OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerDalam perkawinan, perceraian merupakan suatu peristiwa yang kadang tidak dapat dihindarkan oleh pasangan setelah menikah, baik mereka yang baru saja menikah atau mereka yang sudah lama menikah. Perceraian merupakan salah satu sebab putusnya ikatan perkawinan. Perceraian mungkin juga merupakan solusi terakhir sebagai jalan terbaik untuk mengakhiri sebuah konflik perselisihan rumah tangga bagi kedua belah pihak antara suami dan isteri. Sesuai dengan ketentuan Pasal 144 Kompilasi Hukum Islam (KHI), perceraian dapat terjadi karena adanya talak dari suami atau gugatan perceraian yang dilakukan oleh istri, perceraian tersebut hanya dapat dilakukan atas dasar putusan hakim di depan sidang Pengadilan Agama. Bahwa penyebab terjadinya gugatan perceraian rumah tangga dalam Putusan Nomor 17/Pdt.G/2021/PN.Tjk disebabkan karena sering terjadinya perselisihian yang mengakibatkan pertengkaran antara suami dan isteri. Upaya perdamaian yang dilakukan oleh pihak keluarga pun tidak membuahkan hasil. Berdasarkan uraian yang dikemukakan pada latar belakang diatas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan gugatan perceraian dalam praktek di pengadilan agama. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, oleh karena metode penelitian yang digunakan metode penelitian kualitatif, maka data yang diperlukan berupa data sekunder atau data kepustakaan dan dokumen hukum yang berupa bahan-bahan hukum.
Hak talak diberikan kepada suami sebagai ketentuan dari Al-Quran dan peraturan perundang-undangan di Indonesia, meskipun dengan ketentuan tertentu.Cerai gugat (khulu) terjadi atas permintaan istri dengan memberikan tebusan atau iwadl dan persetujuan suami.Proses perceraian baik talak maupun gugat harus dilakukan melalui putusan hakim di Pengadilan Agama.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam mengenai efektivitas upaya perdamaian yang dilakukan oleh Pengadilan Agama sebelum proses perceraian ditetapkan, untuk mengurangi angka perceraian. Selain itu, perlu ada studi yang mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap perbedaan proses cerai talak dan cerai gugat, serta dampak psikologis dan sosial dari kedua jenis perceraian tersebut terhadap mantan pasangan dan anak. Ide penelitian lain adalah menganalisis implementasi putusan pengadilan mengenai nafkah dan pemeliharaan anak pasca-perceraian, serta faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya.
| File size | 122.97 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Namun, ada beberapa bagian dari indikator dalam implementasi manajemen peserta didik yang masih belum optimal. MTs Nurul Ikhsan tidak melaksanakan seleksiNamun, ada beberapa bagian dari indikator dalam implementasi manajemen peserta didik yang masih belum optimal. MTs Nurul Ikhsan tidak melaksanakan seleksi
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rata-rata peminjaman buku, dari 0,77 buku per hari sebelum sistem diimplementasikanHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rata-rata peminjaman buku, dari 0,77 buku per hari sebelum sistem diimplementasikan
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Teknik statistik deskriptif dan bivariat digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berpengaruh. Temuan mengungkapkan bahwa kelahiran diTeknik statistik deskriptif dan bivariat digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berpengaruh. Temuan mengungkapkan bahwa kelahiran di
UNCMUNCM Kerusakan lingkungan saat ini telah menjadi masalah yang banyak dibicarakan dan dibahas di seluruh dunia. Faktor manusia adalah salah satu penyebab masalahKerusakan lingkungan saat ini telah menjadi masalah yang banyak dibicarakan dan dibahas di seluruh dunia. Faktor manusia adalah salah satu penyebab masalah
IMADIKLUSIMADIKLUS Penelitian ini menghasilkan (1) implementasi program dan penerapan program BKR kepada keluarga melalui kegiatan penyuluhan. Tahap implementasi terdiriPenelitian ini menghasilkan (1) implementasi program dan penerapan program BKR kepada keluarga melalui kegiatan penyuluhan. Tahap implementasi terdiri
AKABAAKABA Namun, apabila nomor pelaku usaha yang tidak bertanggungjawab tersebut tidak dapat dihubungi maka para konsumen yang menjadi korban tersebut akan dapatNamun, apabila nomor pelaku usaha yang tidak bertanggungjawab tersebut tidak dapat dihubungi maka para konsumen yang menjadi korban tersebut akan dapat
UNIGHAUNIGHA Hambatan-hambatan yang ditemui antara lain rendahnya pendidikan perangkat gampong dan ketrampilan yang dimiliki juga belum memadai, serta terbatasnya saranaHambatan-hambatan yang ditemui antara lain rendahnya pendidikan perangkat gampong dan ketrampilan yang dimiliki juga belum memadai, serta terbatasnya sarana
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Pengumpulan data berupa LILA dan Recal 24 jam selama 2 hari tidak berurutan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan energi 1. 370 kkal, karbohidratPengumpulan data berupa LILA dan Recal 24 jam selama 2 hari tidak berurutan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan energi 1. 370 kkal, karbohidrat
Useful /
STIESIASTIESIA Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel serta uji mediasi menggunakan metode Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG memilikiMetode analisis yang digunakan adalah regresi data panel serta uji mediasi menggunakan metode Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG memiliki
FKIP UWGMFKIP UWGM Rendahnya tingkat kemandirian anak menjadi latar belakang penelitian ini. Untuk meningkatkan kemandirian, diterapkan strategi positive reinforcement sebagaiRendahnya tingkat kemandirian anak menjadi latar belakang penelitian ini. Untuk meningkatkan kemandirian, diterapkan strategi positive reinforcement sebagai
OJSOJS Tujuan utama penelitian ini adalah memanfaatkan pengetahuan tentang media sosial dalam proses pembelajaran, dengan menggunakan metode kualitatif sebagaiTujuan utama penelitian ini adalah memanfaatkan pengetahuan tentang media sosial dalam proses pembelajaran, dengan menggunakan metode kualitatif sebagai
OJSOJS Komunikasi biasanya dilakukan dengan menggunakan bahasa yang dipahami oleh kedua belah pihak. Namun, tidak jarang juga komunikasi dilakukan dengan bahasaKomunikasi biasanya dilakukan dengan menggunakan bahasa yang dipahami oleh kedua belah pihak. Namun, tidak jarang juga komunikasi dilakukan dengan bahasa