STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG
JAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal al-SyakhsiyyahJAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal al-SyakhsiyyahWarisan bagi anak di bawah umur merupakan topik penting dalam hukum Islam, yang mencerminkan komitmen agama terhadap keadilan dan perlindungan ahli waris yang rentan. Hukum Islam, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran dan Hadis, tidak hanya menentukan bagian masing-masing ahli waris, tetapi juga menekankan perlindungan terhadap anak-anak yang secara hukum tidak mampu mengelola aset warisan mereka. Perlindungan ini termasuk penunjukan wali yang bertanggung jawab untuk mengelola harta warisan atas nama anak hingga mereka mencapai kematangan hukum atau dianggap mampu oleh hukum. Wali dipercayakan untuk bertindak dengan integritas, menghindari penyalahgunaan, dan memastikan bahwa harta anak dijaga dan digunakan untuk kepentingan terbaik mereka. Artikel ini membahas dasar-dasar hukum, prosedur, dan tanggung jawab etis seputar hak waris anak di Islam. Artikel ini juga menekankan implikasi lebih luas dari kerangka hukum ini dalam memastikan keadilan sosial dan pelestarian kekayaan dalam keluarga.
Dalam hukum Islam, pemberian harta waris kepada anak di bawah umur diatur dengan prinsip-prinsip yang adil dan selaras dengan fitrah serta realitas kehidupan rumah tangga dan kemanusiaan.Hukum Islam menetapkan bahwa harta waris anak di bawah umur harus dikelola oleh seorang wali yang ditunjuk.Wali bertindak sebagai pengelola harta hingga anak tersebut mencapai usia baligh.Wali ini biasanya adalah orang tua laki-laki, kakek, atau kerabat dekat lainnya yang memenuhi syarat sebagai wali menurut syariat.Wali harus mengelola harta tersebut dengan prinsip amanah dan keadilan.Harta tersebut harus digunakan untuk kepentingan anak, seperti biaya pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari, namun hanya sejauh yang diperlukan.Islam melarang wali menggunakan harta anak yatim untuk kepentingan pribadi.Jika memungkinkan, wali dapat menginvestasikan harta tersebut untuk menjaga nilai harta hingga anak dewasa, tetapi investasi ini harus dilakukan dengan hati-hati dan dalam kerangka yang diperbolehkan oleh syariat.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif antara hukum waris Islam dan hukum waris perdata di Indonesia, dengan fokus pada perlindungan hak-hak anak di bawah umur. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana kedua sistem hukum ini menangani pembagian harta waris untuk anak-anak dan bagaimana mereka memastikan bahwa hak-hak anak tersebut dilindungi dan kepentingan mereka terjaga. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki tantangan-tantangan dalam penerapan prinsip-prinsip hukum waris Islam dalam konteks hukum Indonesia dan memberikan rekomendasi untuk optimalisasi praktik pengelolaan harta warisan. Dengan demikian, studi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kerangka pemberian harta waris dalam hukum Islam dan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diimplementasikan untuk melindungi kepentingan anak di bawah umur secara efektif.
| File size | 430.44 KB |
| Pages | 31 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUSIAUNUSIA Ketiga, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan struktural dan administratif, pengelolaan wakaf di Desa Mojopuro menunjukkan potensi sosial yang besarKetiga, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan struktural dan administratif, pengelolaan wakaf di Desa Mojopuro menunjukkan potensi sosial yang besar
PUBMEDIAPUBMEDIA Pemberian wasiat wajibah kepada pihak tersebut tidak memiliki dasar normatif yang kuat dalam hukum positif maupun fikih klasik. Secara substansial, pertimbanganPemberian wasiat wajibah kepada pihak tersebut tidak memiliki dasar normatif yang kuat dalam hukum positif maupun fikih klasik. Secara substansial, pertimbangan
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Pernikahan di bawah umur menimbulkan risiko kompleks yang mencakup aspek biologis, psikologis, pendidikan, ekonomi, dan sosial, yang dapat merugikan pasangan,Pernikahan di bawah umur menimbulkan risiko kompleks yang mencakup aspek biologis, psikologis, pendidikan, ekonomi, dan sosial, yang dapat merugikan pasangan,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, asosiatif dengan pengumpulan data cross section, serta metode ex post facto. Populasi yang digunakanPendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, asosiatif dengan pengumpulan data cross section, serta metode ex post facto. Populasi yang digunakan
USNIUSNI Perkembangan teknologi informasi telah memungkinkan pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan cermat. Tidak jarang masalah pembagianPerkembangan teknologi informasi telah memungkinkan pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan cermat. Tidak jarang masalah pembagian
UNIPMAUNIPMA Kegiatan pengabdian berjalan lancar dan dapat berkesinambungan menjadi kegiatan lainnya. Peserta pelatihan telah menyadari urgensi dan esensi penyusunanKegiatan pengabdian berjalan lancar dan dapat berkesinambungan menjadi kegiatan lainnya. Peserta pelatihan telah menyadari urgensi dan esensi penyusunan
UNIPMAUNIPMA PTMT lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring selama pandemi covid – 19 namun tetap memiliki masalah seperti waktu yang terbatas sehingga ada kemungkinanPTMT lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring selama pandemi covid – 19 namun tetap memiliki masalah seperti waktu yang terbatas sehingga ada kemungkinan
UM SURABAYAUM SURABAYA 748/Pdt. G/2020/PA/Mpr. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris untuk mendapatkan748/Pdt. G/2020/PA/Mpr. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris untuk mendapatkan
Useful /
UNUSIAUNUSIA Kegiatan ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif di 16 RW se-Kelurahan Kapuk. Hasil kegiatan berhasil memetakanKegiatan ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif di 16 RW se-Kelurahan Kapuk. Hasil kegiatan berhasil memetakan
KURASINSTITUTEKURASINSTITUTE 3%. Exposure to idealized body-related content fosters social comparison, adversely impacting adolescents self-image and confidence. This study underscores3%. Exposure to idealized body-related content fosters social comparison, adversely impacting adolescents self-image and confidence. This study underscores
UM SURABAYAUM SURABAYA Walaupun secara teorinya, Islam menganggap bahwa anak angkat tidak memiliki ikatan nasab/keturunan dengan orang tua angkatnya, tetapi dalam peralihan hartaWalaupun secara teorinya, Islam menganggap bahwa anak angkat tidak memiliki ikatan nasab/keturunan dengan orang tua angkatnya, tetapi dalam peralihan harta
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian normatif ini dilakukan dengan mengkaji dan menanalisa peraturan perundang‑undangan maupun bahan hukum lain yang berkaitan dengan kedudukanPenelitian normatif ini dilakukan dengan mengkaji dan menanalisa peraturan perundang‑undangan maupun bahan hukum lain yang berkaitan dengan kedudukan