UMPOUMPO

Muaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanMuaddib : Studi Kependidikan dan Keislaman

Pembelajaran merupakan kebutuhan dasar manusia untuk mengetahui sesuatu, baik secara formal maupun informal. Tidak ada satu metode yang dapat diterapkan secara universal kepada semua siswa. Setiap siswa memiliki gaya belajar masing-masing yang tidak dapat disamakan. Pembelajaran yang berkesan sesungguhnya berasal dari kemauan hati, bukan paksaan. Keunikan setiap individu menghasilkan beragam gaya belajar yang harus dipahami agar setiap siswa dapat mengatasi kesulitan belajar. Dalam pelaksanaan pembelajaran, banyak guru yang tidak memahami gaya belajar, sehingga memaksa siswa selalu memperhatikan ceramah dan penjelasan guru. Proses belajar akan menjadi efektif bila metode yang digunakan dapat mengakomodasi siswa. Upaya menemukan metode mengajar paling tepat terbukti gagal, karena setiap metode bergantung pada cara atau gaya belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di sekolah sebagai tempat observasi (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian diproses dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas tidak dapat diselaraskan secara seragam dengan menerapkan satu metode belajar saja, karena terdapat beragam gaya belajar siswa. Gaya belajar visual mendominasi kelas, diikuti gaya auditorial, dan kinestetik. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi kepada pendidik/ guru untuk memahami keberagaman gaya belajar siswa, sehingga guru diharapkan lebih kreatif dan inovatif dalam menerapkan metode pembelajaran agar semua gaya belajar siswa dapat diakomodasi, yang pada akhirnya meningkatkan prestasi belajar.

Penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam satu kelas memiliki beragam gaya belajar (audio, visual, kinestetik) sehingga tidak dapat diakomodasi dengan satu metode pembelajaran saja.Analisis korelasi Phi menghasilkan ϕ = 0,320 yang signifikan, membuktikan adanya hubungan positif dan signifikan antara gaya belajar dan prestasi belajar PAI.Gaya belajar visual terbukti memberikan prestasi tertinggi, sehingga faktor gaya belajar harus diperhitungkan dalam meningkatkan prestasi siswa.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pembelajaran diferensiasi yang disesuaikan dengan gaya belajar dominan masing‑masing siswa dalam kelas campuran menggunakan desain eksperimental, sehingga diketahui sejauh mana peningkatan prestasi belajar dapat dicapai. Selanjutnya, perlu dipelajari dampak integrasi sumber belajar berbasis teknologi multimodal terhadap siswa dengan gaya belajar kinestetik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, guna mengidentifikasi strategi yang paling mendukung pemahaman mereka. Selain itu, penelitian longitudinal mengenai program pengembangan profesional guru yang berfokus pada strategi mengajar adaptif untuk mengakomodasi keberagaman gaya belajar di berbagai tingkatan kelas dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan peningkatan prestasi belajar secara menyeluruh.

Read online
File size633.01 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test