal yang terstandar, aman, dan efektif untuk kesehatan reproduksi perempuan.

  1. DAYA HAMBAT KUNYIT (Curcuma longa linn) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans | Mubarak | Cakradonya... jurnal.usk.ac.id/CDJ/article/view/13621DAYA HAMBAT KUNYIT Curcuma longa linn TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans Mubarak Cakradonya jurnal usk ac CDJ article view 13621
  2. QUANTITY OF ANTIOXIDANTS IN TURMERIC AND MUSK LIME PREPARATIONS IN TREATING VANGINAL DISCHARGE | International... doi.org/10.53625/ijss.v4i5.10238QUANTITY OF ANTIOXIDANTS IN TURMERIC AND MUSK LIME PREPARATIONS IN TREATING VANGINAL DISCHARGE International doi 10 53625 ijss v4i5 10238
Read online
File size173.41 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test