UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI
Jurnal Ekonomi dan PariwisataJurnal Ekonomi dan PariwisataTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dimensi kualitas pelayanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy berpengaruh terhadap kepuasan tamu di Hotel Brown Feather. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan menggunakan pendekatan accidental sampling dan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda, korelasi berganda, linieritas, uji T-test dan F-test. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh analisis data statistik dengan indikator-indikator pada penelitian ini bersifat valid dan reliable. Pada pengujian asumsiklasik, model regresi bebas, multikolonieritas, tidak terjadi heteroskedastisitas dan berdistribusi normal. Dengan persamaan regresi sebagai berikut : Y= -2,344 0,130x1 0,192x2 0,295x3 0,183x4 0,279x5. Hasil dari analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh signifikan adalah tangible 4,100, responsiveness 3,920, empathy 3.139, reliability 2,779 Kemudian variabel yang berpengaruh signifikan paling rendah adalah assurance 2,522, R = 0,775 nilai f-hitung lebih besar dari f-tabel (28,187>2,33); nilai determinasinya sebesar 0,579 (57,9%), artinya variabel bebas memiliki pengaruh prositif secara simultan dan signifikan terhadap variabel terikat. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu baik secara parsial maupun simultan.
Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara bukti langsung terhadap kepuasan tamu di Hotel Brown Feather, dibuktikan dengan nilai thitung = 4,100 lebih besar dibandingkan nilai ttabel = 2,000 dengan tingkat signifikannya sebesar 0,000 yang memenuhi ketentuan signifikannya < 0,05.Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara kehandalan terhadap kepuasan tamu di Hotel Brown Feather, dibuktikan dengan nilai thitung = 2,779 lebih besar dibandingkan nilai ttabel = 2,000 dengan tingkat signifikannya sebesar 0,007 yang memenuhi ketentuan signifikannya < 0,05.Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara kehandalan terhadap kepuasan tamu di Hotel Brown Feather, dibuktikan dengan nilai thitung = 3,920 lebih besar dibandingkan nilai ttabel = 2,000 dengan tingkat signifikannya sebesar 0,000 yang memenuhi ketentuan signifikannya < 0,05.Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara daya tanggap terhadap kepuasan tamu di Hotel Brown Feather, dibuktikan dengan nilai thitung = 2,522 lebih besar dibandingkan nilai ttabel = 2,000 dengan tingkat signifikannya sebesar 0,013 yang memenuhi ketentuan signifikannya < 0,05.Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara jaminan terhadap kepuasan tamu di Hotel Brown Feather, dibuktikan dengan nilai thitung = 3139 lebih besar dibandingkan nilai ttabel = 2,000 dengan tingkat signifikannya sebesar 0,002 yang memenuhi ketentuan signifikannya < 0,05.Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan antara bukti lansung, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati tehadap kepuasan tamu di Hotel Brown Feather.Dibuktikan dari persaman regresi linear berganda, dimana Y = -2,344 0,130x1 0,192x2 0,295x3 0,183x4 0,279x5.Pengaruh dimensi kualitas jasa (X1,X2,X3,X4,X5) terhadap kepusan tamu (Y) di Hotel Brown Feather mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat.Hal ini berdasarkan nilai korelasi berganda sebesa R 0,775 dalam uji F (Ftest ), Fhitung (28,187) lebih besar dari F tabel (2,33) yang berarti Ho di tolak Ha diterima.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada aspek-aspek spesifik kualitas pelayanan yang dapat ditingkatkan di Hotel Brown Feather. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh penataan kamar (variabel tangible) terhadap kepuasan tamu, serta bagaimana pelatihan staf dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan layanan yang lebih baik. Selain itu, penelitian dapat juga dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh tanggapan terhadap keluhan (variabel responsiveness) dan keramahan staf (variabel assurance) terhadap kepuasan tamu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran yang lebih terarah dan spesifik untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Hotel Brown Feather.
| File size | 319.63 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Layanan berkualitas dibuat jika layanan yang disediakan oleh penyedia ini untuk layanan dapat memuaskan pelanggan. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi,Layanan berkualitas dibuat jika layanan yang disediakan oleh penyedia ini untuk layanan dapat memuaskan pelanggan. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi,
UMDUMD Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen yang diteliti terbukti secara signifikan mempengaruhi variabel dependen Loyalitas Konsumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen yang diteliti terbukti secara signifikan mempengaruhi variabel dependen Loyalitas Konsumen.
UMDUMD Tradisi ini dibawa oleh I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem saat menang perang dalam menaklukan kerajaan-kerajaan di Sasak, Lombok. Dahulu, saat prajuritTradisi ini dibawa oleh I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem saat menang perang dalam menaklukan kerajaan-kerajaan di Sasak, Lombok. Dahulu, saat prajurit
PANCASILAPANCASILA Begitu pula dengan pelatihan yang secara signifikan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja guru. Dengan demikian, dapat disimpulkanBegitu pula dengan pelatihan yang secara signifikan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem pendukung keputusan yang akan memberikan output (keluaran) berupa indeks kepuasan pelanggan (IKP)Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem pendukung keputusan yang akan memberikan output (keluaran) berupa indeks kepuasan pelanggan (IKP)
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Untuk variabel pelatihan kewirausahaan, dapat disimpulkan bahwa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap volume penjualan (Y). Variabel E-Commerce danUntuk variabel pelatihan kewirausahaan, dapat disimpulkan bahwa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap volume penjualan (Y). Variabel E-Commerce dan
STEBIS IGMSTEBIS IGM Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang konsumen dengan menggunakan teknik non probability sampling (purposive sampling). AlatSampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang konsumen dengan menggunakan teknik non probability sampling (purposive sampling). Alat
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Faktor utama yang mempengaruhi kualitas jasa adalah jasa yang diinginkan (expected service) dan jasa yang diterima (perceived service). Apabila jasa yangFaktor utama yang mempengaruhi kualitas jasa adalah jasa yang diinginkan (expected service) dan jasa yang diterima (perceived service). Apabila jasa yang
Useful /
PENELITIMUDAPENELITIMUDA Kontribusi atau kontribusi simultan antara variabel persepsi pengembangan karir dan masa kerja terhadap kepuasan kerja karyawan diketahui sebesar 9,4%Kontribusi atau kontribusi simultan antara variabel persepsi pengembangan karir dan masa kerja terhadap kepuasan kerja karyawan diketahui sebesar 9,4%
PENELITIMUDAPENELITIMUDA Anak-anak dengan ADHD sangat dikendalikan oleh perasaan mereka sehingga mereka bereaksi dengan cepat. Perilaku ini akan menyulitkan anak dengan gangguanAnak-anak dengan ADHD sangat dikendalikan oleh perasaan mereka sehingga mereka bereaksi dengan cepat. Perilaku ini akan menyulitkan anak dengan gangguan
UMBUMB Tingkat implementasi suatu program berdasarkan hirarc dikatakan efektif atau tidak, diketahui melalui kombinasi tingkat kinerja program dan tingkat kecelakaan.Tingkat implementasi suatu program berdasarkan hirarc dikatakan efektif atau tidak, diketahui melalui kombinasi tingkat kinerja program dan tingkat kecelakaan.
UMBUMB Kemudian, menggunakan metode Line Balancing dengan Simulasi ALBACA, produktivitas diharapkan mencapai 76% dari target produktivitas dan efisiensi kerjaKemudian, menggunakan metode Line Balancing dengan Simulasi ALBACA, produktivitas diharapkan mencapai 76% dari target produktivitas dan efisiensi kerja