DOKICTIDOKICTI
Journal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesJournal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesPerkembangan pesat media sosial telah melahirkan fenomena phubbing, yaitu kecenderungan seseorang mengabaikan interaksi sosial di sekitarnya karena terlalu fokus menggunakan ponsel. Fenomena ini sering dikaitkan dengan Fear of Missing Out (FOMO) dan Boredom Proneness. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh FOMO terhadap perilaku phubbing dengan Boredom Proneness sebagai variabel permoderasi pada pengguna media sosial Gen-Z di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 215 responden yang ditentukan melalui teknik sampling purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan uji deskriptif, asumsi klasik, analisis jalur, dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil analisis menunjukkan bahwa FOMO memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku phubbing (β = 0,302; p = 0,004), sedangkan Boredom Proneness berperan signifikan sebagai penguat hubungan antara FOMO dan phubbing (β = 0,319; p = 0,003). Penelitian ini terbatas oleh jumlah responden yang tidak mencapai target ideal, sehingga disarankan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan beragam.
Berdasarkan analisis data, tingkat Fear of Missing Out (FOMO), phubbing, dan Boredom Proneness di kalangan Gen-Z Yogyakarta relatif tinggi.Model regresi yang digunakan memenuhi asumsi klasik, sehingga hasilnya dapat dipercaya.Hasil analisis jalur dan regresi menunjukkan bahwa FOMO memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku phubbing, sementara Boredom Proneness memperkuat hubungan tersebut.Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku phubbing utamanya dipicu oleh kebutuhan emosional dan sosial untuk tetap terhubung secara digital, yang diperkuat oleh kecenderungan mudah jenuh.Secara teoretis, temuan ini mendukung Self-Determination Theory (SDT) yang menjelaskan bahwa ketidakpuasan kebutuhan psikologis dasar, khususnya kebutuhan keterhubungan sosial, dapat memicu perilaku kompensasi seperti phubbing.Secara praktis, hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan intervensi berbasis literasi digital dan pengaturan diri untuk membantu Gen-Z mengelola FOMO dan kebosanan tanpa bergantung pada penggunaan ponsel berlebihan.Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti jumlah responden yang hanya mencapai 215 dari target 400 dan desain penelitian cross-sectional yang tidak memungkinkan investigasi mendalam hubungan kausal.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi longitudinal untuk mengungkap dinamika hubungan antara FOMO, Boredom Proneness, dan phubbing dalam jangka waktu yang lebih panjang. Selain itu, penelitian bisa memperluas sampel ke wilayah lain di Indonesia untuk membandingkan pola perilaku Gen-Z di berbagai konteks budaya. Penelitian juga dapat mengeksplorasi variabel tambahan seperti tingkat kontrol diri, intensitas penggunaan media sosial, atau kesejahteraan digital sebagai faktor yang memengaruhi perilaku phubbing. Dengan memperdalam pemahaman tentang mekanisme psikologis di balik phubbing, penelitian-penelitian ini dapat memberikan dasar untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas interaksi sosial di era digital.
- MAKNA PERILAKU PHUBBING DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET | Jurnal Ilmiah Hospitality.... doi.org/10.47492/jih.v11i2.2297MAKNA PERILAKU PHUBBING DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET Jurnal Ilmiah Hospitality doi 10 47492 jih v11i2 2297
- Jurnal Studia Insania. faktor psikologis perilaku phubbing jurnal studia insania authors gazi saloom... doi.org/10.18592/jsi.v9i2.4517Jurnal Studia Insania faktor psikologis perilaku phubbing jurnal studia insania authors gazi saloom doi 10 18592 jsi v9i2 4517
- Fear of Missing Out as a Predictor of Problematic Social Media Use and Phubbing Behavior among Flemish... mdpi.com/1660-4601/15/10/2319Fear of Missing Out as a Predictor of Problematic Social Media Use and Phubbing Behavior among Flemish mdpi 1660 4601 15 10 2319
- PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI: Studi Deskriptif pada Happy Go Lucky House | Jurnal Common.... ojs.unikom.ac.id/index.php/common/article/view/1950PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI Studi Deskriptif pada Happy Go Lucky House Jurnal Common ojs unikom ac index php common article view 1950
| File size | 602.31 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
DOKICTIDOKICTI Namun, pemeliharaan jangka panjang memerlukan transisi menuju motivasi intrinsik. Penelitian ini berhasil meningkatkan kepatuhan olahraga mahasiswa melaluiNamun, pemeliharaan jangka panjang memerlukan transisi menuju motivasi intrinsik. Penelitian ini berhasil meningkatkan kepatuhan olahraga mahasiswa melalui
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Program pengabdian masyarakat ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran luar ruangan inklusif berupa fasilitas panjat dindingProgram pengabdian masyarakat ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran luar ruangan inklusif berupa fasilitas panjat dinding
DOKICTIDOKICTI Temuan ini mendukung prinsip operant conditioning bahwa perilaku yang dipertahankan secara positif cenderung meningkat, sedangkan perilaku yang tidak lagiTemuan ini mendukung prinsip operant conditioning bahwa perilaku yang dipertahankan secara positif cenderung meningkat, sedangkan perilaku yang tidak lagi
DOKICTIDOKICTI 771]), dengan R² sebesar 0. 516. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin sering silent treatment terjadi, friendship quality yang dirasakan semakin rendah,771]), dengan R² sebesar 0. 516. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin sering silent treatment terjadi, friendship quality yang dirasakan semakin rendah,
DOKICTIDOKICTI Kecerdasan Buatan (AI) dipahami sebagai sistem yang dirancang untuk meniru bentuk, karakter, dan kebiasaan manusia, kemudian diimplementasikan pada komputer.Kecerdasan Buatan (AI) dipahami sebagai sistem yang dirancang untuk meniru bentuk, karakter, dan kebiasaan manusia, kemudian diimplementasikan pada komputer.
DOKICTIDOKICTI Implikasi praktis dari penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh orang tua, guru, dan konselor sebagai faktor eksternal terhadap masa perkembangan remaja.Implikasi praktis dari penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh orang tua, guru, dan konselor sebagai faktor eksternal terhadap masa perkembangan remaja.
DOKICTIDOKICTI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis , dengan fokus pada bagaimana shalat diterapkan sebagai strategi pengelolaan emosi ketika menghadapi tekananPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis , dengan fokus pada bagaimana shalat diterapkan sebagai strategi pengelolaan emosi ketika menghadapi tekanan
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Penelitian ini difokuskan pada teori disorganisasi sosial yang dikembangkan oleh Shaw dan McKay, dan dilakukan di Surabaya yang sedang mengalami perubahanPenelitian ini difokuskan pada teori disorganisasi sosial yang dikembangkan oleh Shaw dan McKay, dan dilakukan di Surabaya yang sedang mengalami perubahan
Useful /
DOKICTIDOKICTI Dzikir hadir sebagai bentuk keintiman spiritual yang menguatkan jiwa, membantu menenangkan pikiran, dan mengurai kegelisahan. Dengan melafalkan dzikir,Dzikir hadir sebagai bentuk keintiman spiritual yang menguatkan jiwa, membantu menenangkan pikiran, dan mengurai kegelisahan. Dengan melafalkan dzikir,
DOKICTIDOKICTI Dalam berbagai konteks pekerjaan seperti dosen, guru honorer, mahasiswa pekerja, pensuinan, hingga tenaga kesehatan terbukti mampu membantu individu mempertahankanDalam berbagai konteks pekerjaan seperti dosen, guru honorer, mahasiswa pekerja, pensuinan, hingga tenaga kesehatan terbukti mampu membantu individu mempertahankan
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Namun, terdapat kendala dalam implementasi akibat keterbatasan sumber daya, pemahaman penegak hukum, dan stigma sosial yang melekat pada pelaku anak. PenelitianNamun, terdapat kendala dalam implementasi akibat keterbatasan sumber daya, pemahaman penegak hukum, dan stigma sosial yang melekat pada pelaku anak. Penelitian
UNDIRAUNDIRA Kegiatan ini dihadiri oleh 50 Siswa-siswi SMA/SMK sederajat wilayah Kota Bogor. Dari hasil kuesioner juga menyatakan bahwa pada dasarnya peserta memahamiKegiatan ini dihadiri oleh 50 Siswa-siswi SMA/SMK sederajat wilayah Kota Bogor. Dari hasil kuesioner juga menyatakan bahwa pada dasarnya peserta memahami