STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG
JAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal al-SyakhsiyyahJAS MERAH: Jurnal Hukum dan Ahwal al-SyakhsiyyahPrimbon, sebagai bentuk kearifan lokal Jawa, masih banyak digunakan untuk menentukan hari baik, khususnya dalam konteks pernikahan. Tradisi ini tetap berakar kuat dalam masyarakat Jawa, terutama melalui perhitungan berbasis primbon sebelum upacara pernikahan. Dalam kepercayaan Jawa, pasangan hidup (jodoh) dianggap sebagai salah satu misteri besar kehidupan, bersama takdir (pesthi) dan panggilan ilahi (wahyu), yang diyakini sebagian disembunyikan oleh Tuhan. Untuk mencapainya, dilakukan perhitungan khusus atau petungan. Sebagian orang Jawa menggunakan petungan semata‑mata sebagai sarana mencari calon pasangan, sementara yang lain mengintegrasikannya dalam praktik mistik, sering melalui disiplin spiritual seperti tirakat, yang dapat dipandang paralel dengan praktik Islam seperti salat tahajjud atau istikharah dalam mencari petunjuk ilahi untuk keputusan pernikahan. Pertimbangan khusus dalam memilih pasangan hidup—seperti bibit (garis keturunan), bobot (karakter), dan bebet (status sosial)—merupakan faktor penting karena secara signifikan memengaruhi masa depan pernikahan. Artikel ini memusatkan perhatian pada tradisi perjodohan berdasarkan weton dan pasaran (elemen kalender Jawa) dari perspektif Maqāṣid al‑Sharīah. Artikel dimulai dengan landasan konseptual weton dan pasaran, mengeksplorasi tradisi perjodohan berbasis elemen tersebut, menganalisis metode perhitungan bagi calon pasangan, serta meneliti solusi untuk hasil yang tidak cocok. Pada akhirnya, artikel ini berupaya mengungkap esensi perjodohan melalui weton dan pasaran dalam kerangka Maqāṣid al‑Sharīah.
Tradisi perjodohan berbasis weton dan pasaran dalam masyarakat Jawa dapat dibenarkan secara hukum Islam karena memenuhi tujuan maqashid al‑syariah, khususnya dharuriyyat yang memelihara agama, jiwa, keturunan, harta, dan akal.Perhitungan weton memberikan pedoman dalam memilih pasangan yang memperhatikan faktor bibit, bobot, dan bebet, sehingga dapat meningkatkan kemaslahatan keluarga dan menghindari potensi konflik.Oleh karena itu, penerapan weton dan pasaran sebagai alat ikhtiyar dalam penetapan hari pernikahan dapat dipertahankan asalkan tetap mematuhi syarat‑syarat syariat dan dilengkapi dengan niat yang sesuai.
Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana prediksi kecocokan pasangan berdasarkan weton berhubungan dengan tingkat kepuasan pernikahan yang diukur secara empirik, sehingga memberikan bukti kuantitatif tentang keefektivitasan tradisi ini. Selain itu, studi perbandingan antara metode perjodohan tradisional berbasis weton dengan pendekatan modern seperti aplikasi kencan daring dapat menilai kelebihan dan kekurangan masing‑masing dalam mencapai tujuan maqashid al‑syariah, khususnya dalam memelihara nilai-nilai dharuriyyat. Selanjutnya, pengembangan alat digital yang mengintegrasikan kriteria maqashid al‑syariah dengan algoritma perhitungan weton dapat diuji penerimaannya di kalangan masyarakat Jawa, serta dianalisis dampaknya terhadap keputusan pernikahan dan persepsi keabsahan tradisi tersebut.
| File size | 525.1 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKSUNIKS Hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek seperti arahan mengikuti apel pagi, pekerjaan tidak tepat waktu, dan tidak efektifnya tempat pengarahan yangHal ini dapat dilihat dari beberapa aspek seperti arahan mengikuti apel pagi, pekerjaan tidak tepat waktu, dan tidak efektifnya tempat pengarahan yang
UNIKSUNIKS Maka indikator yang menjadi penilaian dan dapat ditarik kesimpulannya sebagai berikut: Akuntabilitas, Transparansi, Keterbukaan, Aturan Hukum yang manaMaka indikator yang menjadi penilaian dan dapat ditarik kesimpulannya sebagai berikut: Akuntabilitas, Transparansi, Keterbukaan, Aturan Hukum yang mana
UNIKSUNIKS Dimana data sekunder berupa laporan keuangan dan sejarah singkat timbangan jual beli sawit sedangkan data primer merupakan data hasil observasi dan wawancaraDimana data sekunder berupa laporan keuangan dan sejarah singkat timbangan jual beli sawit sedangkan data primer merupakan data hasil observasi dan wawancara
UNIKSUNIKS Penelitian ini dilaksanakan di Desa Koto Sentajo Kecamatan Sentajo raya Kabupaten Kuantan Singing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui BagaimanaPenelitian ini dilaksanakan di Desa Koto Sentajo Kecamatan Sentajo raya Kabupaten Kuantan Singing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana
UNIKSUNIKS Tidak hanya itu pemerintah desa selalu mengutus setiap kelompok tani untuk mengikuti pelatihan pertanian dari pihak penyuluh pertanian Kabupaten KuantanTidak hanya itu pemerintah desa selalu mengutus setiap kelompok tani untuk mengikuti pelatihan pertanian dari pihak penyuluh pertanian Kabupaten Kuantan
UNIKSUNIKS Teknik analisis data menggunakan wawancara untuk mengetahui lebih dalam tentang evaluasi kerja di Bumdes Harapan Makmur, Desa Tebing Tinggi. Dalam penelitianTeknik analisis data menggunakan wawancara untuk mengetahui lebih dalam tentang evaluasi kerja di Bumdes Harapan Makmur, Desa Tebing Tinggi. Dalam penelitian
UNIKSUNIKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan alat bukti, kewajiban terdakwa melindungi keluarga, keadaan ekonomi terdakwa, dan penyesalanHasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan alat bukti, kewajiban terdakwa melindungi keluarga, keadaan ekonomi terdakwa, dan penyesalan
UNISMUHUNISMUH Penerapan Gugatan Sederhana (Small Claim Court) berhasil menyelesaikan kasus sengketa ekonomi dengan lebih efesien dan efektif dengan tidak memakan biayaPenerapan Gugatan Sederhana (Small Claim Court) berhasil menyelesaikan kasus sengketa ekonomi dengan lebih efesien dan efektif dengan tidak memakan biaya
Useful /
STIKMARSTIKMAR Ketiga, remaja mengembangkan strategi adaptasi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi, seperti menggunakan metafora budaya ketika bertanya, mencariKetiga, remaja mengembangkan strategi adaptasi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi, seperti menggunakan metafora budaya ketika bertanya, mencari
UNIKSUNIKS Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Pemerintah, dan Kepercayaan pada Pemerintah berpengaruh terhadap kepatuhan membayarHasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Pemerintah, dan Kepercayaan pada Pemerintah berpengaruh terhadap kepatuhan membayar
UNIKSUNIKS Namun, masih perlu peningkatan pada sistem jaringan, ketersediaan blanko, dan alat pencetakan KTP-el. Peneliti menyarankan beberapa hal, yaitu meningkatkanNamun, masih perlu peningkatan pada sistem jaringan, ketersediaan blanko, dan alat pencetakan KTP-el. Peneliti menyarankan beberapa hal, yaitu meningkatkan
UNIKSUNIKS Penelitian ini dilakukan pada kantor sistem administrasi manunggal satu Atap (SAMSAT) kabupaten kuantan singingi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahuiPenelitian ini dilakukan pada kantor sistem administrasi manunggal satu Atap (SAMSAT) kabupaten kuantan singingi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui