UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Ekonomi dan PariwisataJurnal Ekonomi dan Pariwisata

Objek wisata Tetempangan Hill merupakan salah satu objek wisata yang sedang booming dan menjadi idola bagi para wisatawan baik lokal, nasional maupun mancanegara yang datang di daerah Sulawesi Utara. Objek wisata Tetempangan Hill menyajikan pemandangan yang indah dan membawa kesejukan bagi para pengunjung. Dimana objek wisata Tetempangan Hill menyajikan pemandangan laut dan pegunungan yang hijau. Tidak dipungkiri kehadiran media sosial menjadi pelopor semakin dikenalnya objek wisata Tetempangan Hill. Dimana dengan media sosial membuat seseorang dapat berkomunikasi satu antara yang lain, berinteraksi satu sama lain serta melalui media sosial bisa membuat seseorang mengabadikan kegiatan atau pengalaman mereka dengan mengupload foto-foto atau gambar bahkan video yang bisa dikonsumsi orang banyak. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yanag bersifat kuantitatif. Metode penelitian deskriptif yaitu suatu metode yang dilakukan untuk memberikan gambaran tentang peran media sosial dalam menarik wisatawan mengunjungi objek wisata Tetempangan Hill sedangkan metode penelitian kuantitatif yaitu metode analisis yang menggunakan angka-angka. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yaitu peneliti mengumpulkan data disuatu objek tempat penelitian diadakan dengan menggunakan kuesioner yang disebar kepada 120 responden. Sebanyak 78 responden atau sebesar 65% menyatakan media sosial sangat berperan dalam menarik mereka.

Media sosial berperan signifikan dalam menarik wisatawan ke objek wisata Tetempangan Hill, dengan 65% responden menyatakan peran sangat besar, 29% menyatakan berperan, dan 6% menyatakan cukup berperan.Platform yang paling dominan adalah Facebook, digunakan oleh 82% responden, diikuti Instagram (12%) dan YouTube (6%).Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, khususnya Facebook, efektif dalam mempromosikan destinasi wisata tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas platform media sosial yang lebih baru, seperti TikTok, dalam mempromosikan Objek Wisata Tetempangan Hill, sehingga dapat dibandingkan dengan peran Facebook, Instagram, dan YouTube yang telah diteliti sebelumnya. Selain itu, studi longitudinal yang memantau perubahan perilaku dan keputusan kunjungan wisatawan selama periode waktu tertentu setelah pelaksanaan kampanye media sosial dapat memberikan wawasan tentang dampak jangka panjang promosi digital. Terakhir, pendekatan metode campuran (mixed‑methods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat mengungkap motivasi, persepsi keaslian, dan pengalaman emosional wisatawan terhadap konten media sosial, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif untuk strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.

Read online
File size188.01 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test