SGTSGT

PANGARSA : Jurnal Pengembangan Penelitian dan Pengabdian MasyarakatPANGARSA : Jurnal Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Artikel ini membahas kemunculan teori transformasi dalam pendidikan dan implikasinya terhadap manajemen pendidikan Islam. Latar belakang kajian ini berangkat dari tuntutan zaman yang menuntut lahirnya generasi kreatif, inovatif, dan produktif yang mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat serta pembentukan peradaban global yang lebih baik. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan perspektif baru dalam penyelenggaraan pendidikan, yaitu perspektif transformatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada teori pembelajaran transformatif yang diperkenalkan oleh Jack Mezirow. Teori ini menekankan pentingnya perubahan cara berpikir peserta didik melalui refleksi kritis terhadap pengalaman dan nilai-nilai yang dianut. Dalam konteks pendidikan Islam, teori ini berkembang menjadi teori pendidikan transformatif yang relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan dinamika abad ke-21. Implikasi dari pendekatan ini menuntut lembaga pendidikan Islam untuk berfokus pada peningkatan kualitas dan daya saing institusi. Studi kasus Pondok Pesantren Nur Rahman Donorojo menunjukkan bahwa penerapan pendekatan transformatif berhasil meningkatkan mutu pendidikan melalui pendirian SMK Negeri 1 Donorojo di lingkungan pesantren. Hal ini menjadi bukti bahwa integrasi teori transformasi dalam manajemen pendidikan Islam dapat mendorong inovasi kelembagaan dan memperkuat kontribusi pendidikan Islam dalam pembangunan masyarakat.

Perspektif transformatif pada akhirnya mengantarkan pada perspektif yang lebih luas pada pendidikan transformatif.Pada konteks ini, setiap komponen pendidikan perlu diarahkan pada refleksi pemahaman terhadap diri sendiri, hubungan dengan orang lain, alam dan masyarakat, serta merancang masa depan dan memiliki daya (empowered) untuk melakukan tindakan berupa perbaikan masa depan.Bagi lembaga pendidikan Islam, perspektif transformatif membawa implikasi pada dibutuhkannya pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang bermutu.Di Abad-21, lembaga pendidikan Islam ditantang untuk mampu menciptakan pendidikan yang dapat ikut menghasilkan sumber daya pemikir yang mampu ikut membangun tatanan sosial dan ekonomi, hingga terbentuk peradaban manusia yang lebih baik.Proses dapat dikatan bermutu tinggi apabila pengorganisasian dan penyerasian serta pemanduan input sekolah dilakukan secara harmonis, sehingga mampu menciptakan situasi pembelajaran yang menyenangkan (enjoyable learning), mampu mendorong motivasi dan minat belajar, dan mampu benar-benar memberdayakan peserta didik sehingga lembaga pendidikan menjadi bermutu dan berdaya saing tinggi, seperti yang telah terjadi di Ponpes Nur Rohman yang mendirikan SMK N 1 Donorojo di lingkungan pesantrennya.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendidikan transformatif yang spesifik untuk lembaga pendidikan Islam. Model ini dapat mencakup strategi-strategi inovatif dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas pendidikan, serta cara-cara untuk mengintegrasikan teori transformasi dalam praktik pendidikan sehari-hari. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan pendekatan transformatif terhadap motivasi dan minat belajar peserta didik, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan daya saing lembaga pendidikan Islam di era globalisasi. Terakhir, studi lanjutan dapat menyelidiki peran kepemimpinan transformasional dalam mendorong inovasi kelembagaan dan kontribusi pendidikan Islam dalam pembangunan masyarakat.

  1. Understanding Transformation Theory - Jack Mezirow, 1994. theory jack mezirow skip main content adult... doi.org/10.1177/074171369404400403Understanding Transformation Theory Jack Mezirow 1994 theory jack mezirow skip main content adult doi 10 1177 074171369404400403
Read online
File size464.58 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test