JURNALBIKESJURNALBIKES
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)Industri jasa kesehatan, seperti rumah sakit dan klinik, menghadapi persaingan yang ketat dalam menarik pasien. Keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas pelayanan medis dan citra merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan medis dan citra merek terhadap keputusan pasien dalam memilih kembali layanan kesehatan di Klinik Pratama Andhika. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 317 pasien Klinik Pratama Andhika pada periode 12-25 Juni 2024. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai kualitas pelayanan medis di Klinik Pratama Andhika sebagai baik (76,7%), citra merek sebagai baik (78,9%), dan 80,1% pasien memutuskan untuk kembali memilih layanan kesehatan di klinik tersebut. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan medis dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan (p-value = 0,000 < α 0,05) serta hubungan signifikan antara citra merek dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan (p-value = 0,010 < α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kualitas pelayanan medis dan citra merek berperan penting dalam keputusan pasien memilih layanan kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan dan citra merek yang positif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan loyalitas pasien terhadap fasilitas kesehatan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan medis di Klinik Pratama Andhika baik, citra merek di klinik tersebut juga baik, dan mayoritas pasien memutuskan untuk kembali memilih layanan kesehatan di klinik tersebut.Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan medis dan citra merek dengan keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan.Peningkatan kualitas pelayanan dan citra merek yang positif dapat meningkatkan loyalitas pasien terhadap fasilitas kesehatan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai fasilitas kesehatan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi pemasaran dan branding yang efektif untuk meningkatkan citra merek dan loyalitas pasien. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan medis dan pengalaman pasien secara keseluruhan.
| File size | 347.75 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Perusahaan berhasil mengatasi tantangan umum UMKM melalui pengembangan SDM yang terstruktur, penerapan SOP secara konsisten, manajemen risiko yang proaktif,Perusahaan berhasil mengatasi tantangan umum UMKM melalui pengembangan SDM yang terstruktur, penerapan SOP secara konsisten, manajemen risiko yang proaktif,
JURNALBIKESJURNALBIKES Pijat Tuina, sebagai metode terapi komplementer dari pengobatan tradisional Tiongkok, diketahui mampu merangsang titik-titik meridian tubuh yang berhubunganPijat Tuina, sebagai metode terapi komplementer dari pengobatan tradisional Tiongkok, diketahui mampu merangsang titik-titik meridian tubuh yang berhubungan
JURNALBIKESJURNALBIKES Perbedaan rata-rata asupan kalsium responden sebelum dan setelah diberikan edukasi gizi sebesar 52,95 mg yang berarti terdapat perubahan asupan kalsiumPerbedaan rata-rata asupan kalsium responden sebelum dan setelah diberikan edukasi gizi sebesar 52,95 mg yang berarti terdapat perubahan asupan kalsium
JURNALBIKESJURNALBIKES Cara pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaranCara pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran
JURNALBIKESJURNALBIKES Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 responden dengan tekhnik penelitian sampel purposive sampling, dengan menggunakan uji Wilcoxon. Waktu pelaksanaanJumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 responden dengan tekhnik penelitian sampel purposive sampling, dengan menggunakan uji Wilcoxon. Waktu pelaksanaan
JURNALBIKESJURNALBIKES Mual muntah merupakan keluhan umum yang sering terjadi pada kehamilan trimester I. Keluhan ini merupakan hal yang normal, namun apabila tidak segera diberikanMual muntah merupakan keluhan umum yang sering terjadi pada kehamilan trimester I. Keluhan ini merupakan hal yang normal, namun apabila tidak segera diberikan
JURNALBIKESJURNALBIKES Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa intervensi pijat bayi berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kuantitas tidur pada bayiBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa intervensi pijat bayi berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kuantitas tidur pada bayi
UMBJMUMBJM Since the calculated t-value (15.97) is greater than the t-table value (1. 76131), the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesisSince the calculated t-value (15.97) is greater than the t-table value (1. 76131), the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis
Useful /
IPDNIPDN Program Response Time 7 Menit Layanan Pemadam Kebakaran (Roti 7 Lapis) di Kota Surabaya terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi layanan pemadam kebakaranProgram Response Time 7 Menit Layanan Pemadam Kebakaran (Roti 7 Lapis) di Kota Surabaya terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi layanan pemadam kebakaran
IPDNIPDN Dengan demikian, pengelolaan sampah melalui kebijakan ini perlu terus dioptimalkan seperti penambahan jumlah tenaga terlatih serta partisipasi masyarakatDengan demikian, pengelolaan sampah melalui kebijakan ini perlu terus dioptimalkan seperti penambahan jumlah tenaga terlatih serta partisipasi masyarakat
UNWAHAUNWAHA Dan partisipasi aktif peserta didik dalam kegiatan keagamaan. (2). Sosial, meliputi pengembangan keterampilan sosial peserta didik, membangun rasa kebersamaanDan partisipasi aktif peserta didik dalam kegiatan keagamaan. (2). Sosial, meliputi pengembangan keterampilan sosial peserta didik, membangun rasa kebersamaan
UNWAHAUNWAHA Tujuan program ini adalah menerapkan variasi metode pembelajaran, guna menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan bagi peserta didik dan memotivasiTujuan program ini adalah menerapkan variasi metode pembelajaran, guna menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan bagi peserta didik dan memotivasi