UNIMALUNIMAL

Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

Penelitian ini menggunakan metode hidrolisia dengan katalis HCl yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu operasi serta kinetika reaksi pada proses hidrolisis. Variasi waktu yang digunakan adalah 30, 60, 90, 120 menit dan suhu 80, 85, 90, dan 95°C. Hasil penelitian menunjukkan kadar glukosa tertinggi sebesar 45% dengan jumlah 5,277 gr pada waktu hidrolisa 120 menit dan suhu 95°C, sedangkan kadar glukosa terendah 20% dengan jumlah 2,872 gr pada waktu hidrolisa 30 menit dengan suhu 80°C. Yield paling tinggi diperoleh pada waktu hidolisa 120 menit dan suhu 95°C sebesar 52,77%, sedangkan nilai yield terendah 28,72% pada waktu hidrolisa 30 menit dan suhu 80°C. Konversi glokosa yang tereduksi paling tinggi diperoleh pada waktu hidrolisa 120 menit dan suhu 95°C sebesar 53%, sedangkan konversi terendah 29% pada waktu hidrolisa 30 menit dan suhu 80°C. Reaksi hidrolisa kulit singkong ini merupakan reaksi orde satu semu.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kadar glukosa tertinggi diperoleh pada waktu hidrolisa 120 menit dan suhu 95°C, yaitu sebesar 45%.Selain itu, yield tertinggi didapatkan pada kondisi yang sama, mencapai 52,77%, dan konversi glukosa tereduksi paling tinggi juga diperoleh pada waktu hidrolisa 120 menit dan suhu 95°C, yaitu sebesar 53%.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa reaksi hidrolisa kulit singkong menjadi glukosa merupakan reaksi orde satu semu terhadap pati.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengeksplorasi penggunaan katalis yang berbeda, seperti H2SO4, untuk membandingkan efisiensi dan selektivitasnya dalam proses hidrolisis kulit singkong. Selain itu, studi mengenai optimasi kondisi reaksi, termasuk rasio antara kulit singkong dan katalis, serta pengaruh jenis dan konsentrasi katalis terhadap hasil glukosa, perlu dilakukan untuk meningkatkan yield dan konversi. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan proses hidrolisis berkelanjutan dengan memanfaatkan katalis heterogen yang mudah dipisahkan dan didaur ulang, sehingga mengurangi dampak lingkungan dan biaya produksi.

  1. HIDROLISA KULIT SINGKONG (manihot utilisima pohl) MENJADI GLUKOSA CAIR MENGGUNAKAN KATALIS HCl | Chemical... doi.org/10.29103/cejs.v3i1.7473HIDROLISA KULIT SINGKONG manihot utilisima pohl MENJADI GLUKOSA CAIR MENGGUNAKAN KATALIS HCl Chemical doi 10 29103 cejs v3i1 7473
Read online
File size416.93 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test