DOKICTIDOKICTI

Journal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesJournal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences

Work Life Balance (WLB) merupakan isu penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, termasuk pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menghadapi tuntutan kerja birokratis dan keterbatasan fleksibilitas peran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi alat ukur Work Life Balance yang sesuai dengan karakteristik ASN di Indonesia. Konstruk WLB mengacu pada model empat dimensi dari Fisher et al. (2009), yaitu Work Interference with Personal Life (WIPL), Personal Life Interference with Work (PLIW), Work Enhancement of Personal Life (WEPL), dan Personal Life Enhancement of Work (PLEW). Penelitian menggunakan desain instrument development and validation study dengan dua tahap pengambilan data, yaitu uji coba (N = 30) dan pasca uji coba (N = 377). Validitas isi diuji melalui expert judgment (N = 5) menggunakan Aikens V dengan nilai 0,80–1,00. Analisis item menunjukkan korelasi positif signifikan (p < 0,001) dan item-rest correlation > 0,30, dengan reliabilitas tinggi (α = 0,852–0,963; ω = 0,865–0,963). Hasil Exploratory Factor Analysis (KMO = 0,829; p < 0,001) menunjukkan satu faktor utama yang menjelaskan 62% varians total. Confirmatory Factor Analysis mendukung model unidimensional (CFI = 0,922; TLI = 0,905; GFI = 0,973). Instrumen ini valid dan reliabel untuk mengukur WLB pada ASN di Indonesia.

Penelitian ini berhasil mengembangkan dan memvalidasi alat ukur Work Life Balance (WLB) yang disesuaikan dengan karakteristik Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia.Instrumen ini menunjukkan validitas isi yang kuat, struktur faktor unidimensional yang stabil, validitas konvergen yang memadai, serta reliabilitas internal yang sangat tinggi.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alat asesmen awal untuk mengidentifikasi tingkat Work Life Balance ASN sebelum dilakukan intervensi organisasi atau pengembangan kebijakan fleksibilitas kerja.

Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji Work Life Balance (WLB) secara lebih kontekstual dan spesifik pada satu institusi atau kantor instansi pemerintahan tertentu, guna memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai dinamika WLB dalam konteks budaya organisasi dan sistem kerja yang unik. Selain itu, studi komparatif antar kantor, antar instansi, maupun antar kementerian sangat direkomendasikan untuk mengidentifikasi variasi tingkat WLB yang dipengaruhi oleh perbedaan sistem manajemen dan kebijakan internal. Lebih lanjut, penelitian mendatang perlu mengintegrasikan WLB dengan variabel-variabel organisasi lainnya seperti kinerja karyawan, kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan work engagement, untuk memperluas pemahaman mengenai implikasi praktis WLB dalam meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pegawai. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode campuran, menggabungkan data kuantitatif dari survei dengan data kualitatif dari wawancara mendalam untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengalaman WLB ASN. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan relevan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi bagi para ASN.

  1. 0. pdf obj ifr macae kt vx lj gbee zb ip vh ez9 oov n8 hi nx sm 5gqx rl o0 oyod dj 1f xkc3 l1 rb kf dh... ijsser.org/2024files/ijsser_09__54.pdf0 pdf obj ifr macae kt vx lj gbee zb ip vh ez9 oov n8 hi nx sm 5gqx rl o0 oyod dj 1f xkc3 l1 rb kf dh ijsser 2024files ijsser 09 54 pdf
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/a0016737APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 a0016737
  3. Three Coefficients for Analyzing the Reliability and Validity of Ratings - Lewis R. Aiken, 1985. three... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0013164485451012Three Coefficients for Analyzing the Reliability and Validity of Ratings Lewis R Aiken 1985 three journals sagepub doi 10 1177 0013164485451012
Read online
File size591.15 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test