DOKICTIDOKICTI

Journal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesJournal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences

Salah satu perilaku maladaptif yang sering muncul pada mahasiswa yaitu kebiasaan mengelupas kulit bibir. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan teknik differential reinforcement of alternative behavior (DRA) dalam menurunkan frekuensi perilaku mengelupas kulit bibir dengan menggunakan squishy sebagai perilaku alternatif. Metode yang digunakan adalah single subject design dengan pemantauan perilaku secara berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan self‑report. Intervensi dilakukan dengan memberikan penguatan positif pada perilaku alternatif, yaitu memainkan squishy, tiap kali dorongan mengelupas kulit bibir muncul. Hasil pemantauan menunjukkan penurunan frekuensi perilaku mengelupas kulit bibir dari maksimum enam kali per hari menjadi dua kali per hari setelah penerapan teknik DRA. DRA dengan squishy efektif mengurangi kebiasaan mengelupas kulit bibir pada mahasiswa.

Penerapan teknik differential reinforcement of alternative behavior (DRA) terbukti efektif menurunkan frekuensi perilaku mengelupas kulit bibir pada mahasiswa.Penguatan positif pada perilaku alternatif yang lebih adaptif, yakni memainkan squishy, membantu subjek mengalihkan dorongan perilaku maladaptif secara bertahap.Temuan ini mendukung prinsip operant conditioning bahwa perilaku yang dipertahankan secara positif cenderung meningkat, sedangkan perilaku yang tidak lagi mendapatkan penguatan akan menurun.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas teknik DRA dengan perilaku alternatif non‑sensorik (misalnya menulis atau menggambar) untuk mahasiswa yang mengalami perilaku mengelupas kulit bibir, dengan menggunakan desain grup kontrol dan partisipan lebih banyak guna meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, penelitian longitudinal dapat mengkaji dampak jangka panjang intervensi DRA terhadap kepatuhan mahasiswa serta memeriksa apakah penguatan materi lainnya (seperti reward digital) dapat meningkatkan keberlanjutan perubahan perilaku. Akhirnya, studi komparatif yang membandingkan hasil DRA pada mahasiswa dengan tingkat kecemasan berbeda dapat mengidentifikasi faktor moderator yang mempengaruhi keberhasilan intervensi, sehingga dapat disesuaikan intervensi spesifik bagi sub‑kelompok mahasiswa dengan profile psikologis berbeda.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified ebsina.or.id/journals/index.php/djpm/article/view/273One moment please one moment please wait request verified ebsina journals index php djpm article view 273
  2. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
  3. KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KEMBANG SERI KECAMATAN TALANG EMPAT KABUPATEN... jurnal.unived.ac.id/index.php/prof/article/view/839KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KEMBANG SERI KECAMATAN TALANG EMPAT KABUPATEN jurnal unived ac index php prof article view 839
  4. Türk Psikiyatri Dergisi | Online Yayıncılık Sistemi.... turkpsikiyatri.com/submission/MakaleKontrol?Id=VFdwWmVVMVVUVDA9TyEArk Psikiyatri Dergisi Online YayyEAncyEAlyEAk Sistemi turkpsikiyatri submission MakaleKontrol Id VFdwWmVVMVVUVDA9
Read online
File size494.05 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test