YALAMQAYALAMQA

Al-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan SainsAl-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan Sains

Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan model matematika penyakit anemia secara numerik menggunakan metode Runge-Kutta orde empat. Model matematika yang digunakan adalah model SAR yang berbentuk sistem persamaan diferensial yang mencakup jumlah populasi yang rentan (S), populasi yang Anemia (A), dan populasi manusia sembuh (R) sebagai nilai awal. Model ini dianalisis dan disimulasikan dengan nilai tertentu sebagai parameter dan dilakukan beberapa iterasi dengan waktu interval atau bulan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa laju populasi yang rentan dan populasi yang anemia mengalami penurunan, sedangkan populasi sembuh mengalami peningkatan. Penelitian ini memberikan solusi numerik yang akurat dalam memprediksi perkembangan penyakit dan membantu dalam pengambilan keputusan kesehatan.

Model SAR pada penyakit anemia di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan menunjukkan bahwa solusi numerik menggunakan metode Runge-Kutta orde empat memberikan hasil yang akurat.Pada iterasi pertama, diperoleh solusi numerik yaitu 48 jiwa untuk populasi yang rentan, 128 jiwa untuk populasi yang anemia, dan 192 jiwa untuk populasi yang sembuh.Setelah iterasi ke-100, diperoleh solusi numerik yaitu 50 jiwa untuk populasi yang rentan, 123 jiwa untuk populasi yang anemia, dan 3170 jiwa untuk populasi yang sembuh.Kesimpulan ini menunjukkan bahwa metode Runge-Kutta orde empat dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan penyakit anemia dan membantu dalam pengambilan keputusan kesehatan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis sensitivitas terhadap parameter-parameter model SAR. Analisis ini dapat membantu dalam memahami bagaimana perubahan parameter mempengaruhi perkembangan penyakit anemia. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan antara metode Runge-Kutta orde empat dengan metode numerik lainnya untuk melihat keakuratan dan efisiensi masing-masing metode. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan dengan memasukkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perkembangan penyakit anemia, seperti faktor lingkungan dan genetik, untuk membuat model yang lebih kompleks dan akurat.

Read online
File size769.18 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test