LPPM STIEATMABHAKTILPPM STIEATMABHAKTI

Riset Manajemen dan AkuntansiRiset Manajemen dan Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), ukuran perusahaan, dan diversitas gender dewan direksi terhadap financial distress pada perusahaan properti dan real estate di Indonesia selama periode 2020-2024. Sampel penelitian terdiri dari 185 data dari 37 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series digunakan, dianalisis dengan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan diversitas gender dewan direksi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress, sementara ukuran dewan komisaris dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepemilikan institusional dan diversitas gender direksi berpengaruh positif terhadap financial distress pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024.Ukuran dewan komisaris dan ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap financial distress.Temuan ini mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap peran institusi sebagai pengawas dan pertimbangan kualitas tata kelola perusahaan dalam pencegahan financial distress.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai mekanisme pengaruh kepemilikan institusional terhadap financial distress, dengan mempertimbangkan faktor-faktor moderasi seperti kualitas audit atau tingkat transparansi perusahaan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran diversitas gender dewan direksi dalam meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan, tidak hanya dalam konteks pencegahan financial distress, dengan mengukur indikator kinerja non-keuangan seperti inovasi atau kepuasan pelanggan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor makroekonomi, seperti suku bunga atau inflasi, terhadap hubungan antara tata kelola perusahaan dan financial distress, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan properti dan real estate.

  1. Analisis Pengaruh Good Corporate Governance, Intellectual Capital, Dan Arus Kas Operasi Terhadap Financial... doi.org/10.54957/jurnalku.v2i1.132Analisis Pengaruh Good Corporate Governance Intellectual Capital Dan Arus Kas Operasi Terhadap Financial doi 10 54957 jurnalku v2i1 132
  2. "ANALISIS PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PT ASURANSI PURNA ARTANUG" by Mochammad Ulin... scholarhub.ui.ac.id/jabt/vol2/iss2/4ANALISIS PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PT ASURANSI PURNA ARTANUG by Mochammad Ulin scholarhub ui ac jabt vol2 iss2 4
  3. Analisis Pengaruh Corporate Governance, Financial Indicators dan Faktor Makro-Ekonomi terhadap Financial... jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/2650Analisis Pengaruh Corporate Governance Financial Indicators dan Faktor Makro Ekonomi terhadap Financial jurnal syntaxliterate index php syntax literate article view 2650
  4. How Corporate Governance protects Indonesian Companies From Financial Distress | Lesmana | Jurnal Administrasi... doi.org/10.14710/jab.v10i1.33523How Corporate Governance protects Indonesian Companies From Financial Distress Lesmana Jurnal Administrasi doi 10 14710 jab v10i1 33523
Read online
File size604.37 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test