DOKICTIDOKICTI

Journal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesJournal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dzikir terhadap kecemasan santri penghafal Al-Quran di Pondok Pesantren Al Latifiyyah. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Temuan dianalisis menggunakan aspek-aspek kecemasan menurut Deffenbacher dan Hazeleus, yaitu Worry (Kekhawatiran Berlebihan), Emotionality (Gejolak Emosional dan Ketegangan), dan Task-Generated Interference (Gangguan Saat Menjalankan Aktivitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir dapat menjadi strategi spiritual efektif dalam meredakan kecemasan santri di tengah kompleksitas kehidupan mereka.

Kecemasan merupakan hal umum yang dialami santri di masa remaja menuju dewasa, yang memengaruhi pikiran, emosi, dan aktivitas sehari-hari.Dzikir hadir sebagai bentuk keintiman spiritual yang menguatkan jiwa, membantu menenangkan pikiran, dan mengurai kegelisahan.Dengan melafalkan dzikir, santri belajar mengalihkan kecemasan menjadi rasa yakin dan menemukan ketenangan batin, sehingga dzikir berperan sebagai strategi spiritual yang efektif dalam mengelola kecemasan.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis dzikir yang paling efektif dalam meredakan kecemasan pada santri, dengan mempertimbangkan perbedaan individu dan konteks sosial. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara efektivitas dzikir dengan metode relaksasi atau konseling lainnya dalam mengatasi kecemasan pada santri. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi berbasis dzikir yang terstruktur dan terintegrasi dalam kurikulum pondok pesantren, untuk membantu santri mengelola kecemasan secara proaktif dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka secara holistik.

Read online
File size369.02 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test