UNITAS PALEMBANGUNITAS PALEMBANG

Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan MatematikaNabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika

Studi ini menyelidiki bagaimana kemampuan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) dipengaruhi oleh penguasaan operasi bentuk aljabar dan model matematika. Sampel penelitian ini terdiri dari 139 siswa yang dipilih secara acak sederhana, dan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional digunakan. Data dikumpulkan melalui tes esai yang dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan operasi bentuk aljabar dan model matematika, masing-masing, memiliki efek positif yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV. Selain itu, pengaruh kombinasi kedua variabel ini, yang sangat besar secara bersamaan, menunjukkan betapa pentingnya pengajaran model matematika dan aljabar dalam kurikulum sekolah. Penelitian ini memberikan pendidik informasi yang berharga untuk membantu mereka mengembangkan metode pengajaran yang lebih efisien yang dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran matematika.

Penguasaan operasi bentuk aljabar dan model matematika secara signifikan memengaruhi kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel, baik secara individu maupun kombinasi.Temuan ini menekankan pentingnya integrasi aljabar dan pemodelan matematika dalam kurikulum untuk memperkuat keterampilan pemecahan masalah siswa.Meskipun penelitian ini terbatas pada sampel kecil dan satu jenis instrumen, hasilnya memberikan wawasan berharga bagi penelitian dan praktik pendidikan di masa mendatang.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan alat visual berbasis teknologi informasi, seperti aplikasi simulasi model matematika, memengaruhi penguasaan operasi aljabar dan kemampuan menyelesaikan soal cerita SPLDV pada siswa SMP kelas VIII. Selanjutnya, penting untuk melakukan studi longitudinal yang melacak efek pelatihan awal penguasaan aljabar pada siswa kelas VII terhadap prestasi mereka dalam menyelesaikan SPLDV pada jenjang berikutnya, sehingga dapat diketahui apakah intervensi dini memberikan manfaat jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat membandingkan efektivitas metode pembelajaran kolaboratif, berupa kelompok pemecahan masalah, dengan pendekatan instruksi individu dalam mengembangkan kemampuan pemodelan matematika serta penyelesaian soal cerita. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang meningkatkan kompetensi matematis siswa dan memberikan dasar bagi pengembangan kurikulum yang lebih efektif. Dengan demikian, guru dan pembuat kebijakan dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih terarah, berbasis bukti, dan berkelanjutan.

Read online
File size254.87 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test