STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG
JAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal al-SyakhsiyyahJAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal al-SyakhsiyyahSetiap individu berhak membentuk keluarga melalui institusi pernikahan, dan anak yang tumbuh dalam struktur keluarga diharapkan menjadi generasi berkualitas dan kompetitif bagi bangsa. Untuk mewujudkan harapan tersebut, pemerintah menetapkan peraturan yang menentukan batas usia minimum pernikahan, namun kebijakan ini menimbulkan perdebatan karena dampak negatif yang dirasakan serta aspek positif yang terabaikan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif‑analitis, artikel ini menelaah pembatasan usia pernikahan sebagaimana diatur dalam Undang‑Undang No. 16 Tahun 2019 yang mengubah Undang‑Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, melalui perspektif Ibn Abdissalām, dengan kerangka kerja muwāzanah sebagai alat analitis untuk menilai keputusan ketika manfaat (mashālih) dan kerugian (mafāsid) memiliki bobot yang sama atau berlawanan. Kebijakan pembatasan usia, yang berlandaskan perlindungan hak anak, pencegahan risiko, dan persiapan generasi kompetitif, tidak menyimpang dari ajaran hukum Islam, melainkan memperkuat prinsip‑prinsip dasar syariah.
Pernikahan di bawah umur menimbulkan risiko kompleks yang mencakup aspek biologis, psikologis, pendidikan, ekonomi, dan sosial, yang dapat merugikan pasangan, anak, serta generasi bangsa.Meskipun demikian, pernikahan dini juga dianggap memiliki nilai positif seperti mengurangi perilaku amoral, meningkatkan energi pengasuhan, dan memperbanyak generasi.Berdasarkan kaidah muwāzanah Izzuddīn ibn Abdissalām, pembatasan usia pernikahan dipandang sah dalam syariah karena mengutamakan penolakan mafsadah yang lebih besar meskipun mengorbankan sebagian kemaslahatan.
Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris dampak jangka panjang pembatasan usia pernikahan terhadap kesejahteraan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan anak dengan menggunakan data panel longitudinal nasional, sehingga memberi gambaran nyata tentang efektivitas kebijakan tersebut. Selanjutnya, studi komparatif dapat dianalisis bagaimana prinsip muwāzanah diterapkan dalam putusan pengadilan mengenai dispensasi pernikahan di berbagai provinsi, untuk mengidentifikasi variasi interpretasi dan konsistensi penerapan kaidah tersebut dalam konteks hukum Indonesia. Terakhir, penelitian kualitatif‑kuantitatif yang melibatkan remaja, orang tua, dan tokoh agama dapat menggali persepsi mereka tentang manfaat dan risiko pernikahan dini di era digital, serta mengevaluasi peran media sosial dalam memengaruhi keputusan pernikahan, sehingga memberikan dasar bagi kebijakan yang lebih responsif terhadap realitas sosial saat ini.
| File size | 534.22 KB |
| Pages | 30 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKSUNIKS Dengan demikian, peningkatan kesadaran wajib pajak, sosialisasi pemerintah yang efektif, dan peningkatan kepercayaan pada pemerintah menjadi kunci untukDengan demikian, peningkatan kesadaran wajib pajak, sosialisasi pemerintah yang efektif, dan peningkatan kepercayaan pada pemerintah menjadi kunci untuk
UNIKSUNIKS Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa belum efektif. Berdasarkan hasil penelitian dilapanganTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa belum efektif. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan
UNIKSUNIKS Maka indikator yang menjadi penilaian dan dapat ditarik kesimpulannya sebagai berikut: Akuntabilitas, Transparansi, Keterbukaan, Aturan Hukum yang manaMaka indikator yang menjadi penilaian dan dapat ditarik kesimpulannya sebagai berikut: Akuntabilitas, Transparansi, Keterbukaan, Aturan Hukum yang mana
UNIKSUNIKS Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. DimanaData yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Dimana
UNIKSUNIKS Informan penelitian berjumlah 7 orang penulis menggunakan teknik pengambilan sample untuk peneliti ini menggunakan, sampling jenuh yaitu teknik penentuInforman penelitian berjumlah 7 orang penulis menggunakan teknik pengambilan sample untuk peneliti ini menggunakan, sampling jenuh yaitu teknik penentu
UNIKSUNIKS Jika pemerintah desa bisa mengembangkan potensi yang ada di desa tersebut dan memanfaatkan sumber daya alam maupun sumberdaya manusianya dengan baik, makaJika pemerintah desa bisa mengembangkan potensi yang ada di desa tersebut dan memanfaatkan sumber daya alam maupun sumberdaya manusianya dengan baik, maka
UNIKSUNIKS Informan dari penelitian ini adalah, Kepala Desa, Sekretaris Desa, Dirut, BPD dan terakhir Masyarakat. Teknik analisis data menggunakan wawancara untukInforman dari penelitian ini adalah, Kepala Desa, Sekretaris Desa, Dirut, BPD dan terakhir Masyarakat. Teknik analisis data menggunakan wawancara untuk
UNIKSUNIKS Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertimbangan hakim dalam kasus KDRT didasarkan pada bukti yang kuat, terpenuhinya unsur dakwaan, dan faktor-faktor yangPenelitian ini menyimpulkan bahwa pertimbangan hakim dalam kasus KDRT didasarkan pada bukti yang kuat, terpenuhinya unsur dakwaan, dan faktor-faktor yang
Useful /
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Dengan menggunakan metode yuridis normatif yang dilengkapi pendekatan empiris terbatas, penelitian ini mengkaji dasar hukum, pelaksanaan, tantangan, sertaDengan menggunakan metode yuridis normatif yang dilengkapi pendekatan empiris terbatas, penelitian ini mengkaji dasar hukum, pelaksanaan, tantangan, serta
UNIKSUNIKS Sungai Mudik Lombu Desa Logas Kecamatan Singingi merupakan sungai yang rawan terjadi banjir apabila intensitas curah hujan tinggi. Hal ini umumnya disebabkanSungai Mudik Lombu Desa Logas Kecamatan Singingi merupakan sungai yang rawan terjadi banjir apabila intensitas curah hujan tinggi. Hal ini umumnya disebabkan
UNIKSUNIKS Adapun rata-rata tanggapan responden adalah 3,28% yang berada pada interval 2,80-3,69, hal ini menunjukkan bahwa rekapitulasi tanggapan responden terhadapAdapun rata-rata tanggapan responden adalah 3,28% yang berada pada interval 2,80-3,69, hal ini menunjukkan bahwa rekapitulasi tanggapan responden terhadap
UNIKSUNIKS 16, karena Koperasi Unit Desa Langgeng mencatat harga perolehan sebesar nilai yang tertera pada neraca dan sudah dikurangi dengan akumulasi penyusutannya,16, karena Koperasi Unit Desa Langgeng mencatat harga perolehan sebesar nilai yang tertera pada neraca dan sudah dikurangi dengan akumulasi penyusutannya,