UINGUSDURUINGUSDUR
Hikmatuna : Journal for Integrative Islamic StudiesHikmatuna : Journal for Integrative Islamic StudiesIntegrasi sains dan agama menjadi topik perdebatan sengit di dunia Barat. Ian G Barber menggambarkan hubungan antara sains dan agama dalam konteks konflik, kemandirian, dialog, dan integrasi. Tema relasi sains dan agama tidak hanya menjadi topik hangat di dunia Barat, tetapi juga menarik perhatian beberapa pemikir Muslim kontemporer. Sayangnya, dalam diskursus ilmu-ilmu keislaman, objek perdebatan lebih pada kritik terhadap ilmu sekuler sehingga perlu diislamkan, padahal pada saat yang sama, ilmu-ilmu keislaman juga memiliki persoalan internal yang serius. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggali sumber teks otoritatif, makalah ini bertujuan untuk menawarkan perspektif yang seimbang dalam melihat sains Barat dan sains Islam. Penelitian ini menunjukkan bahwa baik sains Barat maupun sains Islam memiliki kelemahan. Sains Barat dipandang sebagai sains sekuler sehingga kehilangan visi ketuhanannya, sedangkan sains Islam bersifat teosentris sehingga kehilangan visi humanisnya. Temuan ini berimplikasi pada strategi yang berbeda dalam menghadapi kedua jenis pengetahuan tersebut. Spiritualisasi adalah strategi yang relevan dengan ilmu pengetahuan Barat, sedangkan humanisasi adalah strategi yang relevan dengan ilmu-ilmu Islam.
Integrasi ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu sekuler harus dilakukan dengan mengkritik kedua jenis pengetahuan tersebut.Sains Barat dipandang oleh pemikir Muslim sebagai sains sekuler sehingga kehilangan pandangan monoteisme, sedangkan masalah ilmu-ilmu agama (Ilmu-ilmu Islam) cenderung bersifat teosentris dan kurang responsif dalam mengatasi masalah manusia, sehingga diperlukan humanisasi ilmu-ilmu agama tersebut.Strategi humanisasi ilmu-ilmu agama dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan ilmu-ilmu sosial dan humaniora yang berkembang pesat di dunia Barat, seperti yang ditemukan dalam pendekatan hermeneutika.Hermeneutika dapat memahami prinsip-prinsip moral al-Quran yang diturunkan empat belas abad yang lalu.Berdasarkan prinsip-prinsip moral ini, ajaran Islam akan tetap dinamis, hidup dan fungsional, serta kontekstual untuk era saat ini.
Untuk mengatasi krisis sains sekuler dan krisis ilmu-ilmu Islam, penulis menawarkan dua jenis gerakan (gerakan ganda) dalam membangun integrasi ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu sekuler, yaitu spiritualisasi sains sekuler dan humanisasi ilmu-ilmu agama. Spiritualisasi sains sekuler berarti menanamkan visi spiritual atau visi ketuhanan dalam sains sekuler, yang didasarkan pada kesatuan hierarki eksistensi dan pengetahuan, kesatuan wahyu, intelektual, dan akal, serta kesatuan Tuhan dan alam semesta. Sains yang dibangun dari konsep monoteisme oleh Nasr disebut sebagai scientia sacra. Di sisi lain, humanisasi ilmu-ilmu agama diperlukan untuk ilmu-ilmu agama tradisional yang bersifat teosentris dan cenderung memiliki epistemologi idealistik. Sebagai hasilnya, terdapat kesenjangan antara dimensi wahyu (Islam normatif) dan dimensi kemanusiaan (Islam historis). Strategi humanisasi ilmu-ilmu agama dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan ilmu-ilmu sosial dan humaniora yang berkembang pesat di dunia Barat, seperti pendekatan hermeneutika. Hermeneutika dapat memahami prinsip-prinsip moral al-Quran yang diturunkan empat belas abad yang lalu. Berdasarkan prinsip-prinsip moral ini, ajaran Islam akan tetap dinamis, hidup dan fungsional, serta kontekstual untuk era saat ini.
- ISLAMISASI ILMU SEBAGAI IDENTITAS KEAGAMAAN (TELAAH KRITIS SYED NAQUIB AL-ATTAS) | Alfuad: Jurnal Sosial... doi.org/10.31958/jsk.v4i1.2099ISLAMISASI ILMU SEBAGAI IDENTITAS KEAGAMAAN TELAAH KRITIS SYED NAQUIB AL ATTAS Alfuad Jurnal Sosial doi 10 31958 jsk v4i1 2099
- Epistemology of Laduni Science on Muhammad Al-Ghazali Thought | Al-Ulum. epistemology laduni science... doi.org/10.30603/au.v18i2.546Epistemology of Laduni Science on Muhammad Al Ghazali Thought Al Ulum epistemology laduni science doi 10 30603 au v18i2 546
| File size | 803.02 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IPMAFAIPMAFA Komunikasi dakwah yang efektif memerlukan partisipasi aktif masyarakat Baduy itu sendiri. Proses pembentukan identitas Islam pada komunitas juga mencakupKomunikasi dakwah yang efektif memerlukan partisipasi aktif masyarakat Baduy itu sendiri. Proses pembentukan identitas Islam pada komunitas juga mencakup
UNWIDHAUNWIDHA Sejauh mana ajaran moral itu berkontribusi mendukung pengembangan pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan model analisisSejauh mana ajaran moral itu berkontribusi mendukung pengembangan pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan model analisis
STAI TBHSTAI TBH Karakter religius dimaknai mahasiswa tidak hanya sebagai manifestasi ibadah ritual, tetapi juga sebagai landasan moral dalam bersikap, berpikir, dan berperilakuKarakter religius dimaknai mahasiswa tidak hanya sebagai manifestasi ibadah ritual, tetapi juga sebagai landasan moral dalam bersikap, berpikir, dan berperilaku
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Dengan mengintegrasikan hadis, siswa diharapkan memahami dan mengamalkan konsep-konsep dasar dalam tauhid, fiqih, dan tasawuf, serta membentuk karakterDengan mengintegrasikan hadis, siswa diharapkan memahami dan mengamalkan konsep-konsep dasar dalam tauhid, fiqih, dan tasawuf, serta membentuk karakter
UIRUIR Selain itu, pentingnya mengakui keunikan individu, membangun karakter moral, dan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, menempatkanSelain itu, pentingnya mengakui keunikan individu, membangun karakter moral, dan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, menempatkan
STAI TBHSTAI TBH Teori sosial belajar, atau Social Learning Theory (SLT), dikembangkan oleh Albert Bandura. Teori ini menekankan pentingnya observasi, peniruan, dan pemodelanTeori sosial belajar, atau Social Learning Theory (SLT), dikembangkan oleh Albert Bandura. Teori ini menekankan pentingnya observasi, peniruan, dan pemodelan
UINSUNAUINSUNA Dengan pemanfaatan budaya yang ada dapat meningkatkan mutu pendidikan Islam. Faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dengan peran pemanfaatanDengan pemanfaatan budaya yang ada dapat meningkatkan mutu pendidikan Islam. Faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dengan peran pemanfaatan
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Rekomendasi ditujukan kepada guru untuk meningkatkan pengajaran mereka tentang ajaran Islam dan kepada kepala sekolah untuk mengalokasikan waktu khususRekomendasi ditujukan kepada guru untuk meningkatkan pengajaran mereka tentang ajaran Islam dan kepada kepala sekolah untuk mengalokasikan waktu khusus
Useful /
UNDANAUNDANA Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media sosial dalam penyuluhan pertanian untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang teknik budidayaPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media sosial dalam penyuluhan pertanian untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang teknik budidaya
IPMAFAIPMAFA Pendekatan ini tidak hanya menjadikan dakwah lebih menarik, tetapi juga relevan bagi masyarakat yang sudah terbiasa dengan tradisi tersebut. Oleh karenaPendekatan ini tidak hanya menjadikan dakwah lebih menarik, tetapi juga relevan bagi masyarakat yang sudah terbiasa dengan tradisi tersebut. Oleh karena
UTUUTU Gejala yang dialami adalah nyeri sendi (100%) disertai nyeri otot (95,4%), sakit kepala (95,4%), demam (93,0%), mual (83,7%), muntah (67,4%), pembesaranGejala yang dialami adalah nyeri sendi (100%) disertai nyeri otot (95,4%), sakit kepala (95,4%), demam (93,0%), mual (83,7%), muntah (67,4%), pembesaran
UTUUTU Lebih dari 800 juta orang buang air besar di tempat terbuka daripada menggunakan jamban. Meskipun tingkat kematian global akibat penyakit diare menurun,Lebih dari 800 juta orang buang air besar di tempat terbuka daripada menggunakan jamban. Meskipun tingkat kematian global akibat penyakit diare menurun,