STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA
JURNAL EKONOMI & SAINSTEKJURNAL EKONOMI & SAINSTEKEfektivitas kerja pegawai, Aparatur Sipil Negara (ASN) dimaksud adalah suatu upaya untuk mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, ditentukan oleh pegawai yang memiliki kecakapan, kemampuan, keterampilan dan rasa tanggung jawab bersama dalam setiap penyelesaian tugas yang dikerjakan. Dengan efektivitas kerja, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang dibebankan kepadanya sesuai dengan waktu yang ditetapkan serta kualitas maupun kuantitas pekerjaan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Koordinasi dan Pembagian Kerja terhadap Efektivitas Kerja Pegawai baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, penelitian ini dilakukan terhadap sampel 36 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Tengah.
Berdasarkan hasil uji‑t, variabel koordinasi tidak berpengaruh positif secara signifikan terhadap efektivitas kerja karena nilai t hitung (1,497) lebih kecil dari nilai t tabel (2,0322).Sebaliknya, variabel pembagian kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja, terbukti nilai t hitung (2,464) melebihi nilai t tabel.Selain itu, uji‑F menunjukkan bahwa koordinasi dan pembagian kerja secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja (F hitung = 10,578 > F tabel 3,28).
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana digitalisasi proses pencatatan sipil memengaruhi koordinasi serta pembagian kerja dan pada gilirannya memengaruhi efektivitas kerja ASN, dengan pendekatan metode campuran untuk menangkap aspek kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, penting untuk menyelidiki peran gaya kepemimpinan transformasional sebagai variabel moderasi yang dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara koordinasi, pembagian kerja, dan efektivitas kerja di berbagai wilayah administrasi publik. Selanjutnya, studi longitudinal yang melibatkan intervensi pelatihan peningkatan keterampilan koordinasi bagi ASN dapat menguji dampak jangka panjang pelatihan tersebut terhadap peningkatan efektivitas kerja, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan perubahan perilaku.
| File size | 491.86 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UICMUICM Sampel penelitian ini berjumlah 99 orang sampel yang pelaku usaha UMKM. Hasil penelitian adalah Kemanfaatan NPWP berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajakSampel penelitian ini berjumlah 99 orang sampel yang pelaku usaha UMKM. Hasil penelitian adalah Kemanfaatan NPWP berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak
YWNRYWNR Kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap ROA, memperkuat peran manajemen modal kerja yang terkoordinasi dalam meningkatkanKedua variabel secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap ROA, memperkuat peran manajemen modal kerja yang terkoordinasi dalam meningkatkan
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI 271 unit. Nilai ITOR sebesar 4,34 kali/tahun menunjukkan perputaran obat masih di bawah standar ideal 8-12 kali. Matriks IFE (3,04) dan EFE (2,81) menempatkan271 unit. Nilai ITOR sebesar 4,34 kali/tahun menunjukkan perputaran obat masih di bawah standar ideal 8-12 kali. Matriks IFE (3,04) dan EFE (2,81) menempatkan
UNPASUNPAS 05, dan nilai f 27.883 yang di bawah tabel f 9. 28. Akibatnya, hasil perhitungan menunjukkan bahwa Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa perputaran barang,05, dan nilai f 27.883 yang di bawah tabel f 9. 28. Akibatnya, hasil perhitungan menunjukkan bahwa Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa perputaran barang,
UNPERUNPER Dengan demikian jika perusahaan dapat melakukan pengelolaan kas dan persediaannya dengan sebaik mungkin, maka perusahaan bisa mendapatkan profitabilitasDengan demikian jika perusahaan dapat melakukan pengelolaan kas dan persediaannya dengan sebaik mungkin, maka perusahaan bisa mendapatkan profitabilitas
UICMUICM Kemudian penilaian terhadap 12 proses terpilih COBIT 5 dilakukan untuk mengetahui tingkat kapabilitas saat ini dan juga tingkat kapabilitas yang akan dicapaiKemudian penilaian terhadap 12 proses terpilih COBIT 5 dilakukan untuk mengetahui tingkat kapabilitas saat ini dan juga tingkat kapabilitas yang akan dicapai
UICMUICM Rasio aktivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan tersebut. Ketiga rasio—profitabilitas, aktivitas, dan leverage—secaraRasio aktivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan tersebut. Ketiga rasio—profitabilitas, aktivitas, dan leverage—secara
KOMPETIFKOMPETIF Artinya nilai P lebih dari 0,05 menunjukkan bahwa variabel Margin Laba Bersih, Return On Investment bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadapArtinya nilai P lebih dari 0,05 menunjukkan bahwa variabel Margin Laba Bersih, Return On Investment bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap
Useful /
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA kedua variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan dan kuat terhadap minat pengunjung, terbukti dari nilai korelasi 0,689 (pelayanan) dan 0,837 (fasilitas)kedua variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan dan kuat terhadap minat pengunjung, terbukti dari nilai korelasi 0,689 (pelayanan) dan 0,837 (fasilitas)
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan dan kelengkapan fasilitas secara signifikan mempengaruhi kepuasan konsumen pada Hotel Marison Pandan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan dan kelengkapan fasilitas secara signifikan mempengaruhi kepuasan konsumen pada Hotel Marison Pandan.
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem syariah di pasar syariah menjadi kekuatan utama (skor 0,6), sementara lemahnya permodalan dari lembagaPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem syariah di pasar syariah menjadi kekuatan utama (skor 0,6), sementara lemahnya permodalan dari lembaga
KOMPETIFKOMPETIF Faktor yang paling berpengaruh adalah pengalaman berhasil dan keterampilan komunikasi. Selanjutnya, efikasi diri (kepercayaan diri) mahasiswa wirausahaFaktor yang paling berpengaruh adalah pengalaman berhasil dan keterampilan komunikasi. Selanjutnya, efikasi diri (kepercayaan diri) mahasiswa wirausaha